• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Sentuh Level Terendah 8 Bulan, Dolar AS Tembus Rp16.860

Rupiah Sentuh Level Terendah 8 Bulan, Dolar AS Tembus Rp16.860

January 13, 2026
Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

September 21, 2026
Asing Terciduk Ramai-Ramai Lego 10 Saham Ini Sepanjang Pekan Lalu

Asing Terciduk Ramai-Ramai Lego 10 Saham Ini Sepanjang Pekan Lalu

September 21, 2026
Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

September 21, 2026
Presiden Macron Ambil Langkah Bersejarah, Gertak Trump-Gandeng Kanada

Presiden Macron Ambil Langkah Bersejarah, Gertak Trump-Gandeng Kanada

September 20, 2026
Anak Gaza Kembali ke Sekolah, 541.000 Siswa Belajar di Tenda dan Puing

Anak Gaza Kembali ke Sekolah, 541.000 Siswa Belajar di Tenda dan Puing

September 20, 2026
Berawal Dari Warung Ibu, Sosok Ini Bangun Kerajaan Ritel 23.000 Toko

Berawal Dari Warung Ibu, Sosok Ini Bangun Kerajaan Ritel 23.000 Toko

September 20, 2026
Harga Bensin di Eropa Tembus Rekor Tertinggi, Inflasi Meledak!

Harga Bensin di Eropa Tembus Rekor Tertinggi, Inflasi Meledak!

September 20, 2026
Antisipasi Krisis, Bank Sentral Ini Pindahkan 86 Ton Emas dari AS

Antisipasi Krisis, Bank Sentral Ini Pindahkan 86 Ton Emas dari AS

September 20, 2026
Bank Raksasa Beri Warning, 3 Kondisi Jelang Krisis 1997 Kini Muncul!

Bank Raksasa Beri Warning, 3 Kondisi Jelang Krisis 1997 Kini Muncul!

September 20, 2026
US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rupiah

US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rupiah

September 20, 2026
Mau Kerek Kapasitas Produksi, Pengusaha Keramik Terkendala Gas

Mau Kerek Kapasitas Produksi, Pengusaha Keramik Terkendala Gas

September 20, 2026
Bayar RS Bisa Pakai BPJS Kesehatan & Asuransi Swasta, Ini Caranya

Bayar RS Bisa Pakai BPJS Kesehatan & Asuransi Swasta, Ini Caranya

September 20, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 21, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Sentuh Level Terendah 8 Bulan, Dolar AS Tembus Rp16.860

8 months ago
in News
Rupiah Sentuh Level Terendah 8 Bulan, Dolar AS Tembus Rp16.860
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (13/1/2026).

Melansir data Refinitiv, rupiah Garuda terdepresiasi sekitar 0,21% dan ditutup di level Rp16.860/US$. Posisi tersebut menjadi level terlemah rupiah sejak 24 April 2025, ketika rupiah ditutup melemah di level Rp16.865/US$, yang sekaligus menjadi level terlemah sepanjang masa.

Pelemahan ini juga memperpanjang tren tekanan terhadap rupiah sejak awal tahun. Sepanjang delapan hari perdagangan di 2026, rupiah tercatat belum sekalipun mencatatkan penguatan, dengan pelemahan kumulatif mencapai sekitar 1,14% terhadap dolar AS.


Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau tengah mengalami penguatan sebesar 0,12% di level 98,984.

Adapun penguatan tersebut bisa menjadi salah satu faktor pelemahan rupiah di perdagangan hari ini, Senin (13/1/2026).

DXY yang menguat mengindikasikan permintaan yang tinggi terhadap aset berdonominasi dolar AS yang pada gilirannya dapat menekan atau menjadi pemberat bagi laju pergerakan mata uang emerging markets termasuk rupiah.

Indeks dolar AS menguat setelah sejumlah anggota parlemen Partai Republik menyuarakan penolakan terhadap langkah Presiden Donald Trump yang membuka penyelidikan kriminal terhadap ketua bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) Jerome Powell.

Senator Thom Tillis bahkan menyatakan akan memblokir seluruh nominasi pejabat The Fed sebagai respons atas penyelidikan tersebut.

Beberapa analis menilai sikap Tillis cukup signifikan, mengingat komposisi Komite Perbankan Senat yang relatif berimbang, sehingga berpotensi memengaruhi proses pengambilan keputusan. Meski demikian, masa jabatan Powell sendiri dijadwalkan berakhir pada Mei mendatang, sehingga perubahan kepemimpinan The Fed sejatinya memang telah diantisipasi pasar.

Ketidakpastian seputar independensi bank sentral AS tersebut turut menopang penguatan dolar, di tengah kritik Presiden Trump yang berulang kali menekan The Fed agar lebih agresif memangkas suku bunga.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

September 21, 2026
Asing Terciduk Ramai-Ramai Lego 10 Saham Ini Sepanjang Pekan Lalu

Asing Terciduk Ramai-Ramai Lego 10 Saham Ini Sepanjang Pekan Lalu

September 21, 2026
Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

September 21, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .