• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
SRBI Sedot Rp105 Triliun Dana Asing, Efek BI Rate Bekerja!

SRBI Sedot Rp105 Triliun Dana Asing, Efek BI Rate Bekerja!

June 24, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 3% Lebih, 590 Saham Merah

Breaking! IHSG Anjlok 3% Lebih, 590 Saham Merah

June 24, 2026
Usai Pengumuman MSCI, Kenapa IHSG & Rupiah Kompak Melemah?

Usai Pengumuman MSCI, Kenapa IHSG & Rupiah Kompak Melemah?

June 24, 2026
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Loyo, Dolar AS Kini Naik ke Rp17.925

Nilai Tukar Rupiah Ditutup Loyo, Dolar AS Kini Naik ke Rp17.925

June 24, 2026
Selat Hormuz Ditutup Hampir 3 Bulan, Segini Dampaknya ke Ekonomi RI

Selat Hormuz Ditutup Hampir 3 Bulan, Segini Dampaknya ke Ekonomi RI

June 24, 2026
Asing Net Sell Jumbo Pasca Pengumuman MSCI

Asing Net Sell Jumbo Pasca Pengumuman MSCI

June 24, 2026
SUNI & RAJA Bagi Dividen, BBTN Mau Buyback Saham

SUNI & RAJA Bagi Dividen, BBTN Mau Buyback Saham

June 24, 2026
Bos LPS Prediksi Kebutuhan Dana Penjaminan Bank Tahun Ini Rp1,18 T

Bos LPS Prediksi Kebutuhan Dana Penjaminan Bank Tahun Ini Rp1,18 T

June 24, 2026
Eksportir Ramai-Ramai Tukar Dolar ke Rupiah, Aturan Baru DHE Ampuh

Eksportir Ramai-Ramai Tukar Dolar ke Rupiah, Aturan Baru DHE Ampuh

June 24, 2026
Gelar RUPS, MDKA Rombak Pengurus & Bagi Dividen Rp300 M

Gelar RUPS, MDKA Rombak Pengurus & Bagi Dividen Rp300 M

June 24, 2026
LUX Property Group Embraces Advanced Waterproofing Technology to Enhance Building Quality in Bali and Lombok

LUX Property Group Embraces Advanced Waterproofing Technology to Enhance Building Quality in Bali and Lombok

June 24, 2026
TUGU Buka Suara Soal Konsolidasi Asuransi BUMN, Ini Updatenya

TUGU Buka Suara Soal Konsolidasi Asuransi BUMN, Ini Updatenya

June 24, 2026
Perang di Timur Tengah Berkah Buat ‘Harta Karun’ RI, Loh Kok Bisa?

Perang di Timur Tengah Berkah Buat ‘Harta Karun’ RI, Loh Kok Bisa?

June 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, June 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

SRBI Sedot Rp105 Triliun Dana Asing, Efek BI Rate Bekerja!

3 hours ago
in Market
SRBI Sedot Rp105 Triliun Dana Asing, Efek BI Rate Bekerja!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Upaya Bank Indonesia (BI) dalam menarik investor asing menaruh modalnya di Indonesia telah menunjukkan hasilnya.

Deputi Gubernur Senior BI mengungkapkan bahwa aliran modal asing masuk mulai membanjiri instrumen keuangan Indonesia melalui Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga NEgara (SBN).

“Sampai Juni ini, kita sudah melihat inflow masuk, apakah itu di SBN sudah mulai masuk per Juni ini net inflownya. Kemudian di SRBI sendiri, yaitu sertifikat Rupiah Bank Indonesia yang kami issue itu, itu sudah di atas 103 triliun masuk, sekitar Rp103-105 triliun itu di posisi bulan Juni,” ujar Destry kepada CNBC Indonesia, dikutip Rabu (23/6/2026).

Investor dunia saat ini memilih instrumen yang lebih aman seperti dolar Amerika Serikat di tengah kondisi ekonomi dunia yang diperkirakan melambat akibat perang di Timur Tengah.

Fenomena yang disebut dengan fly to quality tersebut menyebabkan aliran dana asing di negara emerging market menguap, termasuk di Indonesia.

“Kita menghadapi situasi di mana fly to quality itu akan terjadi ke US dollar capital outflow juga akan terjadi dan itu sudah kita alami,” ujar Destry.

Perang antara AS dan Israel dengan Iran ditutupnya selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak dunia, buntut perang di Timur Tengah. Akibatnya harga minyak mentah dunia melonjak hingga tembus US$100 per barel dan inflasi dunia diperkirakan akan meningkat.

Lebih jauh, dampak dari kejadian tersebut adalah suku bunga yang akan tinggi di global, yield dari instrumen obligasi mereka akan tinggi, dan juga akan menghadapi tekanan inflasi yang tinggi.

Akibatnya investor beralih kepada instrumen yang mereka anggap aman seperti menyimpan kas di negara maju seperti Amerika Serikat dalam bentuk dolar.

Sehingga mendorong dolar AS menguat yang tercermin dari indeks DXY, dolar indeks terhadap mata uang utama negara lain, terus mengalami peningkatan, bahkan terakhir sudah di atas 100 lebih.

Akibatnya adalah melemahnya mata uang di berbagai negara di dunia, termasuk dengan rupiah di Indonesia.

BI sendiri, kata Destry, sudah merespon hal tersebut dengan memberikan yield yang menarik ditambah lagi juga tentunya dengan insentif diberikan kepada investor yang mau masuk ke Indonesia, khususnya terkait dengan portofolio investment.

“Kebijakan yang kami lakukan dengan menaikkan suku bunga itu sebenarnya adalah satu memang itu untuk arah kita adalah bagaimana menjaga stabilitas dari rupiah dalam hal ini adalah nilai tukar rupiah,” ujar Destry.

Bank Indonesia berharap dengan suku bunga yang meningkat, itu akan meningkatkan daya tarik dari instrumen rupiah bagi investor asing.

Pasalnya investor asing melihat dalam situasi seperti ini persepsi risiko, risk premium itu akan meningkat.

“Oleh karena itu, mereka kalau mau investasi di negara tersebut, mereka pasti akan minta earnings yang lebih baik, return yang lebih baik. Ini kita cerminkan di suku bunga yang meningkat, sehingga kita berharap inflow itu akan masuk.”

Berdasarkan data BI, per 17 Juni 2026 bunga SRBI untuk tenor 6 bulan adalah 7,12%-8,00%, tenor 9 bulan sebesar 7,33%-8,10%, dan tenor 12 bulan sebesar 7,39%-8,25%.

(haa/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking! IHSG Anjlok 3% Lebih, 590 Saham Merah

Breaking! IHSG Anjlok 3% Lebih, 590 Saham Merah

June 24, 2026
Usai Pengumuman MSCI, Kenapa IHSG & Rupiah Kompak Melemah?

Usai Pengumuman MSCI, Kenapa IHSG & Rupiah Kompak Melemah?

June 24, 2026
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Loyo, Dolar AS Kini Naik ke Rp17.925

Nilai Tukar Rupiah Ditutup Loyo, Dolar AS Kini Naik ke Rp17.925

June 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .