• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Lanjutkan Penguatan, Ditutup Naik 0,72% ke Level 6.206

IHSG Lanjutkan Penguatan, Ditutup Naik 0,72% ke Level 6.206

May 25, 2026
Revisi UU P2SK Segera Rampung di Juni

Revisi UU P2SK Segera Rampung di Juni

May 25, 2026
BUMN PT INTI Mau Ditutup, Danantara: Tak Ada PHK Karyawan

BUMN PT INTI Mau Ditutup, Danantara: Tak Ada PHK Karyawan

May 25, 2026
PT INTI Mau Ditutup, Danantara: Tak Ada PHK Karyawan

PT INTI Mau Ditutup, Danantara: Tak Ada PHK Karyawan

May 25, 2026
Airlangga Beberkan Histori Depresiasi Rupiah dari Krisis ke Krisis

Airlangga Beberkan Histori Depresiasi Rupiah dari Krisis ke Krisis

May 25, 2026
Indeks Saham Jepang Nikkei 225 Lagi-Lagi Cetak Rekor ATH Baru

Indeks Saham Jepang Nikkei 225 Lagi-Lagi Cetak Rekor ATH Baru

May 25, 2026
BTN Buka Alasan Akusisi Kredit Pensiunan Rp19,9 T Milik SMBC

BTN Buka Alasan Akusisi Kredit Pensiunan Rp19,9 T Milik SMBC

May 25, 2026
A Fractured World May Be Humanity’s Saving Grace

A Fractured World May Be Humanity’s Saving Grace

May 25, 2026
AI Will Reshape Humanity. Ignore It and You Risk Becoming Economically Obsolete

AI Will Reshape Humanity. Ignore It and You Risk Becoming Economically Obsolete

May 25, 2026
Questions Raised Over Ex Parte Federal Court Order Targeting Websites Critical of Adrian Campbell

Questions Raised Over Ex Parte Federal Court Order Targeting Websites Critical of Adrian Campbell

May 25, 2026
Rupiah Cetak Rekor Terendah Baru, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.730

Rupiah Cetak Rekor Terendah Baru, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.730

May 25, 2026
BI Ungkap Daftar 14 Bank Dealer Transaksi NDF Offshore

BI Ungkap Daftar 14 Bank Dealer Transaksi NDF Offshore

May 25, 2026
Saham Emiten Batu Bara Ini ARB Usai Kena Tendang FTSE

Saham Emiten Batu Bara Ini ARB Usai Kena Tendang FTSE

May 25, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, May 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

IHSG Lanjutkan Penguatan, Ditutup Naik 0,72% ke Level 6.206

22 minutes ago
in ENTREPRENEUR
IHSG Lanjutkan Penguatan, Ditutup Naik 0,72% ke Level 6.206
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta,CNCB Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada perdagangan Senin (25/5/2026), melanjutkan rebound usai pekan lalu sempat tertekan cukup dalam.

IHSG pada akhir sesi kedua naik 44,30 poin atau 0,72% ke posisi 6.206,35. Sebanyak 470 saham menguat, 236 melemah, dan 114 bergerak stagnan.

Nilai transaksi pada awal perdagangan tercatat mencapai Rp 16,88 triliun dengan volume 27,60 miliar saham dan frekuensi 2,06 juta kali transaksi.

Mayoritas sektor perdagangan menguat, dengan kenaikan tertinggi dicatatkan oleh sektor finansial, industri dan properti. Adapun sektor yang melemah hari ini adalah infrastruktur, energi dan barang baku.

Tiga Bank raksasa RI menjadi penggerak utama kinerja IHGS yakni BBRI, BBCA dan BMRI. Emiten lain yang ikut menjadi penggerak IHSG termasuk ASII dan AMMN.

Penguatan IHSG terjadi setelah pada perdagangan akhir pekan lalu indeks berhasil rebound 1,1% ke level 6.162,04 usai sebelumnya mengalami tekanan beruntun.

Perdagangan pekan ini akan berlangsung pendek karena ada libur Idul Adha pada Rabu dan Kamis (27-28 Mei 2026). Mengingat pendeknya perdagangan, pelaku pasar mesti mencermati sejumlah sentimen pekan ini.

Sentimen luar negeri masih akan berfokus pada perkembangan perang Iran yang akan memasuki bulan ke empat. Amerika Serikat dan Iran mulai menunjukkan kemajuan dalam pembicaraan damai untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz. Namun, kedua negara masih berselisih soal stok uranium Iran dan rencana pungutan biaya kapal di jalur strategis tersebut.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan ada “tanda positif” menuju kesepakatan, tetapi menegaskan AS menolak sistem pungutan di Selat Hormuz. Presiden Donald Trump juga menegaskan jalur itu harus tetap terbuka dan bebas untuk pelayaran internasional.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dan LNG dunia, tetapi aktivitas pelayaran nyaris berhenti sejak perang pecah pada 28 Februari lalu.

Negosiasi juga masih terhambat isu uranium yang diperkaya. AS meminta Iran menyerahkan stok uranium karena khawatir dipakai untuk senjata nuklir, sementara Iran bersikeras program nuklirnya untuk tujuan damai.

Trump meminta tim negosiatornya tidak terburu-buru mencapai kesepakatan dan menegaskan blokade AS terhadap pelabuhan Iran akan tetap berlaku sampai perjanjian resmi ditandatangani. Ia juga menghadapi kritik dari sejumlah tokoh Partai Republik seperti Mike Pompeo dan Ted Cruz yang menilai kesepakatan itu terlalu menguntungkan Iran.

Dari dalam negeri, kebijakan pemerintah dan data ekonomi akan menjadi salah satu penggerak sentimen.

Pekan lalu, pemerintah mengeluarkan kebijakan besar yakni pembentukan badan ekspor komoditas strategis. Dampak kebijakan ini diperkirakan masih akan menjadi perhatian pelaku pasar pekan ini, terutama karena masih banyak aturan turunan yang belum keluar.

Kebijakan baru ini menjadi perhatian besar pasar karena dikhawatirkan berdampak besar terhadap kinerja perusahaan.

Pemerintah memutuskan untuk menyerahkan sepenuhnya ekspor komoditas strategis Indonesia ke BUMN khusus ekspor, yakni PT Danantara Sumberdaya Indonesia alias PT DSI pada 1 Januari 2027, mundur dari sebelumnya 1 September 2026.

Pemerintah akan mulai menerapkan mekanisme ekspor melalui badan khusus mulai bulan depan, dengan masa transisi hingga 31 Desember 2026. Selama periode tersebut, perusahaan masih diperbolehkan menjual langsung kepada pembeli, namun seluruh dokumentasi ekspor wajib melalui badan usaha milik negara (BUMN).

Setelah masa transisi berakhir, pemerintah akan melakukan evaluasi sebelum kebijakan diterapkan penuh mulai Januari 2027. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan ekspor, menekan praktik underinvoicing, transfer pricing, hingga mencegah pelarian devisa ke luar negeri.

Sementara itu, FTSE Russell mengumumkan hasil tinjauan kuartalan atau quarterly review untuk FTSE Global Equity Index Series (GEIS) edisi Juni 2026. Dalam pembaruan tersebut, empat saham asal Indonesia keluar dari indeks, tanpa ada penambahan emiten baru.

Perubahan hasil review ini akan efektif berlaku pada Senin, 22 Juni 2026, setelah penutupan perdagangan Jumat, 19 Juni 2026.

Berdasarkan pengumuman FTSE Russell, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) terdepak dari kategori Large Cap. Sementara itu, tidak ada perubahan pada kategori Mid Cap maupun Small Cap.

Adapun pada kategori Micro Cap, FTSE mengeluarkan tiga emiten sekaligus yakni PT Diastika Biotekindo Tbk (DAAZ), PT Hillcon Tbk (HILL), dan PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA).

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Revisi UU P2SK Segera Rampung di Juni

Revisi UU P2SK Segera Rampung di Juni

May 25, 2026
IHSG Lanjutkan Penguatan, Ditutup Naik 0,72% ke Level 6.206

IHSG Lanjutkan Penguatan, Ditutup Naik 0,72% ke Level 6.206

May 25, 2026
BUMN PT INTI Mau Ditutup, Danantara: Tak Ada PHK Karyawan

BUMN PT INTI Mau Ditutup, Danantara: Tak Ada PHK Karyawan

May 25, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .