Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah masih berada di zona merah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (20/5/2026). Namun, tekanan terhadap rupiah mulai berkurang menjelang pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Merujuk data Refinitiv, per pukul 10.16 WIB, rupiah bergerak di level Rp17.710/US$ atau melemah 0,08%.
Posisi tersebut membaik dibandingkan pembukaan perdagangan pagi tadi, dimana rupiah dibuka di level Rp17.730/US$ atau melemah 0,20% terhadap dolar AS.
Meski pelemahan mulai berkurang, rupiah masih bergerak di dalam tren pelemahan. Pada perdagangan sebelumnya, Selasa (19/5/2026), rupiah ditutup melemah 0,31% ke level Rp17.695/US$. Posisi tersebut menjadi level penutupan terlemah terbaru rupiah sepanjang sejarah.
Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan akan banyak dipengaruhi oleh keputusan Bank Indonesia terkait suku bunga acuan atau BI Rate. Hasil Rapat Dewan Gubernur BI akan diumumkan siang nanti.
Keputusan tersebut menjadi salah satu agenda paling penting yang ditunggu pelaku pasar, terutama di tengah tekanan berat terhadap rupiah dan pasar keuangan domestik.
Berdasarkan polling CNBC Indonesia, dari 15 lembaga/institusi yang berpartisipasi, sebanyak sembilan lembaga memperkirakan BI akan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,00%.
Sementara itu, enam lembaga lainnya memproyeksikan BI masih akan menahan suku bunga acuan di level 4,75%.
Mayoritas pelaku pasar kini melihat kenaikan suku bunga sebagai skenario utama pada RDG kali ini. Tekanan terhadap rupiah yang semakin besar, ditambah meningkatnya risiko eksternal, membuat ruang BI untuk mempertahankan suku bunga dinilai semakin sempit.
Jika hasil RDG kali ini sesuai dengan mayoritas konsensus, maka ini akan menjadi kenaikan suku bunga pertama dalam dua tahun terakhir.
Terakhir kali BI menaikkan suku bunga terjadi pada April 2024, ketika bank sentral mengerek BI Rate sebesar 25 basis poin dari 6,00% menjadi 6,25%.
(evw/evw)
Add
as a preferred
source on Google


















