• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Minim Produk Perlindungan, OJK Mau Perdalam Pasar Asuransi RI

Minim Produk Perlindungan, OJK Mau Perdalam Pasar Asuransi RI

July 14, 2025
Presiden Macron Ambil Langkah Bersejarah, Gertak Trump-Gandeng Kanada

Presiden Macron Ambil Langkah Bersejarah, Gertak Trump-Gandeng Kanada

September 20, 2026
Anak Gaza Kembali ke Sekolah, 541.000 Siswa Belajar di Tenda dan Puing

Anak Gaza Kembali ke Sekolah, 541.000 Siswa Belajar di Tenda dan Puing

September 20, 2026
Berawal Dari Warung Ibu, Sosok Ini Bangun Kerajaan Ritel 23.000 Toko

Berawal Dari Warung Ibu, Sosok Ini Bangun Kerajaan Ritel 23.000 Toko

September 20, 2026
Harga Bensin di Eropa Tembus Rekor Tertinggi, Inflasi Meledak!

Harga Bensin di Eropa Tembus Rekor Tertinggi, Inflasi Meledak!

September 20, 2026
Antisipasi Krisis, Bank Sentral Ini Pindahkan 86 Ton Emas dari AS

Antisipasi Krisis, Bank Sentral Ini Pindahkan 86 Ton Emas dari AS

September 20, 2026
Bank Raksasa Beri Warning, 3 Kondisi Jelang Krisis 1997 Kini Muncul!

Bank Raksasa Beri Warning, 3 Kondisi Jelang Krisis 1997 Kini Muncul!

September 20, 2026
US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rupiah

US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rupiah

September 20, 2026
Mau Kerek Kapasitas Produksi, Pengusaha Keramik Terkendala Gas

Mau Kerek Kapasitas Produksi, Pengusaha Keramik Terkendala Gas

September 20, 2026
Bayar RS Bisa Pakai BPJS Kesehatan & Asuransi Swasta, Ini Caranya

Bayar RS Bisa Pakai BPJS Kesehatan & Asuransi Swasta, Ini Caranya

September 20, 2026
Video: RI Bisa Jadi Acuan Harga Nikel

Video: RI Bisa Jadi Acuan Harga Nikel

September 20, 2026
Ini Alasan Orang Kaya RI Mulai Rajin Nabung Dolar AS

Ini Alasan Orang Kaya RI Mulai Rajin Nabung Dolar AS

September 20, 2026
US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rup- 20 SEPT

US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rup- 20 SEPT

September 20, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, September 20, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Minim Produk Perlindungan, OJK Mau Perdalam Pasar Asuransi RI

1 year ago
in Market
Minim Produk Perlindungan, OJK Mau Perdalam Pasar Asuransi RI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ogi Prastomiyono, mengungkapkan tingkat penetrasi asuransi di Indonesia masih rendah sehingga perlu dilakukan pendalaman pasar. Dirinya merinci angka pentrasi tersebut hanya sebesar 3%.

“Jadi upaya kita bersama asosiasi, industri bagaimana kita melakukan pendalaman pasar, karena banyak sekali pertanggungan yang belum dilakukan di Indonesia terkait pendalaman pasar ini,” sebut Ogi dalam CNBC Indonesia Insurance Forum 2025, Senin (14/7/2025).

Ogi menyebut ada banyak produk asuransi yang di banyak negara lain sudah diterapkan, namun belum ada di Indonesia.

“Memang ada kewajiban yang harus dilakukan, ini amanah dari UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) untuk pendalaman pasar,” jelas Ogi.

Dirinya menambahkan pelaku asuransi di RI harus melakukan perluasan program asuransi demi mencapai keberhasilan dalam pendalaman pasar. Selanjutnya dirinya menyebut juga kepesertaan pemegang polis (pempol) perlu diperluas.

“Jadi istilah kami itu ektensifikasi dan perluas bisnis dengan produk baru, kemudian intesifikasi program yang sudah ada,” sebut Ogi.

Dirinya mengungkapkan OJK telah melakukan review produk, antara lain produk PAYDI, asuranasi kredit, lalu asuransi kesehatan. Tiga produk asuransi tersebut menurutnya cukup signifikan untuk dilakukan perbaikan.

Sementara produk baru, OJK telah mencoba berkoordinasi dengan pemerintah, misalnya asuransi Tanggung Jawab Pihak Ketiga (Third Party Liability/TPL) dan masih menunggu balasan dari pemerintah. “Itu bagian ekstensifikasi,” sebut Ogi.

Adapun untuk intensifikasi, OJK fokus ke risk mangament, cara penawaran produk, adanya pointed actuary, sehingga dapat dilakukan lebih baik, dan juga lebih efisien.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Industri Asuransi Alami Isu Serius, DPR Soroti Hal Ini




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Presiden Macron Ambil Langkah Bersejarah, Gertak Trump-Gandeng Kanada

Presiden Macron Ambil Langkah Bersejarah, Gertak Trump-Gandeng Kanada

September 20, 2026
Anak Gaza Kembali ke Sekolah, 541.000 Siswa Belajar di Tenda dan Puing

Anak Gaza Kembali ke Sekolah, 541.000 Siswa Belajar di Tenda dan Puing

September 20, 2026
Berawal Dari Warung Ibu, Sosok Ini Bangun Kerajaan Ritel 23.000 Toko

Berawal Dari Warung Ibu, Sosok Ini Bangun Kerajaan Ritel 23.000 Toko

September 20, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .