• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Donald Trump Melunak ke Rusia, Harga Minyak Merosot

Donald Trump Melunak ke Rusia, Harga Minyak Merosot

July 16, 2025
Saham Perbankan Angkat IHSG ke Zona Hijau, Naik 0,72% di Sesi I

Saham Perbankan Angkat IHSG ke Zona Hijau, Naik 0,72% di Sesi I

July 30, 2026
Grandy Mundur dari RANS Pasca-IPO, Emiten Raffi Ahmad Ungkap Alasan

Grandy Mundur dari RANS Pasca-IPO, Emiten Raffi Ahmad Ungkap Alasan

July 30, 2026
Harga Minyak Turun di Bawah US, Ini Penyebabnya

Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya

July 30, 2026
Suku Bunga The Fed Ditahan, IHSG Menguat Tapi Rupiah Melemah

Suku Bunga The Fed Ditahan, IHSG Menguat Tapi Rupiah Melemah

July 30, 2026
The Fed Tahan Suku Bunga, Apa Efeknya ke Pasar Saham & SBN?

The Fed Tahan Suku Bunga, Apa Efeknya ke Pasar Saham & SBN?

July 30, 2026
Ternyata Ini Penyebab IHSG Melesat 1% Lebih

Ternyata Ini Penyebab IHSG Melesat 1% Lebih

July 30, 2026
Breaking News! IHSG Melesat 1,17%

Breaking News! IHSG Melesat 1,17%

July 30, 2026
The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Dibuka Menguat & Rupiah Melemah

The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Dibuka Menguat & Rupiah Melemah

July 30, 2026
Nasabah Bullion Melonjak, Fee-Based Income Bisnis Emas BSI Naik 712%

Nasabah Bullion Melonjak, Fee-Based Income Bisnis Emas BSI Naik 712%

July 30, 2026
Kuota Produksi Batu Bara Direvisi, Kontraktor Ikut Diuntungkan?

Kuota Produksi Batu Bara Direvisi, Kontraktor Ikut Diuntungkan?

July 30, 2026
Harga Saham Bergerak Liar, BEI Gembok Saham RGAS

Harga Saham Bergerak Liar, BEI Gembok Saham RGAS

July 30, 2026
Rupiah Dibuka Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp18.050

Rupiah Dibuka Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp18.050

July 30, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 30, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Donald Trump Melunak ke Rusia, Harga Minyak Merosot

1 year ago
in News
Donald Trump Melunak ke Rusia, Harga Minyak Merosot
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak mentah dunia kembali terkoreksi tipis pada perdagangan Rabu pagi (16/7/2025), meski sempat berfluktuasi akibat tensi geopolitik.

Melansir Refinitiv, hingga pukul 9.45 WIB minyak Brent kontrak September 2025 dibuka di US$ 68,98 per barel, bergerak di kisaran US$ 69,09 sebagai level tertinggi dan US$ 68,87 terendah, dan terakhir berada di US$ 68,94 per barel pada pukul 09.45 WIB.

Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus 2025 tercatat di US$ 66,87 per barel.

Pergerakan ini melanjutkan tren koreksi yang terjadi sejak awal pekan. Pada Selasa (15/7), Brent ditutup melemah 0,7% ke US$ 68,71, sedangkan WTI turun 0,7% ke US$ 66,52. Padahal sehari sebelumnya, Brent sempat bertahan di kisaran US$ 69,21 per barel.

Pasar minyak sempat naik karena kekhawatiran sanksi AS ke Rusia, namun kemudian melemah setelah Trump memberikan tenggat tambahan 50 hari. Langkah ini menenangkan pasar yang sebelumnya khawatir akan gangguan pasokan langsung.

“Fokus masih pada Donald Trump. Kekhawatiran sanksi tambahan mereda setelah tenggat waktu diperpanjang, dan itu menenangkan pasar,” jelas Giovanni Staunovo, analis komoditas UBS.

Selain isu geopolitik, perlambatan ekonomi China juga menekan sentimen. Data kuartal II menunjukkan pertumbuhan melambat karena ekspor kehilangan momentum, harga turun, dan kepercayaan konsumen rendah. Meski demikian, analis IG, Tony Sycamore, menilai pertumbuhan tetap di atas konsensus berkat dukungan fiskal dan peningkatan produksi untuk mengantisipasi tarif AS.

Trump juga mengumumkan rencana tarif 30% untuk sebagian besar impor dari Uni Eropa dan Meksiko mulai 1 Agustus, serta sanksi tarif 50% untuk Brasil. Kebijakan ini meningkatkan

Dari sisi fundamental, stok minyak mentah AS naik 839.000 barel pekan lalu, menurut data American Petroleum Institute (API). Data resmi pemerintah AS akan dirilis Rabu malam waktu setempat.

Namun, permintaan minyak global diperkirakan tetap kuat hingga kuartal ketiga, menurut Sekjen OPEC. Hal ini menjaga keseimbangan pasar dalam jangka pendek, meski tekanan dari tarif dagang dan geopolitik terus menghantui.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Laba Saudi Aramco Anjlok, ‘Hanya’ Raup Rp1,75 Kuadriliun di 2024




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Saham Perbankan Angkat IHSG ke Zona Hijau, Naik 0,72% di Sesi I

Saham Perbankan Angkat IHSG ke Zona Hijau, Naik 0,72% di Sesi I

July 30, 2026
Grandy Mundur dari RANS Pasca-IPO, Emiten Raffi Ahmad Ungkap Alasan

Grandy Mundur dari RANS Pasca-IPO, Emiten Raffi Ahmad Ungkap Alasan

July 30, 2026
Harga Minyak Turun di Bawah US, Ini Penyebabnya

Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya

July 30, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .