• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News! Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340

Breaking News! Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340

April 30, 2026
Laba Vale (INCO) Naik Menjadi US$ 43,6 Juta di Kuartal I-2026

Laba Vale (INCO) Naik Menjadi US$ 43,6 Juta di Kuartal I-2026

April 30, 2026
Ada Transaksi Negosiasi Miliaran di Saham MORA, Siapa Pelakunya?

Ada Transaksi Negosiasi Miliaran di Saham MORA, Siapa Pelakunya?

April 30, 2026
Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp774,7 Miliar diKuartal I 2026

Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp774,7 Miliar diKuartal I 2026

April 30, 2026
Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp774,7 Miliar diKuartal I 2026

Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp774,7 Miliar diKuartal I 2026

April 30, 2026
QRIS Sudah Bisa Digunakan di China, Bos BI Singgung Keterlibatan AI

QRIS Sudah Bisa Digunakan di China, Bos BI Singgung Keterlibatan AI

April 30, 2026
Dolar AS Mepet Rp 17.400, Mandiri-CIMB Niaga Sudah Jual Segini!

Dolar AS Mepet Rp 17.400, Mandiri-CIMB Niaga Sudah Jual Segini!

April 30, 2026
Mesin CASA BRI Panas! QRIS, BRImo, hingga BRILink Dorong Likuiditas

Mesin CASA BRI Panas! QRIS, BRImo, hingga BRILink Dorong Likuiditas

April 30, 2026
Harga Naik-Turun, BEI Pantau Ketat Saham HBAT dan MSIE

Harga Naik-Turun, BEI Pantau Ketat Saham HBAT dan MSIE

April 30, 2026
Sah! BI Luncurkan QRIS Antarnegara RI-China & Pusat Inovasi Digital RI

Sah! BI Luncurkan QRIS Antarnegara RI-China & Pusat Inovasi Digital RI

April 30, 2026
Kinerja Pegadaian & PNM Ngebut! Holding Ultramikro Topang Laba BRI

Kinerja Pegadaian & PNM Ngebut! Holding Ultramikro Topang Laba BRI

April 30, 2026
BRI Cetak Laba Bersih Rp 15,5 Triliun di Q1-2026

BRI Cetak Laba Bersih Rp 15,5 Triliun di Q1-2026

April 30, 2026
BRI Panen Dana Murah! CASA Tumbuh 13%, DPK Capai Rp1.555 T

BRI Panen Dana Murah! CASA Tumbuh 13%, DPK Capai Rp1.555 T

April 30, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, April 30, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Breaking News! Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
Breaking News! Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir pekan ini, Kamis (30/4/2026).

Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona merah dengan depresiasi sebesar 0,38% ke level Rp17.340/US$.

Perdagangan hari ini menjadi perdagangan terakhir pada pekan ini karena pasar keuangan domestik akan libur pada Jumat (1/5/2026) dalam rangka Hari Buruh.

Pelemahan rupiah pada pembukaan hari ini melanjutkan tekanan dari perdagangan sebelumnya. Pada Rabu (29/4/2026), rupiah ditutup melemah 0,38% ke level Rp17.275/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY, yang mengukur kekuatan greenback terhadap mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau stabil di level 98,886. Meski begitu, pada penutupan perdagangan sebelumnya, DXY mampu menguat 0,33% ke posisi 98,961.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih akan dipengaruhi sentimen eksternal, terutama dinamika dolar AS di pasar global.

Dolar AS masih bergerak di dekat level tertingginya dalam lebih dari dua pekan terakhir setelah sejumlah pejabat bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) memberi sinyal yang lebih hawkish. Sikap tersebut ikut mendorong kenaikan imbal hasil obligasi AS ke level tertinggi dalam sekitar satu bulan.

Ketua The Fed Jerome Powell menutup delapan tahun masa kepemimpinannya dengan mempertahankan suku bunga. Keputusan tersebut diambil di tengah kekhawatiran inflasi yang kembali meningkat.

Keputusan The Fed kali ini juga menjadi perhatian besar pasar karena hasil pemungutan suara terbilang sangat terbelah. The Fed memutuskan menahan suku bunga dengan suara 8 berbanding 4, menjadi keputusan paling terpecah sejak 1992. Tiga pejabat bahkan menolak panduan bahwa bank sentral masih memiliki kecenderungan untuk melonggarkan kebijakan.

Akibatnya, ekspektasi pemangkasan suku bunga AS pada tahun ini semakin memudar. Pelaku pasar kini bahkan mulai memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada April 2027, dengan probabilitas sekitar 55%, naik tajam dari kisaran 20% sebelum keputusan The Fed.

Kondisi ini membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi semakin terbatas. Ketika prospek suku bunga AS bertahan tinggi lebih lama, dolar AS cenderung tetap menarik di mata investor global.

Selain faktor The Fed, pasar juga masih mencermati kebuntuan diplomasi untuk menyelesaikan konflik Iran. Presiden AS Donald Trump disebut tengah membahas cara meredam dampak dari kemungkinan blokade pelabuhan Iran selama berbulan-bulan bersama perusahaan minyak.

Harga minyak pun melonjak karena pasar khawatir gangguan pasokan akibat perang di Timur Tengah dapat berlangsung lebih lama. Situasi ini membuat investor kembali mencari aset aman, termasuk dolar AS.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba Vale (INCO) Naik Menjadi US$ 43,6 Juta di Kuartal I-2026

Laba Vale (INCO) Naik Menjadi US$ 43,6 Juta di Kuartal I-2026

April 30, 2026
Ada Transaksi Negosiasi Miliaran di Saham MORA, Siapa Pelakunya?

Ada Transaksi Negosiasi Miliaran di Saham MORA, Siapa Pelakunya?

April 30, 2026
Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp774,7 Miliar diKuartal I 2026

Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp774,7 Miliar diKuartal I 2026

April 30, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .