• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bos Asuransi Ungkap Strategi Dorong Pertumbuhan Industri

Bos Asuransi Ungkap Strategi Dorong Pertumbuhan Industri

July 15, 2025
BI Dinilai Tak Acuh Soal Pertumbuhan Ekonomi, Destry Buka Suara!

BI Dinilai Tak Acuh Soal Pertumbuhan Ekonomi, Destry Buka Suara!

July 31, 2026
BI Tak Mau Lagi Bank Tumpuk Obligasi, Destry Mau Lakukan Ini

BI Tak Mau Lagi Bank Tumpuk Obligasi, Destry Mau Lakukan Ini

July 31, 2026
COIN Rugi Rp39,2 Miliar di Semester I-2026, Kripto Sudah Tak Dilirik?

COIN Rugi Rp39,2 Miliar di Semester I-2026, Kripto Sudah Tak Dilirik?

July 31, 2026
BTN Sudah Salurkan 55.766 KPR Rumah Subsidi hingga Akhir Juli 2026

BTN Sudah Salurkan 55.766 KPR Rumah Subsidi hingga Akhir Juli 2026

July 31, 2026
Naik 17%! Kospi Cuma Butuh 5 Menit Buat Kembali ke Level 6.000-an

Naik 17%! Kospi Cuma Butuh 5 Menit Buat Kembali ke Level 6.000-an

July 31, 2026
Naik17%! Kospi Cuma Butuh 5 Menit Buat Kembali ke Level 6.000-an

Naik17%! Kospi Cuma Butuh 5 Menit Buat Kembali ke Level 6.000-an

July 31, 2026
Bank Permata Kehilangan Dana Murah, Cost of Fund Berpotensi Naik

Bank Permata Kehilangan Dana Murah, Cost of Fund Berpotensi Naik

July 31, 2026
Usai Ditinggal Perry, Destry Beberkan ‘Arah’ Dewan Gubernur BI

Usai Ditinggal Perry, Destry Beberkan ‘Arah’ Dewan Gubernur BI

July 31, 2026
Kejagung Sukses Lelang 16 Unit Apartemen & 24 Tanah Bentjok Rp129,15 M

Kejagung Sukses Lelang 16 Unit Apartemen & 24 Tanah Bentjok Rp129,15 M

July 31, 2026
IHSG Menguat ke 6.216, Sesi 1 Naik 0,48%

IHSG Menguat ke 6.216, Sesi 1 Naik 0,48%

July 31, 2026
Makin Bengkak, Rugi Pemegang Saham Whoosh Tembus Rp 5,13 T

Makin Bengkak, Rugi Pemegang Saham Whoosh Tembus Rp 5,13 T

July 31, 2026
Pendapatan Semester I Melesat 25%, MDIY Ungkap Alasannya

Pendapatan Semester I Melesat 25%, MDIY Ungkap Alasannya

July 31, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, July 31, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Bos Asuransi Ungkap Strategi Dorong Pertumbuhan Industri

1 year ago
in News
Bos Asuransi Ungkap Strategi Dorong Pertumbuhan Industri
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Anggota Dewan Penasihat Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Tatang Nurhidayat menilai, ada sejumlah langkah strategis yang perlu diambil untuk mendorong pertumbuhan industri asuransi.

“Pertama, tanggung jawab kita sebagai bangsa adalah meningkatkan pendapatan masyarakat. Kita harus memastikan segala upaya diarahkan ke sana,” ungkap Tatang dalam dalam CNBC Indonesia Insurance Forum 2025, Senin (14/7/2025).

Menurutnya, ketika pendapatan masyarakat meningkat, tantangan berikutnya adalah membangun kepercayaan terhadap industri asuransi. Hal ini penting agar masyarakat bersedia menggunakan asuransi untuk memitigasi risiko di masa depan.

Untuk menumbuhkan kepercayaan tersebut, Tatang menekankan perlunya perbaikan fundamental dalam industri. Dia mengingatkan sejumlah masalah hari ini merupakan akibat dari kebijakan yang dibuat 20 hingga 25 tahun lalu.

Karena itu, perbaikan harus dimulai sejak sekarang agar tidak menimbulkan persoalan yang lebih besar di kemudian hari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memperkuat penerapan teknologi informasi guna meningkatkan transparansi data dan pelaporan.

Tatang menyebut, laporan harus transparan dan dapat diakses oleh seluruh pihak. Selain itu, kedisiplinan dari pelaku industri juga menjadi elemen penting dalam reformasi sektor asuransi.

Dia menekankan bahwa inti dari industri asuransi adalah mitigasi risiko masa depan. Jika masyarakat hanya menghabiskan pendapatan tanpa menyisihkan untuk cadangan, maka risiko yang muncul nantinya tidak akan dapat ditanggung. Menurutnya, persoalan ini harus diantisipasi sejak dini. Apalagi ketika Indonesia memasuki fase aging society, perusahaan asuransi dituntut siap membayar kewajibannya.

Jika perusahaan hanya fokus menarik premi tanpa membentuk cadangan yang memadai, maka krisis besar bisa terjadi di masa depan. Karena itu, Tatang mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperbaiki akar permasalahan industri dari sekarang.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan aset industri asuransi pada bulan Mei 2025 mencapai Rp 1.163,62 triliun atau mengalami kenaikan 3,84% secara tahunan (year on year/ yoy).

“Asuransi komersil asetnya mencapai Rp 939,75 triliun atau naik 4,3% (yoy). Pendapatan premi asuransi jiwa Rp 338,61 triliun tumbuh 0,08%, sedangkan pendapatan premi asuransi jiwa mengalami kontraksi 1,33% (yoy) menjadi sebesar Rp 72,53 triliun. Sedangkan premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh 34% (yoy),” ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono belum lama ini.

(rah/rah)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



OJK Ungkap Momentum Tepat Perbaikan Industri Asuransi, Ini Alasannya




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BI Dinilai Tak Acuh Soal Pertumbuhan Ekonomi, Destry Buka Suara!

BI Dinilai Tak Acuh Soal Pertumbuhan Ekonomi, Destry Buka Suara!

July 31, 2026
BI Tak Mau Lagi Bank Tumpuk Obligasi, Destry Mau Lakukan Ini

BI Tak Mau Lagi Bank Tumpuk Obligasi, Destry Mau Lakukan Ini

July 31, 2026
COIN Rugi Rp39,2 Miliar di Semester I-2026, Kripto Sudah Tak Dilirik?

COIN Rugi Rp39,2 Miliar di Semester I-2026, Kripto Sudah Tak Dilirik?

July 31, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .