• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
6 Kebiasaan Ini Bikin Orang Susah Jadi Kaya

6 Kebiasaan Ini Bikin Orang Susah Jadi Kaya

December 31, 2025
IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

October 9, 2026
Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

October 9, 2026
Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 9, 2026
Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

October 9, 2026
IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 9, 2026
Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

October 9, 2026
Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

October 8, 2026
Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

October 8, 2026
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

October 8, 2026
Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

October 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 9, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

6 Kebiasaan Ini Bikin Orang Susah Jadi Kaya

9 months ago
in News
6 Kebiasaan Ini Bikin Orang Susah Jadi Kaya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Ada beberapa kebiasaan yang membuat kelas menengah susah naik status menjadi orang kaya. Nyatanya untuk masuk kasta orang kaya, harus dimulai dengan menempa pola pikir berbeda dengan kalangan lainnya.

Tom Corley, akuntan yang merangkap menjadi penulis buku menghabiskan lima tahun mewawancarai 233 jutawan untuk mempelajari kebiasaan dan cara berpikir mereka. Mereka berasal dari latar belakang dan pengalaman yang berbeda, tetapi semuanya setidaknya menghasilkan rata-rata US$ 160.000 atau sekitar Rp 2,4 miliar pendapatan kotor tahunan.

“Saya sangat tertarik dengan apa yang mereka habiskan dengan uang mereka. Tetapi hampir semua orang mengatakan kepada saya bahwa yang lebih berkontribusi pada kekayaan mereka adalah karena mereka berhenti membuang-buang uang untuk hal-hal tertentu,” ungkap Tom, dikutip dari CNBC International, Rabu (31/12/2025).

Berikut merupakan 6 kebiasaan membeli barang yang dihindari orang kaya:

1. Pangan olahan dan kemasan

Untuk memprioritaskan kesehatan mereka, orang kaya memilih berhenti membeli makanan olahan berkualitas rendah dan memilih makanan organik atau sehat yang tidak mengandung bahan pengawet.

“Mereka sering mencari produk yang dapat diperoleh dari tempat asal mereka, dan sering mengunjungi pasar petani dan toko bahan makanan yang terkenal dengan produk dan daging berkualitas tinggi,” tulis Tom.

2. Produk yang dibuat murah

Miliarder cenderung menolak mengeluarkan uang untuk tren fesyen terbaru, atau furnitur yang murah dan dibuat dengan buruk. Sebaliknya, banyak yang memilih untuk berinvestasi dalam barang-barang berkualitas abadi agar tahan lama.

Seringkali, biayanya dua sampai tiga kali lebih mahal daripada pakaian dan furnitur berkualitas rendah. Tapi mereka merasa nyaman melakukan pembelian yang lebih besar, karena itu masih lebih murah daripada terus-menerus mengganti barang murah yang mudah rusak.

3. Perbaikan rumah atau mobil besar

Dengan nada yang sama, banyak orang kaya yang mengatakan, jika mereka diberi pilihan, mereka lebih suka menghabiskan uang untuk sepenuhnya mengganti hal-hal seperti atap tua, mesin cuci, mesin pencuci piring, lemari es, tungku, dan bahkan kendaraan, daripada menggunakan dana hasil jerih payah mereka untuk memperbaikinya.

Meskipun membeli barang baru seringkali lebih mahal, para taipan justru merasionalisasi bahwa sesuatu yang baru akan bertahan jauh lebih lama daripada sesuatu yang diperbaiki, yang memberi mereka ketenangan pikiran yang tak ternilai harganya.

4. Alat dan perlengkapan pembersih taman

Bila orang biasanya lebih senang melakukan pekerjaan bersih-bersih taman sendiri, seperti memotong rumput, menyiangi, menata taman, dan memangkas, sebagian besar, begitu mereka menjadi kaya, orang itu cenderung menyewa penata taman untuk mengurus semua pemeliharaannya.

Ini membuat mereka tidak lagi mengeluarkan uang untuk memperbaiki atau mengganti peralatan lama. Banyak yang memberikan alat mereka kepada keluarga dan teman. Apa yang mereka beli adalah waktu.

Karena mereka tidak perlu lagi menyisihkan satu atau dua jam setiap minggu atau bulan untuk memelihara properti mereka, hal itu memberi mereka lebih banyak waktu untuk beristirahat, bersantai, atau terlibat dalam kegiatan rekreasi.

5. Tiket lotre atau judi slot

Banyak miliarder menghindari perjudian saat mereka membangun kekayaan mereka, dan akal sehat itu meluas ke kehidupan finansial baru mereka.

“Mereka menceritakan bahwa setelah menjadi kaya, mereka menolak menghabiskan uang untuk tiket lotre, dan akan mendorong karyawan, keluarga, dan teman mereka untuk melakukan hal yang sama,” jelas Tom.

Orang kaya melihat, kemungkinan memenangkan lotere atau judi itu sangat tipis, maka mereka melihatnya sebagai pemborosan uang. Sebaliknya, lebih baik menggunakan dana itu untuk hal yang lebih bermanfaat.

6. Barang impulsif

Satu ciri orang kaya adalah memiliki kemampuan mengendalikan nafsu belanja. Akan tetapi bukan berarti orang kaya tidak suka mengeluarkan uangnya untuk menyenangkan diri mereka. Buktinya, dengan mudah kita melihat merek-merek mewah di sekitar kehidupan orang kaya.

Warren Buffet mengatakan bahwa jika kamu membeli barang secara impulsif, dalam waktu dekat barang-barang itu akan menjadi tidak berguna. Oleh karena itu orang kaya biasanya memikirkan dengan matang terlebih dahulu sebelum membeli sesuatu.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

October 9, 2026
Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

October 9, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .