• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Melemah 0,42%, Dolar AS Parkir di Rp17.775

Rupiah Ditutup Melemah 0,42%, Dolar AS Parkir di Rp17.775

June 19, 2026
Laba Pupuk Indonesia Melejit 230%, Dony Oskaria: Berkat Transformasi

Laba Pupuk Indonesia Melejit 230%, Dony Oskaria: Berkat Transformasi

June 19, 2026
Belum Ada Alasan MSCI Degradasi Indonesia ke Frontier Market

Belum Ada Alasan MSCI Degradasi Indonesia ke Frontier Market

June 19, 2026
Video:Harga Solar Naik & Rupiah Melemah, Pengusaha Konstruksi Menjerit

Video:Harga Solar Naik & Rupiah Melemah, Pengusaha Konstruksi Menjerit

June 19, 2026
Manfaatkan Suku Bunga Tinggi, Arus Dana Lari ke Instrumen Mana?

Manfaatkan Suku Bunga Tinggi, Arus Dana Lari ke Instrumen Mana?

June 19, 2026
Disorot MSCI, BEI Perketat Pengawasan Manipulasi Saham

Disorot MSCI, BEI Perketat Pengawasan Manipulasi Saham

June 19, 2026
Ada Catatan, tapi Banyak Positif

Ada Catatan, tapi Banyak Positif

June 19, 2026
Raksasa Perbankan RI Dapat Tugas dari Prabowo

Raksasa Perbankan RI Dapat Tugas dari Prabowo

June 19, 2026
IHSG Berayun Tajam Usai Review MSCI, Bertahan di Level 6.100-an

IHSG Berayun Tajam Usai Review MSCI, Bertahan di Level 6.100-an

June 19, 2026
MDKA Mau Private Placement, Keluarkan 2,44 Miliar Saham Baru

MDKA Mau Private Placement, Keluarkan 2,44 Miliar Saham Baru

June 19, 2026
Kebakaran Melanda SD di Ibu Kota, 300 Siswa dan Guru Dievakuasi

Kebakaran Melanda SD di Ibu Kota, 300 Siswa dan Guru Dievakuasi

June 19, 2026
NELY Berhentikan Sementara Eduard Halomoan dari Kursi Direktur

NELY Berhentikan Sementara Eduard Halomoan dari Kursi Direktur

June 19, 2026
IPO Anak Usaha Prodia, Separuh Dana Segar Dipakai Bayar Utang

IPO Anak Usaha Prodia, Separuh Dana Segar Dipakai Bayar Utang

June 19, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, June 19, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Ditutup Melemah 0,42%, Dolar AS Parkir di Rp17.775

6 hours ago
in Lifestyle
Rupiah Ditutup Melemah 0,42%, Dolar AS Parkir di Rp17.775
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah harus mengakhiri perdagangan terakhir pekan ini dengan melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (19/6/2026). Pelemahan terjadi seiring menguatnya dolar AS di pasar global.

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda ditutup di posisi Rp17.775/US$ atau terdepresiasi sebesar 0,42%.

Posisi ini sekaligus membalikkan keadaan pada perdagangan sebelumnya. Pada Kamis (18/6/2026), rupiah berhasil ditutup menguat 0,17% ke level Rp17.700/US$ setelah Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah sudah berada di zona merah sejak pembukaan. Mata uang Garuda dibuka melemah 0,73% ke level Rp17.830/US$.

Tekanan bahkan sempat lebih dalam ketika rupiah menyentuh level terlemah hari ini di Rp17.850/US$. Namun, tekanan tersebut sedikit mereda menjelang akhir perdagangan hingga rupiah ditutup di level Rp17.775/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,06% ke level 100,90.

Penguatan tersebut melanjutkan tren positif pada perdagangan sebelumnya, ketika DXY menguat tajam 0,76%.


Tekanan terhadap rupiah hari ini masih dipengaruhi oleh penguatan dolar AS di pasar global. Menguatnya indeks dolar AS menunjukkan pelaku pasar masih memburu aset berdenominasi dolar AS. Kondisi ini pada akhirnya membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi lebih terbatas.

Dolar AS bergerak kuat setelah pelaku pasar terus mencerna hasil rapat bank sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) pada Rabu waktu setempat. Rapat tersebut menjadi pertemuan pertama The Fed di bawah kepemimpinan Kevin Warsh.

Komentar Warsh yang cenderung singkat, ditambah proyeksi terbaru The Fed mengenai arah suku bunga, memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga AS masih berpeluang naik pada tahun ini. Ekspektasi tersebut turut mendorong dolar AS ke level tertinggi dalam lebih dari setahun.

Padahal dari dalam negeri, BI baru saja menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Kamis (18/6/2026). Dalam rapat tersebut, BI kembali menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75%.

Kenaikan ini menjadi langkah lanjutan BI untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah. Selain itu, kebijakan tersebut juga menjadi langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan pemerintah.

Selain menaikkan suku bunga, BI juga kembali memperketat aturan pembelian valuta asing terhadap rupiah.

BI memangkas batas pembelian tunai valuta asing terhadap rupiah tanpa underlying menjadi US$10.000 per pelaku per bulan. Kebijakan tersebut akan mulai berlaku pada 1 Juli 2026.

“Kami lakukan untuk menegakkan tata kelola aturan yang ada. Pembelian dolar, khususnya di atas US$10.000 harus ada underlying,” kata Deputi Gubernur BI Destry Damayanti dalam konferensi pers, Kamis (18/6/2026).

Sebelumnya, BI telah menurunkan threshold atau batas pembelian dolar tanpa underlying menjadi US$25.000 per orang per bulan. Kini, batas tersebut kembali diturunkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kebijakan pendalaman Pasar Uang dan Pasar Valas (PUVA) agar semakin maju, efisien, dan pruden.

Langkah ini juga ditujukan untuk menjaga daya tarik investasi asing dan meningkatkan efektivitas kebijakan moneter, termasuk dalam stabilisasi nilai tukar rupiah.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba Pupuk Indonesia Melejit 230%, Dony Oskaria: Berkat Transformasi

Laba Pupuk Indonesia Melejit 230%, Dony Oskaria: Berkat Transformasi

June 19, 2026
Belum Ada Alasan MSCI Degradasi Indonesia ke Frontier Market

Belum Ada Alasan MSCI Degradasi Indonesia ke Frontier Market

June 19, 2026
Video:Harga Solar Naik & Rupiah Melemah, Pengusaha Konstruksi Menjerit

Video:Harga Solar Naik & Rupiah Melemah, Pengusaha Konstruksi Menjerit

June 19, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .