• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Anti Salah Langkah, Kupas Strategi Investasi di Tengah Volatilitas

Anti Salah Langkah, Kupas Strategi Investasi di Tengah Volatilitas

February 12, 2026
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

October 23, 2026
Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

October 23, 2026
Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

October 23, 2026
BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

October 23, 2026
OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

October 23, 2026
BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

October 23, 2026
Keterbukaan Kepemilikan Saham RI Lebih Ketat dari Negara Lain

Keterbukaan Kepemilikan Saham RI Lebih Ketat dari Negara Lain

October 23, 2026
OJK Ancam Pelaku Pasar Modal, Denda Manipulasi Saham Tembus Rp2,5 T

OJK Ancam Pelaku Pasar Modal, Denda Manipulasi Saham Tembus Rp2,5 T

October 23, 2026
74% Emiten Cetak Laba di Tengah Badai MSCI, OJK: Bursa RI Kuat

74% Emiten Cetak Laba di Tengah Badai MSCI, OJK: Bursa RI Kuat

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, October 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Anti Salah Langkah, Kupas Strategi Investasi di Tengah Volatilitas

8 months ago
in Lifestyle
Anti Salah Langkah, Kupas Strategi Investasi di Tengah Volatilitas
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar saham Indonesia belum lama ini bergejolak setelah mencetak rekor secara beruntun bahkan mencapai level 9.000, yang kemudian turun kembali ke level 8.000. Volatilitas ini pun menjadi sorotan para investor dunia, dimana para pelaku pasar dalam mode siaga, serta harus berstrategi dalam meracik instrumennya agar bisa memanfaatkan momentum ini.

Salah satu penyebab gejolak belakangan ini adalah keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan rebalancing saham Indonesia. MSCI menyoroti isu free float dan transparansi. Pengumuman ini membuat banyak investor panik sehingga aksi jual saham meningkat, terutama pada saham-saham konglomerat.

Seiring dengan keputusan MSCI tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Self-Regulatory Organization (SRO) berupaya melakukan pembenahan dengan menyusun sejumlah kebijakan transformasi pasar saham.

Penyempurnaan klasifikasi investor di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dilakukan, dari 9 kategori yang ada di struktur SID menjadi 28 subkategori investor. Kemudian, perluasan keterbukaan informasi terkait dengan kepemilikan saham, di mana data pemegang saham tidak lagi pada kepemilikan di atas 5%, melainkan akan mencakup kepemilikan saham di atas 1% guna meningkatkan transparansi pasar.

Tak hanya itu, terdapat peningkatan ketentuan minimum free float untuk mempertahankan status tetap menjadi perusahaan tercatat, dari saat ini sebesar 7,5% menjadi 15%.

Lantas, investor perlu menyiapkan strategi secara cermat dan tepat agar dapat memaksimalkan potensi keuntungan di tengah volatilitas pasar saham Indonesia.

Untuk itu, CNBC Indonesia bersama BRI Manajemen Investasi menghadirkan Market Outlook 2026 dengan tema Membaca Arah Pasar dan Peluang Pertumbuhan Baru. Dalam acara ini BRI Manajemen Investasi bakal Buka-bukaan Strategi Bijak Berinvestasi di Tengah Dinamika Pasar Hingga Revolusi Bisnis Reksa Dana.

Market Outlook 2026 akan diselenggarakan pada Jumat, 13 Februari 2026 pukul 13.00 WIB sampai selesai dengan menghadirkan narasumber kompeten di bidang investasi, yaitu Chief Investment Officer PT BRI Manajemen Investasi, Herman Tjahjadi.

Melalui acara ini, Herman Tjahjadi akan menjelaskan perkembangan pasar saham hingga Februari 2026 dan tantangan yang akan dihadapi investor pada masa mendatang. Dia juga akan membahas langkah manajer investasi dalam menjaga kepercayaan nasabah di tengah dinamika pasar. Tak ketinggalan, ulasan mengenai produk reksadana pilihan ataupun alternatif akan dibahas dalam acara tersebut.

Acara ini akan disiarkan secara langsung di CNBC Indonesia Televisi dan live streaming di CNBCIndonesia.com. Jadi, tunggu apalagi? Pantau terus untuk mengetahui seputar)) berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di CNBC Indonesia.

(dpu/dpu)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .