• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp 16.610

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp 16.610

December 3, 2025
Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

October 24, 2026
Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

October 24, 2026
Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

October 24, 2026
2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

October 24, 2026
Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

October 24, 2026
Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

October 24, 2026
Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

October 24, 2026
2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

October 24, 2026
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, October 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp 16.610

11 months ago
in News
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp 16.610
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Rabu (3/12/2025).

Melansir data Refinitiv, rupiah pada sesi pembukaan berada di level Rp16.610/US$ atau menguat 0,03%. Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Selasa (2/12/2025), rupiah sukses menguat 0,21% ke posisi Rp16.615/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB masih berada di zona merah dengan pelemahan sebesar 0,13% di level 99,222.


Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan masih memperoleh angin segar dari lemahnya dolar AS di pasar global. Pelemahan ini menurunkan permintaan terhadap aset-aset berdenominasi dolar sehingga memberikan ruang apresiasi bagi mata uang utama dan emerging markets.

DXY merosot seiring meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan FOMC 10 Desember. Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar memperkirakan hampir 90% keyakinan bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga sekitar 90 bps hingga akhir 2026, serta prospek penunjukan Kevin Hassett sebagai Ketua The Fed berikutnya, membuat sebagian investor semakin bearish terhadap dolar. Hassett dianggap dekat dengan pemerintahan Presiden Donald Trump dan cenderung mendukung penurunan suku bunga lebih cepat.

Menurut Department Head of Macroeconomic & Financial Market Research Permata Bank, Faisal Rachman, jika pemotongan Fed Funds Rate benar-benar terjadi pada pertemuan FOMC mendatang, maka hal itu dapat memicu risk-on sentiment dan meningkatkan aliran modal masuk ke negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Dengan kondisi tersebut, Faisal memperkirakan bahwa pada akhir Desember 2025 rupiah berpeluang ditutup pada kisaran Rp16.300 – Rp16.500 per dolar AS.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

October 24, 2026
Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

October 24, 2026
Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

October 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .