• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News, IHSG Anjlok 2% Lebih Usai MSCI Depak 19 Emiten RI

Breaking News, IHSG Anjlok 2% Lebih Usai MSCI Depak 19 Emiten RI

May 13, 2026
Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Menolak Jual Nama Besar Orang Tua

Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Menolak Jual Nama Besar Orang Tua

May 15, 2026
Jurus Eksportir Udang Amankan Pembeli AS & Eropa Saat Perang

Jurus Eksportir Udang Amankan Pembeli AS & Eropa Saat Perang

May 15, 2026
Kinnara has publicly disparaged members of the Australian freedom movement, despite evidence that the same community was actively targeted as a source of prospective investors.

Kinnara has publicly disparaged members of the Australian freedom movement, despite evidence that the same community was actively targeted as a source of prospective investors.

May 15, 2026
Geger Harta Karun 30.000 Ton Emas di Banten ‘Dirampok’ Asing

Geger Harta Karun 30.000 Ton Emas di Banten ‘Dirampok’ Asing

May 15, 2026
Petani Jawa Temukan Emas ‘Harta Karun’ 16 Kg, Ini Ceritanya

Petani Jawa Temukan Emas ‘Harta Karun’ 16 Kg, Ini Ceritanya

May 15, 2026
Cuan Besar! Setelah Wall Street, Bursa Korsel Tembus Rekor 8.000

Cuan Besar! Setelah Wall Street, Bursa Korsel Tembus Rekor 8.000

May 15, 2026
Maaf IHSG! Wall Street Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 50.000

Maaf IHSG! Wall Street Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 50.000

May 14, 2026
Lembaga Energi Dunia Wanti-Wanti Harga Minyak Bakal Makin Liar

Lembaga Energi Dunia Wanti-Wanti Harga Minyak Bakal Makin Liar

May 14, 2026
Harta Prajogo Pangestu Lenyap Rp 31,5 Triliun Dalam 1×24 Jam

Harta Prajogo Pangestu Lenyap Rp 31,5 Triliun Dalam 1×24 Jam

May 14, 2026
Trump Telepon Manusia Rp 3.000 Triliun Saat di China, Ada Apa?

Trump Telepon Manusia Rp 3.000 Triliun Saat di China, Ada Apa?

May 14, 2026
Eksportir Ikan Pusing, BBM Naik Bikin Biaya Operasional Meroket

Eksportir Ikan Pusing, BBM Naik Bikin Biaya Operasional Meroket

May 14, 2026
Prajogo Jual Rp 1 Triliun Saham CUAN, Harga Ambruk

Prajogo Jual Rp 1 Triliun Saham CUAN, Harga Ambruk

May 14, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, May 15, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Breaking News, IHSG Anjlok 2% Lebih Usai MSCI Depak 19 Emiten RI

2 days ago
in ENTREPRENEUR
Breaking News, IHSG Anjlok 2% Lebih Usai MSCI Depak 19 Emiten RI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok lebih dari 2% pada perdagangan Rabu (13/5/2026), setelah pasar merespons negatif hasil review indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mengeluarkan sejumlah saham besar Indonesia dari indeks globalnya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), jelang penutupan perdagangan sesi kedua IHSG turun 140 poin atau -2,04% ke level 6.718,99.

Sebanyak 437 saham melemah, 252 saham menguat, dan 126 saham lainnya stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp16,22 triliun dengan volume perdagangan 34,25 miliar saham dalam 1,96 juta kali transaksi.

Mayoritas sektor perdagangan melemah, dengan koreksi terdalam dicatatkan oleh sektor infrastruktur, barang baku, teknologi dan energi. Sedangkan hanya sektor industri yang menguat hari ini.

Tekanan terbesar terhadap IHSG datang dari saham-saham yang dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index dan MSCI Global Small Cap Index.

Data movers menunjukkan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi penekan terbesar IHSG dengan kontribusi minus 14,89 indeks poin. Disusul PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang menekan 13,98 poin indeks serta PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar 10,59 poin.

Kemudian PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menekan IHSG sebesar 11,07 poin dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) sebesar 4,2 poin.

Secara harga saham, TPIA ambles 14,26%, CUAN anjlok 11,11%, AMMN turun 11,30%, DSSA melemah 10,30%, dan BREN terkoreksi 8,31%.

Saham lain yang juga keluar dari indeks MSCI small cap turut mengalami tekanan. PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) turun 4,71%, PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) melemah 7,14%, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) turun 3,29%, serta PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) terkoreksi 5,26%.

Sebelumnya, MSCI resmi menghapus enam saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index, yakni:

  1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
  2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
  3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
  4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
  5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
  6. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)

Selain itu, MSCI juga mencoret 13 saham Indonesia dari MSCI Global Small Cap Index.

CGS International Sekuritas Indonesia sebelumnya memperkirakan rebalancing MSCI kali ini dapat memicu outflow pasif hingga US$1,8 miliar atau sekitar Rp31,49 triliun. Seluruh perubahan tersebut akan efektif pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026.

Kabar baiknya MSCI mempertahankan Indonesia di kelompok emerging markets. Sebagaimana diketahui, MSCI sempat membuka kemungkinan reklasifikasi status Indonesia dari emerging markets menjadi frontier markets.

Dalam pengumuman, Selasa (12/5/2026) waktu AS, Indonesia tetap dikategorikan dalam daftar emerging markets bersama dengan negara-negara lain seperti China, India, Korea, Malaysia, Filipina Taiwan, dan Thailand.

Di sisi lain, pergerakan bursa Asia cenderung mixed. Indeks Taiwan menjadi yang paling tertekan dengan koreksi 1,02%, diikuti indeks SGX-CNBC China Growth turun 0,71% dan Shenzhen melemah 0,43%.

Indeks ASX 200 Australia turun 0,23%, Hang Seng Hong Kong melemah 0,16%, serta Shanghai Composite terkoreksi 0,14%.

Sebaliknya, indeks Kospi Korea Selatan menguat 1,2%, sementara STI Singapura naik 0,61% dan Nikkei Jepang menguat 0,32%.

Dalam perkembangan lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak membutuhkan bantuan Presiden China Xi Jinping untuk mengakhiri perang dengan Iran, meskipun peluang tercapainya perdamaian semakin mengecil.

Trump mengatakan AS akan menyelesaikan konflik “dengan damai atau cara lain.” Perang tersebut telah mengganggu jalur pelayaran di Strait of Hormuz, yang biasanya dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia.

Sementara itu, Iran memperkuat kendalinya atas Selat Hormuz dengan menjalin kerja sama dengan Iraq dan Pakistan untuk menyalurkan minyak dan LNG. Negara lain juga dikabarkan mempertimbangkan langkah serupa.

Trump dijadwalkan membahas konflik ini dengan Xi Jinping pekan ini. Washington menuntut Iran menghentikan program nuklir dan membuka kembali Selat Hormuz, sedangkan Teheran menuntut kompensasi perang, pencabutan sanksi, dan penghentian konflik di seluruh kawasan.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Menolak Jual Nama Besar Orang Tua

Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Menolak Jual Nama Besar Orang Tua

May 15, 2026
Jurus Eksportir Udang Amankan Pembeli AS & Eropa Saat Perang

Jurus Eksportir Udang Amankan Pembeli AS & Eropa Saat Perang

May 15, 2026
Kinnara has publicly disparaged members of the Australian freedom movement, despite evidence that the same community was actively targeted as a source of prospective investors.

Kinnara has publicly disparaged members of the Australian freedom movement, despite evidence that the same community was actively targeted as a source of prospective investors.

May 15, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .