• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News! Rupiah Dibuka Anjlok, Dolar AS Tembus Rp17.800

Breaking News! Rupiah Dibuka Anjlok, Dolar AS Tembus Rp17.800

May 29, 2026
Komisaris Bank Jadi Tersangka, Diduga Salurkan Kredit Fiktif Rp14,8 M

Komisaris Bank Jadi Tersangka, Diduga Salurkan Kredit Fiktif Rp14,8 M

July 3, 2026
OJK Perketat Aturan BPR, Modal di Bawah Rp6 M Terancam Kena Sanksi

OJK Perketat Aturan BPR, Modal di Bawah Rp6 M Terancam Kena Sanksi

July 3, 2026
Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Mau Beli Saham PT AMP Rp 1,4 Triliun

Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Mau Beli Saham PT AMP Rp 1,4 Triliun

July 3, 2026
Investor ‘The Big Short’ Pasang Taruhan Besar Lawan Tesla-Nvidia

Investor ‘The Big Short’ Pasang Taruhan Besar Lawan Tesla-Nvidia

July 3, 2026
Mandiri Jogja Marathon Dongkrak Belanja Warga DIY 7,4%

Mandiri Jogja Marathon Dongkrak Belanja Warga DIY 7,4%

July 3, 2026
Bos BRI (BBRI) Ungkap Jurus Transformasi Menyeluruh

Bos BRI (BBRI) Ungkap Jurus Transformasi Menyeluruh

July 3, 2026
Tiga Bulan Menjabat Jadi Dirut PT Pos, Ini Temuan Daud Joseph

Tiga Bulan Menjabat Jadi Dirut PT Pos, Ini Temuan Daud Joseph

July 3, 2026
Masuk Era Baru, ETF Emas Segera Hadir di Pasar Modal Indonesia

Masuk Era Baru, ETF Emas Segera Hadir di Pasar Modal Indonesia

July 3, 2026
Volume Pasar Belum Balik, IHSG Sudah Tancap Gas Naik 2,28%

Volume Pasar Belum Balik, IHSG Sudah Tancap Gas Naik 2,28%

July 3, 2026
Analis Buka-Bukaan Soal Prospek Saham ANTM, Target Segini!

Analis Buka-Bukaan Soal Prospek Saham ANTM, Target Segini!

July 3, 2026
Menguat Lebih Dari 2% di Akhir Pekan, IHSG Melaju ke 5.800-an

Menguat Lebih Dari 2% di Akhir Pekan, IHSG Melaju ke 5.800-an

July 3, 2026
BEI Lelang 11 Saham Bursa Bulan Depan, Ini Syarat Pesertanya

BEI Lelang 11 Saham Bursa Bulan Depan, Ini Syarat Pesertanya

July 3, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, July 3, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Breaking News! Rupiah Dibuka Anjlok, Dolar AS Tembus Rp17.800

1 month ago
in ENTREPRENEUR
Breaking News! Rupiah Dibuka Anjlok, Dolar AS Tembus Rp17.800
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah membuka perdagangan setelah libur Idul Adha dengan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (29/5/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda dibuka di posisi Rp17.800/US$ atau terdepresiasi 0,14%.

Pelemahan ini melanjutkan tekanan rupiah pada perdagangan terakhir sebelum libur. Pada Selasa (26/5/2026), rupiah ditutup melemah 0,25% ke level Rp17.775/US$. Posisi tersebut menjadi level penutupan terlemah sepanjang masa rupiah terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau bergerak stabil. Per pukul 09.00 WIB, DXY berada di kisaran 98,974, setelah ditutup melemah 0,19% pada perdagangan sebelumnya.


Pergerakan rupiah pada perdagangan terakhir pekan ini masih akan dipengaruhi oleh dinamika dolar AS di pasar global.

Dolar AS melemah di pasar global setelah muncul laporan bahwa AS dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata. Meski demikian, sejumlah laporan serupa dalam tiga bulan terakhir belum benar-benar mengakhiri perang.

Dalam beberapa pekan terakhir, pergerakan dolar AS banyak dipengaruhi oleh perkembangan konflik di Timur Tengah. Dolar cenderung menguat saat pasar melihat konflik berpotensi berkepanjangan, dan melemah ketika muncul sinyal menuju deeskalasi.

Berdasarkan sejumlah sumber, kesepakatan terbaru disebut akan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari. Kesepakatan itu juga memungkinkan lalu lintas kembali mengalir melalui Selat Hormuz.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai level rupiah yang berada di sekitar Rp17.800/US$ tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia.

“Sebetulnya gak masuk akal,” ungkap Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Kemenkeu, Rabu (27/5/2026).

Menurut Purbaya, fundamental ekonomi Indonesia masih ditopang oleh pertumbuhan ekonomi di atas 5%, inflasi yang terjaga sesuai sasaran, serta defisit transaksi berjalan yang masih terkendali. Namun, penguatan dolar AS akibat ketidakpastian global membuat rupiah dan banyak mata uang negara lain ikut tertekan.

Pemerintah dan Bank Indonesia juga telah mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk menahan laju pelemahan rupiah, termasuk upaya mengendalikan pasokan dolar AS di dalam negeri.

Purbaya menyebut ke depan pemerintah masih akan mengambil langkah tambahan untuk membantu penguatan rupiah. Ia juga melihat aktivitas investor asing yang mulai masuk ke pasar domestik sebagai modal untuk menjaga kepercayaan investor terhadap Indonesia.

Pemerintah dan Bank Indonesia juga telah mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk menahan laju pelemahan rupiah, termasuk upaya mengendalikan pasokan dolar AS di dalam negeri.

Purbaya menyebut ke depan pemerintah masih akan mengambil langkah tambahan untuk membantu penguatan rupiah. Ia juga melihat aktivitas investor asing yang mulai masuk ke pasar domestik sebagai modal untuk menjaga kepercayaan investor terhadap Indonesia.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Komisaris Bank Jadi Tersangka, Diduga Salurkan Kredit Fiktif Rp14,8 M

Komisaris Bank Jadi Tersangka, Diduga Salurkan Kredit Fiktif Rp14,8 M

July 3, 2026
OJK Perketat Aturan BPR, Modal di Bawah Rp6 M Terancam Kena Sanksi

OJK Perketat Aturan BPR, Modal di Bawah Rp6 M Terancam Kena Sanksi

July 3, 2026
Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Mau Beli Saham PT AMP Rp 1,4 Triliun

Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Mau Beli Saham PT AMP Rp 1,4 Triliun

July 3, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .