• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Kenapa Asing Net Sell Rp 2,1 T, tapi IHSG Tetap Hijau?

Kenapa Asing Net Sell Rp 2,1 T, tapi IHSG Tetap Hijau?

May 26, 2026
BP BUMN Mau Pangkas 48 Anak Usaha Telkom

BP BUMN Mau Pangkas 48 Anak Usaha Telkom

May 26, 2026
IHSG Dibuka Merah Jelang Libur Panjang, Pasar Wait and See

IHSG Dibuka Merah Jelang Libur Panjang, Pasar Wait and See

May 26, 2026
Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertengger di Rp17.730 Pagi Ini

Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertengger di Rp17.730 Pagi Ini

May 26, 2026
Pemerintah Godok KPR 40 Tahun, Bos BRI Bilang Gini

Pemerintah Godok KPR 40 Tahun, Bos BRI Bilang Gini

May 26, 2026
Ada BRIS, SSIA, hingga ISAT

Ada BRIS, SSIA, hingga ISAT

May 26, 2026
Bursa Asia Bergerak Variatif, Kospi Bikin Rekor Baru

Bursa Asia Bergerak Variatif, Kospi Bikin Rekor Baru

May 26, 2026
Net Sell Asing Bengkak Lagi, Saham Ini Diam-Diam Diborong

Net Sell Asing Bengkak Lagi, Saham Ini Diam-Diam Diborong

May 26, 2026
Net Sell Tembus Rp2,2 T, Empat Saham Prajogo Dilepas Asing

Net Sell Tembus Rp2,2 T, Empat Saham Prajogo Dilepas Asing

May 26, 2026
Empat Saham Prajogo Dilepas Asing, Net Sell Tembus Rp2,2 T

Empat Saham Prajogo Dilepas Asing, Net Sell Tembus Rp2,2 T

May 26, 2026
BEI Upayakan Emiten RI Kembali Masuk Indeks Bergengsi Global

BEI Upayakan Emiten RI Kembali Masuk Indeks Bergengsi Global

May 25, 2026
Dicecar Terkait Kepemilikan Saham BAPA, Belvin Tannadi Buka Suara

Dicecar Terkait Kepemilikan Saham BAPA, Belvin Tannadi Buka Suara

May 25, 2026
Nilai Tukar Rupiah Rekor Terendah Baru, Dolar AS Tembus Rp17.730

Nilai Tukar Rupiah Rekor Terendah Baru, Dolar AS Tembus Rp17.730

May 25, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, May 26, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Kenapa Asing Net Sell Rp 2,1 T, tapi IHSG Tetap Hijau?

2 hours ago
in Market
Kenapa Asing Net Sell Rp 2,1 T, tapi IHSG Tetap Hijau?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat pada perdagangan Senin (25/5/2026), meski investor asing kembali melakukan aksi jual jumbo di pasar saham domestik.

IHSG ditutup naik 44,30 poin atau 0,72% ke level 6.206,35. Sebanyak 470 saham menguat, 236 melemah, dan 114 bergerak stagnan.

Padahal, berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mencatatkan net sell mencapai Rp2,22 triliun di seluruh pasar. Nilai jual asing tercatat Rp7,53 triliun, lebih besar dibandingkan nilai belinya sebesar Rp5,31 triliun.

Tekanan jual asing terjadi di tengah sentimen rebalancing indeks MSCI dan pelemahan rupiah yang masih membayangi aset-aset emerging market, termasuk Indonesia.

Namun menariknya, derasnya arus keluar dana asing tidak membuat IHSG tumbang. Aksi jual investor global justru langsung diserap oleh pelaku domestik, terutama di saham-saham big caps dan saham konglomerasi.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi saham dengan net sell asing terbesar mencapai Rp248,6 miliar. Di sisi lain BMRI menjadi saham paling banyak diserap investor domestik di harga atas. BMRI pun menutup perdagangan dengan kenaikan 2,43%.

Selain itu, asing juga ramai melepas PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp226,2 miliar. Cerita yang sama juga terjadi di AMMN. Investor domestik menyerap buangan asing dan mengerek saham emiten terafiliasi Salim tersebut sebesar 8,62%.

Tekanan juga terlihat pada sejumlah saham Grup Prajogo Pangestu seperti PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), hingga PT Barito Pacific Tbk (BRPT).

Akan tetapi tekanan jual asing di emiten Prajogo membuat harga saham-saham tersebut ambruk. Pasalnya investor domestik enggan menampung saham Prajogo di harga atas.

Di sisi lain, saham-saham bank jumbo tetap menjadi penopang utama indeks. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan BMRI tercatat menjadi penggerak terbesar penguatan IHSG.

BBRI bahkan menjadi saham dengan net buy asing terbesar mencapai Rp114,2 miliar, disusul PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp112,2 miliar dan BBCA Rp64,6 miliar.

Sementara itu, secara teknikal, IHSG juga mulai menunjukkan indikasi meredanya tekanan jual setelah sebelumnya terkoreksi sangat dalam dari area puncak 9.100-an hingga sempat menyentuh area 5.900. Dalam beberapa sesi terakhir, indeks mulai bergerak lebih stabil dan mencoba membentuk area konsolidasi baru di kisaran 6.000-6.300.

Meski demikian, tren jangka menengah IHSG masih cenderung bearish karena pola lower high dan lower low masih mendominasi pergerakan indeks. Artinya, penguatan saat ini masih lebih mencerminkan rebound teknikal dibandingkan pembalikan arah tren secara penuh.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BP BUMN Mau Pangkas 48 Anak Usaha Telkom

BP BUMN Mau Pangkas 48 Anak Usaha Telkom

May 26, 2026
IHSG Dibuka Merah Jelang Libur Panjang, Pasar Wait and See

IHSG Dibuka Merah Jelang Libur Panjang, Pasar Wait and See

May 26, 2026
Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertengger di Rp17.730 Pagi Ini

Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertengger di Rp17.730 Pagi Ini

May 26, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .