• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Dibayangi Iran & Selat Hormuz

Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Dibayangi Iran & Selat Hormuz

May 21, 2026
Nabung Rp95 Ribu Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

Nabung Rp95 Ribu Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

May 24, 2026
Nabung Rp95 Ribu Bisa Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

Nabung Rp95 Ribu Bisa Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

May 24, 2026
Banyak Orang Paham Asuransi, tapi Belum Mau Beli

Banyak Orang Paham Asuransi, tapi Belum Mau Beli

May 24, 2026
BNI Tekankan Pentingnya Integritas Dalam Manajemen Keuangan

BNI Tekankan Pentingnya Integritas Dalam Manajemen Keuangan

May 24, 2026
Investasi Pilihan MI Saat IHSG & Rupiah Kompak Melemah

Investasi Pilihan MI Saat IHSG & Rupiah Kompak Melemah

May 24, 2026
Prabowo Siapkan 400 Calon Bos BUMN, Digembleng 9 Bulan di PFLP

Prabowo Siapkan 400 Calon Bos BUMN, Digembleng 9 Bulan di PFLP

May 24, 2026
OJK Ungkap Rahasia Agar Hari Tua Sejahtera

OJK Ungkap Rahasia Agar Hari Tua Sejahtera

May 24, 2026
Cerita Rumah Orang Terkaya RI Dijarah Warga, Bisnis Runtuh

Cerita Rumah Orang Terkaya RI Dijarah Warga, Bisnis Runtuh

May 24, 2026
Cara Aman Beli Emas Antam Lewat BRANKAS

Cara Aman Beli Emas Antam Lewat BRANKAS

May 24, 2026
Benarkah Utang Pinjol Otomatis Hangus Setelah 90 Hari? Ini Faktanya

Benarkah Utang Pinjol Otomatis Hangus Setelah 90 Hari? Ini Faktanya

May 24, 2026
Kepala BP BUMN Minta PTPN Stop Proses Hukum Kakek Mujiran

Kepala BP BUMN Minta PTPN Stop Proses Hukum Kakek Mujiran

May 24, 2026
Galang Dana, Jogja Run D-City 2026 Serahkan Rp1 M Beasiswa ke UGM

Galang Dana, Jogja Run D-City 2026 Serahkan Rp1 M Beasiswa ke UGM

May 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, May 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Dibayangi Iran & Selat Hormuz

4 days ago
in ENTREPRENEUR
Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Dibayangi Iran & Selat Hormuz
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia- Harga minyak dunia kembali naik pada perdagangan Kamis pagi, setelah sempat jatuh tajam lebih dari 2% pada awal pekan akibat pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menunda serangan terhadap Iran.

Pelaku pasar kini bergerak di antara dua kutub besar: harapan negosiasi damai dan ketakutan gangguan pasokan global.

Menurut data Refinitiv pada Kamis (21/5/2026) pukul 09.50 WIB, harga minyak Brent kontrak Juli (LCOc1) berada di US$105,92 per barel, naik dibanding penutupan sebelumnya di US$105,02 per barel. Sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) kontrak Juni (CLc1) tercatat US$99,15 per barel, menguat dari posisi US$98,26 per barel.



Kenaikan hari ini datang setelah dua hari perdagangan yang sangat liar. Pada 19 Mei, Brent masih bertengger di US$111,28 per barel dan WTI US$107,77 per barel. Bahkan sehari sebelumnya Brent sempat menyentuh US$112,1 per barel dan WTI US$108,66 per barel, level tertinggi dalam beberapa pekan terakhir.

Volatilitas itu dipicu langsung oleh perkembangan konflik Timur Tengah. Reuters melaporkan Trump menunda rencana serangan terhadap Iran demi membuka ruang negosiasi baru terkait program nuklir Tehran. Pernyataan itu langsung memicu aksi jual besar di pasar minyak karena risiko perang kawasan dianggap sedikit mereda.

Namun pasar belum benar-benar tenang. Konflik yang memanas di kawasan Teluk telah mengganggu lalu lintas di Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia. Gangguan sekecil apa pun di titik ini selalu memicu lonjakan premi risiko energi global.

Iran sendiri dikabarkan mengirim proposal perdamaian baru melalui Pakistan. Meski demikian, proses diplomasi masih berjalan lambat. Reuters juga melaporkan muncul kabar bahwa Washington akan memberi kelonggaran sementara terhadap ekspor minyak Iran selama proses negosiasi berlangsung, walau kabar itu langsung dibantah pejabat AS.

Di saat bersamaan, AS memperpanjang pengecualian sanksi selama 30 hari bagi negara-negara yang masih membeli minyak Rusia lewat jalur laut. Kebijakan ini membuat pasar melihat Washington berusaha menjaga pasokan global tetap mengalir di tengah situasi geopolitik yang panas.

Faktor lain yang ikut menopang harga datang dari sisi cadangan minyak AS. Data Departemen Energi AS memperlihatkan Strategic Petroleum Reserve (SPR) anjlok 9,9 juta barel pekan lalu. Stok kini tersisa sekitar 374 juta barel, terendah sejak Juli 2024. Penurunan tajam cadangan strategis membuat bantalan pasokan AS makin tipis saat pasar sedang menghadapi ancaman gangguan distribusi global.

Kepala International Energy Agency (IEA) Fatih Birol bahkan mengingatkan stok minyak komersial global turun cepat dan pasokan efektif hanya tersisa untuk beberapa pekan apabila konflik terus mengganggu pengiriman energi internasional.

Pergerakan harga dalam sepekan terakhir memperlihatkan pasar minyak kini sepenuhnya digerakkan oleh geopolitik. Dalam delapan hari perdagangan terakhir, Brent bergerak dari US$105,63 per barel pada 13 Mei, melonjak ke atas US$112, lalu turun lagi mendekati US$105. Sementara WTI sempat naik dari kisaran US$101 menjadi lebih dari US$108 sebelum akhirnya kembali ke bawah US$100.

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Nabung Rp95 Ribu Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

Nabung Rp95 Ribu Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

May 24, 2026
Nabung Rp95 Ribu Bisa Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

Nabung Rp95 Ribu Bisa Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

May 24, 2026
Banyak Orang Paham Asuransi, tapi Belum Mau Beli

Banyak Orang Paham Asuransi, tapi Belum Mau Beli

May 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .