• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.460

Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.460

May 13, 2026
Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Menolak Jual Nama Besar Orang Tua

Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Menolak Jual Nama Besar Orang Tua

May 15, 2026
Jurus Eksportir Udang Amankan Pembeli AS & Eropa Saat Perang

Jurus Eksportir Udang Amankan Pembeli AS & Eropa Saat Perang

May 15, 2026
Kinnara has publicly disparaged members of the Australian freedom movement, despite evidence that the same community was actively targeted as a source of prospective investors.

Kinnara has publicly disparaged members of the Australian freedom movement, despite evidence that the same community was actively targeted as a source of prospective investors.

May 15, 2026
Geger Harta Karun 30.000 Ton Emas di Banten ‘Dirampok’ Asing

Geger Harta Karun 30.000 Ton Emas di Banten ‘Dirampok’ Asing

May 15, 2026
Petani Jawa Temukan Emas ‘Harta Karun’ 16 Kg, Ini Ceritanya

Petani Jawa Temukan Emas ‘Harta Karun’ 16 Kg, Ini Ceritanya

May 15, 2026
Cuan Besar! Setelah Wall Street, Bursa Korsel Tembus Rekor 8.000

Cuan Besar! Setelah Wall Street, Bursa Korsel Tembus Rekor 8.000

May 15, 2026
Maaf IHSG! Wall Street Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 50.000

Maaf IHSG! Wall Street Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 50.000

May 14, 2026
Lembaga Energi Dunia Wanti-Wanti Harga Minyak Bakal Makin Liar

Lembaga Energi Dunia Wanti-Wanti Harga Minyak Bakal Makin Liar

May 14, 2026
Harta Prajogo Pangestu Lenyap Rp 31,5 Triliun Dalam 1×24 Jam

Harta Prajogo Pangestu Lenyap Rp 31,5 Triliun Dalam 1×24 Jam

May 14, 2026
Trump Telepon Manusia Rp 3.000 Triliun Saat di China, Ada Apa?

Trump Telepon Manusia Rp 3.000 Triliun Saat di China, Ada Apa?

May 14, 2026
Eksportir Ikan Pusing, BBM Naik Bikin Biaya Operasional Meroket

Eksportir Ikan Pusing, BBM Naik Bikin Biaya Operasional Meroket

May 14, 2026
Prajogo Jual Rp 1 Triliun Saham CUAN, Harga Ambruk

Prajogo Jual Rp 1 Triliun Saham CUAN, Harga Ambruk

May 14, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, May 15, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.460

2 days ago
in Lifestyle
Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.460
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil kembali ke zona penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Rabu (13/5/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengakhiri perdagangan di level Rp17.460/US$ atau menguat 0,17%. Kondisi ini sekaligus membalikkan arah rupiah setelah pada pembukaan perdagangan pagi tadi sempat melemah 0,06% ke level Rp17.500/US$.

Dengan demikian, rupiah terlihat mulai berusaha menjauhi level psikologis Rp17.500/US$. Penguatan hari ini juga mematahkan tren pelemahan rupiah dalam tiga hari perdagangan beruntun.

Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY per pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,12% ke level 98,419.


Penguatan rupiah hari ini cukup menarik karena terjadi di tengah dolar AS yang masih kuat di pasar global.

Dolar AS bertahan di dekat level tertinggi dalam sepekan setelah data inflasi AS kembali memanas dan mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

CPI AS pada April 2026 naik 3,8% secara tahunan, tertinggi sejak Mei 2023, seiring dampak lonjakan harga minyak akibat perang dengan Iran.

Ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah juga masih tinggi setelah harapan damai AS-Iran kembali meredup. Kombinasi inflasi yang panas, harga minyak tinggi, dan risiko geopolitik membuat pasar semakin ragu terhadap peluang pemangkasan suku bunga The Fed tahun ini.

Meski demikian, rupiah tetap mampu menguat di tengah tingginya minat terhadap aset safe haven, terutama dolar AS. Biasanya, kondisi dolar AS yang kuat dapat membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi lebih terbatas.

Perkembangan di pasar saham turut mencuri perhatian pelaku pasar. Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi mengumumkan hasil review indeks global periode Mei 2026.

Hasilnya, Indonesia mendapat tekanan cukup besar setelah enam saham domestik dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index, sementara tidak ada saham baru Indonesia yang masuk ke indeks tersebut.

Di sisi lain, pada MSCI Global Small Cap Indexes, terdapat satu saham Indonesia yang masuk, yakni PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT). Namun, terdapat 13 saham Indonesia yang dikeluarkan dari indeks small cap MSCI.

Seluruh perubahan tersebut akan efektif berlaku pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026.

Kondisi ini membuat ekspektasi terhadap capital outflow dari pasar saham domestik berpotensi meningkat. Pada akhirnya, hal tersebut dapat menambah tekanan terhadap rupiah.

Di tengah sentimen tersebut, penguatan rupiah juga diperkirakan ditopang oleh ekspektasi adanya dukungan kebijakan dari pemerintah untuk membantu stabilisasi pasar keuangan domestik.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Kementerian Keuangan akan mulai membantu Bank Indonesia dalam mengendalikan tekanan kurs rupiah terhadap dolar AS pada hari ini, Rabu (13/5/2026).

Purbaya menjelaskan, salah satu skema yang akan dimanfaatkan adalah dana stabilisasi obligasi atau Bond Stabilization Fund (BSF). Instrumen ini diharapkan dapat membantu meredam tekanan di pasar surat berharga negara, yang pada akhirnya turut menopang stabilitas rupiah.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Menolak Jual Nama Besar Orang Tua

Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Menolak Jual Nama Besar Orang Tua

May 15, 2026
Jurus Eksportir Udang Amankan Pembeli AS & Eropa Saat Perang

Jurus Eksportir Udang Amankan Pembeli AS & Eropa Saat Perang

May 15, 2026
Kinnara has publicly disparaged members of the Australian freedom movement, despite evidence that the same community was actively targeted as a source of prospective investors.

Kinnara has publicly disparaged members of the Australian freedom movement, despite evidence that the same community was actively targeted as a source of prospective investors.

May 15, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .