• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pecahan Rp2.000-Rp20.000 Mulai Tergusur QRIS dan E-Wallet

Pecahan Rp2.000-Rp20.000 Mulai Tergusur QRIS dan E-Wallet

June 24, 2026
Jadi Sorotan MSCI, Ini 13 Saham HSC Terbaru

Jadi Sorotan MSCI, Ini 13 Saham HSC Terbaru

June 24, 2026
Ada Transaksi Jumbo Rp18,27 T di ARCI, Pengendali Baru Masuk

Ada Transaksi Jumbo Rp18,27 T di ARCI, Pengendali Baru Masuk

June 24, 2026
Purbaya Tegaskan Kemenkeu Belum Berencana Beli Saham BEI

Purbaya Tegaskan Kemenkeu Belum Berencana Beli Saham BEI

June 24, 2026
IHSG Ambruk 3,56% Usai Pengumuman MSCI

IHSG Ambruk 3,56% Usai Pengumuman MSCI

June 24, 2026
6 Emiten Siap IPO, Yakin Minta Investasi Bursa Saham Meningkat?

6 Emiten Siap IPO, Yakin Minta Investasi Bursa Saham Meningkat?

June 24, 2026
LPS Targetkan Masyarakat Tanpa Rekening Bank Turun Jadi 13 Juta Orang

LPS Targetkan Masyarakat Tanpa Rekening Bank Turun Jadi 13 Juta Orang

June 24, 2026
Evaluasi per 3 Bulan Tak Masalah

Evaluasi per 3 Bulan Tak Masalah

June 24, 2026
Investor Minta Otoritas Serius Tangani Isu Pasar Keuangan RI

Investor Minta Otoritas Serius Tangani Isu Pasar Keuangan RI

June 24, 2026
Dony Oskaria Ungkap Hasil Transformasi Pupuk Indonesia, Ini Buktinya

Dony Oskaria Ungkap Hasil Transformasi Pupuk Indonesia, Ini Buktinya

June 24, 2026
Bos Sekuritas Ungkap Efek Kebijakan MSCI ke Bursa Saham RI

Bos Sekuritas Ungkap Efek Kebijakan MSCI ke Bursa Saham RI

June 24, 2026
Terungkap! Ini Daftar ‘Jamu Manis’ BI Buat Dorong Ekonomi RI Tumbuh

Terungkap! Ini Daftar ‘Jamu Manis’ BI Buat Dorong Ekonomi RI Tumbuh

June 24, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 3% Lebih, 590 Saham Merah

Breaking! IHSG Anjlok 3% Lebih, 590 Saham Merah

June 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, June 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Pecahan Rp2.000-Rp20.000 Mulai Tergusur QRIS dan E-Wallet

3 hours ago
in Lifestyle
Pecahan Rp2.000-Rp20.000 Mulai Tergusur QRIS dan E-Wallet
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Penggunaan uang tunai di Indonesia mulai tergerus seiring pesatnya pertumbuhan transaksi digital melalui uang elektronik, QRIS, hingga dompet digital (e-wallet).

Temuan tersebut diungkap dalam riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) bertajuk How E-Money is Changing the Demand for Cash in Indonesia: Economic Modelling.

Dalam riset tersebut, LPEM FEB UI menemukan bahwa penggunaan uang kartal, khususnya pecahan kecil hingga menengah, mengalami penurunan signifikan sejak masyarakat semakin masif menggunakan instrumen pembayaran digital.

“Kami meneliti heterogenitas di berbagai denominasi uang kertas untuk mengidentifikasi mekanisme yang mendasarinya. Efek substitusi atau penggantian terkuat diamati pada uang kertas denominasi kecil hingga menengah, yakni pecahan Rp2.000 hingga Rp20.000,” tulis LPEM FEB UI dalam risetnya yang susun oleh Jahen F. Rezki dan rekan, dikutip Rabu (24/6/2026).

Menurut riset tersebut, pecahan Rp2.000 hingga Rp20.000 selama ini banyak digunakan untuk transaksi sehari-hari seperti transportasi, pembelian makanan, layanan pengantaran daring, hingga transaksi ritel bernilai kecil.

Namun, kehadiran uang elektronik dan pembayaran berbasis QRIS membuat fungsi uang pecahan tersebut perlahan mulai tergantikan.

“Pecahan tersebut umumnya digunakan untuk transaksi sehari-hari seperti transportasi, pembelian makanan, pengiriman online, dan pembayaran ritel kecil,” tulis laporan tersebut.

Sementara itu, dampak digitalisasi pembayaran terhadap uang pecahan besar relatif lebih terbatas. Riset menunjukkan uang kertas pecahan Rp50.000 dan Rp100.000 masih banyak digunakan untuk transaksi bernilai besar maupun disimpan sebagai cadangan dana oleh masyarakat.

“Sebaliknya, efek pergeseran lebih lemah untuk uang kertas denominasi tinggi (Rp50.000 dan Rp100.000), yang lebih cenderung disimpan untuk tujuan berjaga-jaga atau digunakan dalam transaksi besar dan informal,” tulis LPEM FEB UI.

Temuan serupa juga terlihat pada uang logam. Peneliti tidak menemukan bukti yang signifikan bahwa uang logam mulai ditinggalkan masyarakat.

“Kami juga tidak menemukan efek penggantian yang signifikan secara statistik pada uang pecahan logam, yang tetap dianggap penting untuk transaksi bernilai sangat rendah dan untuk memberikan kembalian,” lanjut laporan tersebut.

LPEM FEB UI menilai pergeseran dari pembayaran tunai ke pembayaran digital membawa konsekuensi penting bagi otoritas moneter. Perubahan pola transaksi masyarakat berpotensi memengaruhi permintaan uang kartal dan pengelolaan jumlah uang beredar di perekonomian.

Meski demikian, riset tersebut mencatat perdebatan mengenai masa depan uang tunai masih berlangsung. Di satu sisi, pembayaran digital terbukti mampu menggantikan fungsi uang tunai dalam transaksi sehari-hari. Namun di sisi lain, uang fisik masih memiliki peran penting untuk transaksi tertentu, terutama transaksi bernilai sangat kecil.

“Dari sisi perilaku, fenomena ini membuktikan bahwa uang elektronik sukses menggeser uang tunai untuk belanja harian, tetapi belum banyak menyentuh transaksi mikro yang bernilai sangat kecil,” tulis LPEM FEB UI.

(haa/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Jadi Sorotan MSCI, Ini 13 Saham HSC Terbaru

Jadi Sorotan MSCI, Ini 13 Saham HSC Terbaru

June 24, 2026
Ada Transaksi Jumbo Rp18,27 T di ARCI, Pengendali Baru Masuk

Ada Transaksi Jumbo Rp18,27 T di ARCI, Pengendali Baru Masuk

June 24, 2026
Purbaya Tegaskan Kemenkeu Belum Berencana Beli Saham BEI

Purbaya Tegaskan Kemenkeu Belum Berencana Beli Saham BEI

June 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .