• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Selat Hormuz Ditutup Hampir 3 Bulan, Segini Dampaknya ke Ekonomi RI

Selat Hormuz Ditutup Hampir 3 Bulan, Segini Dampaknya ke Ekonomi RI

June 24, 2026
Ada Transaksi Jumbo Rp18,27 T di ARCI, Pengendali Baru Masuk

Ada Transaksi Jumbo Rp18,27 T di ARCI, Pengendali Baru Masuk

June 24, 2026
Purbaya Tegaskan Kemenkeu Belum Berencana Beli Saham BEI

Purbaya Tegaskan Kemenkeu Belum Berencana Beli Saham BEI

June 24, 2026
IHSG Ambruk 3,56% Usai Pengumuman MSCI

IHSG Ambruk 3,56% Usai Pengumuman MSCI

June 24, 2026
6 Emiten Siap IPO, Yakin Minta Investasi Bursa Saham Meningkat?

6 Emiten Siap IPO, Yakin Minta Investasi Bursa Saham Meningkat?

June 24, 2026
LPS Targetkan Masyarakat Tanpa Rekening Bank Turun Jadi 13 Juta Orang

LPS Targetkan Masyarakat Tanpa Rekening Bank Turun Jadi 13 Juta Orang

June 24, 2026
Evaluasi per 3 Bulan Tak Masalah

Evaluasi per 3 Bulan Tak Masalah

June 24, 2026
Investor Minta Otoritas Serius Tangani Isu Pasar Keuangan RI

Investor Minta Otoritas Serius Tangani Isu Pasar Keuangan RI

June 24, 2026
Dony Oskaria Ungkap Hasil Transformasi Pupuk Indonesia, Ini Buktinya

Dony Oskaria Ungkap Hasil Transformasi Pupuk Indonesia, Ini Buktinya

June 24, 2026
Bos Sekuritas Ungkap Efek Kebijakan MSCI ke Bursa Saham RI

Bos Sekuritas Ungkap Efek Kebijakan MSCI ke Bursa Saham RI

June 24, 2026
Terungkap! Ini Daftar ‘Jamu Manis’ BI Buat Dorong Ekonomi RI Tumbuh

Terungkap! Ini Daftar ‘Jamu Manis’ BI Buat Dorong Ekonomi RI Tumbuh

June 24, 2026
Pecahan Rp2.000-Rp20.000 Mulai Tergusur QRIS dan E-Wallet

Pecahan Rp2.000-Rp20.000 Mulai Tergusur QRIS dan E-Wallet

June 24, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 3% Lebih, 590 Saham Merah

Breaking! IHSG Anjlok 3% Lebih, 590 Saham Merah

June 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, June 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Selat Hormuz Ditutup Hampir 3 Bulan, Segini Dampaknya ke Ekonomi RI

3 hours ago
in Lifestyle
Selat Hormuz Ditutup Hampir 3 Bulan, Segini Dampaknya ke Ekonomi RI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti membeberkan rambatan ditutupnya Selat Hormuz dapat dirasakan Indonesia melalui tiga jalur.

“Pertama adalah tentu yang sekarang kita hadapi ini adalah jalur komoditi di mana adanya permasalahan di Middle East dia akhirnya meningkatkan harga komoditi khususnya adalah minyak untuk sektor energi kita,” ujar Destry kepada CNBC Indonesia dikutip Rabu (24/6/2026).

Imbas kenaikan harga energi tersebut adalah harga bahan bakar minyak yang ikut terkerek di berbagai negara. Indonesia juga mengalaminya terlihat dari harga BBM non subsidi yang juga ikut naik.

Ujung dari efek kenaikan harga energi tersebut adalah juga meningkatnya inflasi di berbagai negara.

“Di negara lain mereka sudah mulai menaikannya lama sehingga terkait dengan dampak inflasi segala macam kita melihat semua negara juga sudah mengalami tekanan ke atas (inflasi),” ujarnya.

Meskipun demikian, Destry mengatakan bahwa akibat perang yang terjadi harga minyak mentah dunia ikut naik dan mengerek komoditas lain seperti batu bara dan CPO.

“Nah memang tadi pertama karena harga komoditi naik tapi sebenarnya juga harga komoditi ini diimbangi dengan komoditi lain yang naik juga. Misalnya batubara,” ujar Destry.

Deputi Gubernur Senior BI itu mengatakan bahwa Indonesia mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga komoditas batu bara karena merupakan salah satu produsen terbesar di dunia.

Akibat harga minyak yang naik, Destry mengungkapkan ada potensi shifting energi ke batu bara yang relatif lebih murah, sehingga permintaan akan batu bara juga akan meningkat. Indonesia pun akan diuntungkan dari skenario tersebut.

“Tentunya ini bisa kita manfaatkan dengan pertama dengan adanya kenaikan harga energi kemudian mendorong naiknya batubara karena banyak negara beralih kembali ke batubara,” ujar Destry.

Batu bara asal Indonesia sendiri dikatakan Destry bisa menjadi kompetitif bagi negara lain di tengah pelemahan nilai tukar rupiah.

“Nah ini juga tentunya bisa menjadi peluang untuk Indonesia karena di satu sisi juga dengan rupiah ada depresiasi rupiah ini juga membuat batubara kita itu menjadi lebih kompetitif,” ucapnya.

Begitu juga dengan minyak kelapa sawit, di mana Indonesia adalah salah satu penghasil terbesar di dunia.

Sementara jalur rambatan kedua adalah melalui keuangan dengan suasana bank sentral di berbagai belahan dunia adalah menahan suku bunga tinggi lebih lama dan hawkish.

“Nah itu jalur keuangan yang memang akhirnya kita juga terpengaruh jadi kita juga bisa naik (suku bunga), higher for longer,” ucapnya.

BI sendiri telah menaikkan suku bunga sebanyak 100 basis poin dalam satu bulan terakhir menjadi 5,75%. Kenaikan ini adalah upaya untuk menjaga stabilitas moneter di dalam negeri dari rambatan ketidakpastian ekonomi global.

“Kenapa akhirnya kita menaikkan suku bunga itu karena kita harus meningkatkan suku bunga untuk menjaga daya tahan dari aset-aset keuangan kita.”

Kemudian, jalur ketiga adalah perdagangan yang terkait dengan disrupsi rantai pasokan dalam perdagangan dunia.

Destry mengingatkan efek dari jalur perdagangan ini akan bermuara ke inflasi karena tingginya biaya barang. “Jadi itu juga tentunya menjadi kewaspadaan buat kita karena nanti ini pasti akan tercermin juga di inflasi,” ucapnya.

Efek tersebut yang kemudian juga menjadi alasan bank sentral untuk menaikkan suku bunga dalam rangka menjaga inflasi dalam range target 2,5% plus minus 1%.

“Oleh karena itu kenapa kita juga kemarin naikkan suku bunga. Kita juga tentunya forward looking supaya kita bisa menjaga inflasi kita yang kita targetkan dua setengah plus minus satu persen itu bisa tetap dalam range itu,” ujarnya.

(ras/mij)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ada Transaksi Jumbo Rp18,27 T di ARCI, Pengendali Baru Masuk

Ada Transaksi Jumbo Rp18,27 T di ARCI, Pengendali Baru Masuk

June 24, 2026
Purbaya Tegaskan Kemenkeu Belum Berencana Beli Saham BEI

Purbaya Tegaskan Kemenkeu Belum Berencana Beli Saham BEI

June 24, 2026
IHSG Ambruk 3,56% Usai Pengumuman MSCI

IHSG Ambruk 3,56% Usai Pengumuman MSCI

June 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .