• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Pesta 11 Hari, Saham Ini Malah Boncos

IHSG Pesta 11 Hari, Saham Ini Malah Boncos

July 21, 2025
Ekonom Bank Asing Ungkap Kapan Dolar AS Bisa Balik ke Rp17.000/US$

Ekonom Bank Asing Ungkap Kapan Dolar AS Bisa Balik ke Rp17.000/US$

July 29, 2026
BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Dukung Transformasi BUMN

BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Dukung Transformasi BUMN

July 29, 2026
CEO GOTO Ungkap Strategi Bikin Cuan Perusahaan

CEO GOTO Ungkap Strategi Bikin Cuan Perusahaan

July 29, 2026
Tersenyumlah! Ada Peluang IHSG Balik ke Level 8.000 di Akhir Tahun

Tersenyumlah! Ada Peluang IHSG Balik ke Level 8.000 di Akhir Tahun

July 29, 2026
Kapitalisasi Pasar Bursa Korsel Menguap Rp 18.000 Triliun

Kapitalisasi Pasar Bursa Korsel Menguap Rp 18.000 Triliun

July 29, 2026
GOTO Cetak Laba Bersih Dua Kuartal Beruntun, Bukti Kekuatan Ekosistem

GOTO Cetak Laba Bersih Dua Kuartal Beruntun, Bukti Kekuatan Ekosistem

July 29, 2026
GOTO Cetak Laba Bersih Rp607 M di Semester I-2026, Pendapatan Naik 28%

GOTO Cetak Laba Bersih Rp607 M di Semester I-2026, Pendapatan Naik 28%

July 29, 2026
KOSPI Anjlok Gegara Saham Teknologi, Bursa Regional Perlu Waspada?

KOSPI Anjlok Gegara Saham Teknologi, Bursa Regional Perlu Waspada?

July 29, 2026
Soal Sengketa Arbitrase Investasi di Kimia Farma, Ini Penjelasan INA

Soal Sengketa Arbitrase Investasi di Kimia Farma, Ini Penjelasan INA

July 29, 2026
IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100

July 29, 2026
Saham Ambruk-Investor Rugi Besar, Menkeu Minta Maaf

Saham Ambruk-Investor Rugi Besar, Menkeu Minta Maaf

July 29, 2026
BCA Catat Laba Rp 29,5 Triliun Rupiah di Semester 1 2026

BCA Catat Laba Rp 29,5 Triliun Rupiah di Semester 1 2026

July 29, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, July 29, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Pesta 11 Hari, Saham Ini Malah Boncos

1 year ago
in Lifestyle
IHSG Pesta 11 Hari, Saham Ini Malah Boncos
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau hari ini, Senin (21/7/2025) dan mencetak rekor 11 hari penguatan beruntun.

Sebanyak 339 saham naik, 298 turun, dan 319 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 15,12 triliun yang melibatkan 29,37 miliar saham dalam 1,89 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun terkerek menjadi Rp 13.270 triliun.

Mengutip Refinitiv, teknologi dan properti menjadi sektor yang menguat paling kencang hari ini. Masing-masing naik 7,74% dan 5,01%. Teknologi naik seiring dengan laju kencang saham DCII (17,94%) dan WIRG (20,83%), sedangkan sektor properti ditopang oleh MINA yang naik 23,53%.

Adapun saham-saham konglomerat menjadi penggerak utama IHSG hari ini, saat sejumlah saham blue chip justru menjadi pemberat. Emiten Toto Sugiri DCII berkontribusi paling besar terhadap penguatan IHSG, yakni 47,35 indeks poin.

IHSG tercatat memecahkan penguatan terpanjang sejak era Reformasi, sebenarnya sempat ada penguatan selama 12 hari tetapi sempat terpotong di tengah dengan penyusutan tipis 0,1%, yakni pada 30 Maret 1999 – 19 April 2025.

Kenaikan IHSG di bulan Juli 2025 bukan terjadi tanpa alasan. Salah satu pendorong utamanya adalah sejumlah saham IPO baru yang melantai di bursa dan langsung mencuri perhatian pasar. Dua di antaranya merupakan IPO jumbo yang berhasil menyerap sebagian besar kapitalisasi transaksi harian, memberikan dorongan kuat bagi penguatan indeks.

Akan tetapi di tengah pesta pora IHSG, sejumlah saham justru anjlok dalam 11 hari terakhir. Mandala Multifinance (MFIN) menjadi saham yang berkinerja paling buruk, dengan penurunan 71,1% pada periode 7–21 Juli 2025. Hal ini terjadi jelang rencana merger perusahaan dengan Adira Dinamika Multi Finance (ADMF). Selanjutnya saham yang bernasib nahas adalah Cipta Selera Murni (CSMI) yang turun 61,5%. 

Selain dua saham tersebut, CLAY, FITT, dan FILM juga menjadi top losers dengan penurunan 36%, 33,7%, dan 22,5%.

Sementara itu, saham LQ45 yang membukukan penurunan paling dalam adalah MAPA dan MAPI, yang masing-masing turun 10,3% dan 8,1%. Lalu SMGR, AMMN, dan CTRA turun 6,4%, 5,3%, dan 4,6%.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Analis Sebut Pasar Saham RI Jadi Primadona, Ini Alasannya




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ekonom Bank Asing Ungkap Kapan Dolar AS Bisa Balik ke Rp17.000/US$

Ekonom Bank Asing Ungkap Kapan Dolar AS Bisa Balik ke Rp17.000/US$

July 29, 2026
BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Dukung Transformasi BUMN

BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Dukung Transformasi BUMN

July 29, 2026
CEO GOTO Ungkap Strategi Bikin Cuan Perusahaan

CEO GOTO Ungkap Strategi Bikin Cuan Perusahaan

July 29, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .