• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Multifinance Tunggu Deregulasi OJK, Minta Aturan Modal Dilonggarkan

Multifinance Tunggu Deregulasi OJK, Minta Aturan Modal Dilonggarkan

December 22, 2025
OJK Susun Ulang Aturan Unitlink, Ini Bocorannya

OJK Susun Ulang Aturan Unitlink, Ini Bocorannya

July 27, 2026
Perry Warjiyo Mundur, Pjs Gubernur BI: Market Tidak Perlu Panik

Perry Warjiyo Mundur, Pjs Gubernur BI: Market Tidak Perlu Panik

July 27, 2026
Prabowo Minta KSSK Libatkan Danantara Dalam Pengambilan Keputusan

Prabowo Minta KSSK Libatkan Danantara Dalam Pengambilan Keputusan

July 27, 2026
Investasi Dapen di SBN Tumbuh Tinggi, Tembus Rp1.600 T

Investasi Dapen di SBN Tumbuh Tinggi, Tembus Rp1.600 T

July 27, 2026
Ketahanan Modal Mayoritas Asuransi Bakal Turun, Ada Apa?

Ketahanan Modal Mayoritas Asuransi Bakal Turun, Ada Apa?

July 27, 2026
Fit and Proper Test Gubernur BI Berpotensi Molor karena Reses DPR

Fit and Proper Test Gubernur BI Berpotensi Molor karena Reses DPR

July 27, 2026
DPR Beberkan Syarat Utama Calon Gubernur BI, Bukan Cuma Jago Moneter

DPR Beberkan Syarat Utama Calon Gubernur BI, Bukan Cuma Jago Moneter

July 27, 2026
Pasar Pantau The Fed hingga Efek Perry Warjiyo Mundur ke Rupiah

Pasar Pantau The Fed hingga Efek Perry Warjiyo Mundur ke Rupiah

July 27, 2026
Pjs Gubernur BI Destry Datangi Istana, Tegaskan Rupiah Jadi Prioritas

Pjs Gubernur BI Destry Datangi Istana, Tegaskan Rupiah Jadi Prioritas

July 27, 2026
IHSG Pangkas Koreksi, Pasar Tak Panik Meski Perry Mundur dari BI

IHSG Pangkas Koreksi, Pasar Tak Panik Meski Perry Mundur dari BI

July 27, 2026
Prabowo Panggil Purbaya, Bos OJK, LPS & Gubernur BI Baru, Bahas Ini!

Prabowo Panggil Purbaya, Bos OJK, LPS & Gubernur BI Baru, Bahas Ini!

July 27, 2026
DPR Soal Mundurnya Gubernur BI & Kriteria Calon Penggantinya

DPR Soal Mundurnya Gubernur BI & Kriteria Calon Penggantinya

July 27, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, July 27, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Multifinance Tunggu Deregulasi OJK, Minta Aturan Modal Dilonggarkan

7 months ago
in ENTREPRENEUR
Multifinance Tunggu Deregulasi OJK, Minta Aturan Modal Dilonggarkan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Industri multifinance tengah menunggu pemberlakuan deregulasi terkait aturan permodalan di tengah tantangan pasar yang menekan kinerja pembiayaannya belakangan ini.

Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi mengatakan, salah satu aturan yang tengah ditinjau adalah POJK Nomor 46 Tahun 2024. Pasalnya, setelah aturan tersebut berlaku, hanya sekitar 73 dari total 145 perusahaan multifinance yang masih dapat menjalankan lini bisnis tersebut.

“Karena adanya regulasi yang mengatakan bahwa harus salah satu syaratnya bahwa modal sendiri dibagi modal disetor harus 150%, nah itu kita kaget,” pungkas Suwandi dalam Indonesia Economic & Insurance Outlook 2026, Senin, (22/12/2025).

Sebelumnya, sanksi berat baru dikenakan apabila modal turun hingga 50% dari modal disetor, sehingga ruang penyerapan kerugian masih relatif longgar. Dengan aturan baru tersebut, perusahaan pembiayaan disebut menjadi terbatas untuk menyalurkan pembiayaan.

Ia menambahkan, tanpa deregulasi, puluhan perusahaan pembiayaan berpotensi mengurangi bahkan menghentikan pembiayaan kendaraan baru dan bekas, baik roda dua maupun roda empat. Padahal, perusahaan-perusahaan tersebut telah memiliki basis debitur yang mencapai ratusan ribu hingga jutaan nasabah.

Suwandi menilai, dalam kondisi pasar yang menantang saat ini, perusahaan cenderung memilih mengelola portofolio yang sudah ada dibandingkan menyalurkan pembiayaan baru kepada debitur yang belum dikenal. Hal ini pun menjadi salah satu yang dibahas bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Untuk diketahui, pertumbuhan pembiayaan industri multifinance tengah melambat beberapa waktu ke belakang. Diketahui, total pembiayaan industri multifinance hanya tumbuh 1,1% secara year on year (yoy) ke angka Rp507,1 triliun per September 2025. Hal ini menekan labanya menjadi -4,9% ke angka Rp16,1 triliun.

Dari sisi permodalan, total aset yang dimiliki 145 perusahaan multifinance di RI sebesar Rp587,4 triliun, atau tumbuh 0,74% yoy. Adapun ekuitasnya tercatat sebesar Rp173,5 triliun atau naik 5,29%.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Susun Ulang Aturan Unitlink, Ini Bocorannya

OJK Susun Ulang Aturan Unitlink, Ini Bocorannya

July 27, 2026
Perry Warjiyo Mundur, Pjs Gubernur BI: Market Tidak Perlu Panik

Perry Warjiyo Mundur, Pjs Gubernur BI: Market Tidak Perlu Panik

July 27, 2026
Prabowo Minta KSSK Libatkan Danantara Dalam Pengambilan Keputusan

Prabowo Minta KSSK Libatkan Danantara Dalam Pengambilan Keputusan

July 27, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .