• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Masuk Penyelidikan Polri, OJK Ungkap Modus Penipuan Nonton Drama China

Masuk Penyelidikan Polri, OJK Ungkap Modus Penipuan Nonton Drama China

June 30, 2026
Kinerja Solid, Mitratel (MTEL) Tebar Dividen Rp2,08 Triliun

Kinerja Solid, Mitratel (MTEL) Tebar Dividen Rp2,08 Triliun

June 30, 2026
OJK Ungkap Masih Ada 61 Rencana IPO Senilai Rp 52,38 Triliun

OJK Ungkap Masih Ada 61 Rencana IPO Senilai Rp 52,38 Triliun

June 30, 2026
Lima Bank di Sumut Dilebur ke Satu Bank, Incar Perkuat UMKM

Lima Bank di Sumut Dilebur ke Satu Bank, Incar Perkuat UMKM

June 30, 2026
Ditinggal Mu’min Ali, Saham PANS Anjlok hingga ARB

Ditinggal Mu’min Ali, Saham PANS Anjlok hingga ARB

June 30, 2026
Kalau IHSG Merah Terus, Pasti Ada Salah

Kalau IHSG Merah Terus, Pasti Ada Salah

June 30, 2026
Tak Ada Lagi Ruang Manipulasi Harga Saham

Tak Ada Lagi Ruang Manipulasi Harga Saham

June 30, 2026
IHSG Tutup Juni dengan Anjlok 3%, Parkir di Level 5.600-an.

IHSG Tutup Juni dengan Anjlok 3%, Parkir di Level 5.600-an.

June 30, 2026
Ada yang Salah dengan IHSG

Ada yang Salah dengan IHSG

June 30, 2026
Video: Efek Risiko Inflasi Global

Video: Efek Risiko Inflasi Global

June 30, 2026
BUMI Lepas Kepemilikan Saham Citra Palu Mineral ke BRMS

BUMI Lepas Kepemilikan Saham Citra Palu Mineral ke BRMS

June 30, 2026
Perang Belum Usai, Seberapa Menarik Investasi Bursa Berjangka?

Perang Belum Usai, Seberapa Menarik Investasi Bursa Berjangka?

June 30, 2026
Video:Bos Sekuritas Bongkar Prospek IPO Saham di Tengah Tekanan Global

Video:Bos Sekuritas Bongkar Prospek IPO Saham di Tengah Tekanan Global

June 30, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, June 30, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Masuk Penyelidikan Polri, OJK Ungkap Modus Penipuan Nonton Drama China

13 hours ago
in Lifestyle
Masuk Penyelidikan Polri, OJK Ungkap Modus Penipuan Nonton Drama China
Share on FacebookShare on Twitter




Tangerang Selatan, CNBC Indonesia – Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) mengungkap modus penipuan keuangan dengan menonton drama China telah masuk ke tahap penyelidikan oleh aparat penegak hukum.

Sebelumnya, pada Mei 2026, Satgas PASTI telah menghentikan kegiatan lima entitas yang diduga melakukan penipuan dan investasi ilegal, yaitu CANTVR, YUDIA, Appeninc, VID, dan Sensenowai.

Sekretariat Satgas PASTI Hudiyanto mengatakan, kasus tersebut saat ini telah ditangani oleh salah satu kepolisian daerah (Polda) di Indonesia. Namun, jumlah korban maupun nilai kerugian yang ditimbulkan masih dalam proses perhitungan oleh pihak berwenang.

“Itu sudah penyelidikan di salah satu polda yang ada di daerah untuk korbannya, jumlah korbannya masih dalam perhitungan kerugiannya juga masih dalam perhitungan. Tapi sudah ditemukan penyelidikan oleh salah satu Polda yang ada di daerah,” ungkap Hudiyanto, dalam Journalist Class OJK, di Tangerang Selatan, Selasa, (30/6/2026).

Hudiyanto menjelaskan, pelaku menawarkan pekerjaan paruh waktu kepada masyarakat yang dikaitkan dengan aktivitas menonton drama China. Selain itu, korban juga ditawari skema pembelian hak cipta yang diklaim dapat memberikan bonus dan keuntungan tertentu di kemudian hari.

Masyarakat dijanjikan memperoleh pendapatan tambahan dari kepemilikan hak cipta tersebut. Keuntungan disebut akan diberikan berdasarkan jumlah penayangan konten yang telah dibeli hak ciptanya oleh peserta.

Satgas PASTI mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penawaran yang menjanjikan keuntungan mudah hanya dengan menonton tayangan digital. Masyarakat juga diminta berhati-hati apabila diminta melakukan deposit dana dengan iming-iming memperoleh pendapatan pasif dari aktivitas tersebut.

“Kalau memang dia itu kita mendepositkan untuk menonton saja itu cukup. Tapi ketika ternyata ada pendapatan lain yang bisa kita dapatkan, seolah-olah kita membeli hak ciptanya, kemudian kalau itu ditayangkan sejumlah berapa kali, nanti kita dapat keuntungan. Hati-hati terhadap modus-modus seperti itu,” kata Hudiyanto.

Ia menambahkan, skema tersebut kerap memanfaatkan ketertarikan masyarakat terhadap konten hiburan populer untuk menarik korban. Karena itu, masyarakat diminta lebih kritis terhadap tawaran investasi atau pekerjaan yang menjanjikan keuntungan tidak wajar tanpa risiko yang jelas.

Sebagai informasi, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono mengungkapkan, sejak 1 Januari hingga 20 Mei 2026, pihaknya telah menerima 17.105 pengaduan terkait entitas ilegal.

OJK melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) telah menindaklanjuti pengaduan tersebut dengan menghentikan 951 entitas pinjaman online ilegal, 8 penawaran investasi ilegal, dan 1 aktivitas keuangan ilegal lainnya di sejumlah situs dan aplikasi yang berpotensi merugikan masyarakat.

Ia mengungkapkan sepanjang periode Mei 2026, Satgas PASTI telah menghentikan kegiatan usaha dengan berbagai modus.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kinerja Solid, Mitratel (MTEL) Tebar Dividen Rp2,08 Triliun

Kinerja Solid, Mitratel (MTEL) Tebar Dividen Rp2,08 Triliun

June 30, 2026
OJK Ungkap Masih Ada 61 Rencana IPO Senilai Rp 52,38 Triliun

OJK Ungkap Masih Ada 61 Rencana IPO Senilai Rp 52,38 Triliun

June 30, 2026
Lima Bank di Sumut Dilebur ke Satu Bank, Incar Perkuat UMKM

Lima Bank di Sumut Dilebur ke Satu Bank, Incar Perkuat UMKM

June 30, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .