Jakarta, CNBC Indonesia- Bank raksasa asal Swiss, UBS, telah memangkas perkiraan harga emas akhir tahun 2026 dari USD 5.900 dolar menjadi USD 5.500 per troy ons. Alasan pemangkasan proyeksi harga emas itu adalah adanya risiko hambatan berkelanjutan, dari imbal hasil obligasi pemerintah yang tinggi, dan penguatan Dolar Amerika Serikat yang berkelanjutan.
Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Jumat, 03/27/2026) berikut ini.



















