• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Kematian Massal Melanda Jerman, 5 Ribu Tewas

Kematian Massal Melanda Jerman, 5 Ribu Tewas

July 10, 2026
Antar Anak Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB Imbau ASN WFA

Antar Anak Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB Imbau ASN WFA

July 10, 2026
DPR Khawatir Tambahan Layer CHT Guncang Industri Legal-Bebani Fiskal

DPR Khawatir Tambahan Layer CHT Guncang Industri Legal-Bebani Fiskal

July 10, 2026
5.300 Perusahaan Jepang Bangkrut, Rekor Tertinggi

5.300 Perusahaan Jepang Bangkrut, Rekor Tertinggi

July 10, 2026
TASPEN Salurkan Manfaat JKK & JKM Rp1,08 M ke Keluarga ASN di Riau

TASPEN Salurkan Manfaat JKK & JKM Rp1,08 M ke Keluarga ASN di Riau

July 10, 2026
Iran Serang Negara Arab sampai Rusia Kena

Iran Serang Negara Arab sampai Rusia Kena

July 10, 2026
Putin Tolak Nego Damai dengan Ukraina, Rencanakan Eskalasi Besar

Putin Tolak Nego Damai dengan Ukraina, Rencanakan Eskalasi Besar

July 10, 2026
Polisi Pamerkan Barang Bukti Dolar-Emas Jelang Konpers Kasus Korupsi

Polisi Pamerkan Barang Bukti Dolar-Emas Jelang Konpers Kasus Korupsi

July 10, 2026
Wow, China Sukses Uji Coba Sistem Tangkap Roket di Laut

Wow, China Sukses Uji Coba Sistem Tangkap Roket di Laut

July 10, 2026
Rupiah Menguat Lagi, Bisa Balik ke Kisaran Rp17.000?

Rupiah Menguat Lagi, Bisa Balik ke Kisaran Rp17.000?

July 10, 2026
KPK Sita Emas Hingga Dolar Dalam OTT Bupati Sukoharjo

KPK Sita Emas Hingga Dolar Dalam OTT Bupati Sukoharjo

July 10, 2026
RKAB Nikel Direlaksasi, Smelter Dipastikan Takkan Kekurangan Pasokan

RKAB Nikel Direlaksasi, Smelter Dipastikan Takkan Kekurangan Pasokan

July 10, 2026
Prabowo Geram, Sebut Banyak Penyusup yang Jadi Maling MBG!

Prabowo Geram, Sebut Banyak Penyusup yang Jadi Maling MBG!

July 10, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, July 10, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Kematian Massal Melanda Jerman, 5 Ribu Tewas

3 hours ago
in News
Kematian Massal Melanda Jerman, 5 Ribu Tewas
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah Jerman melalui lembaga kesehatan publik Robert Koch Institute (RKI) melaporkan estimasi mengejutkan sebanyak 5.120 kematian tragis akibat gelombang panas ekstrem sepanjang tahun ini. Lonjakan kematian massal tersebut sebagian besar terjadi pada akhir Juni ketika suhu rata-rata mingguan melonjak drastis hingga jauh melebihi 20 derajat Celsius.

Mengutip laporan Reuters, Jumat (10/07/2026), mayoritas korban jiwa yakni sekitar 4.270 kematian mendominasi kelompok lansia berusia 75 tahun ke atas dengan angka kematian wanita lebih tinggi akibat dominasi populasi usia senja. Kondisi di Jerman ini memperparah potret kelam di seluruh benua setelah Copernicus Climate Change Service Uni Eropa (UE) mengonfirmasi bahwa Eropa Barat baru saja melewati bulan Juni terpanas sepanjang sejarah dengan suhu rata-rata mencapai 20,74 derajat Celsius.

Otoritas nasional di negara tetangga seperti Prancis, Belgia, Spanyol, dan Belanda juga melaporkan lebih dari 4.700 kematian berlebih selama puncak gelombang panas yang berlangsung pada 20-28 Juni lalu. Berdasarkan data historis RKI, rekor angka kematian akibat cuaca panas tertinggi di Jerman dalam dekade terakhir sebelumnya pernah tercipta pada tahun 2018 dengan 8.400 kematian dan tahun 2019 dengan 6.900 kematian.

“Situasi panas saat ini tetap kompleks dan jelas bahwa kondisi fasilitas publik telah memicu kekhawatiran,” ungkap RKI dalam laporan mingguan resminya yang menyoroti lonjakan angka kematian lansia tersebut.

Ketatnya situasi ini memicu perdebatan sengit di parlemen Jerman setelah terungkap bahwa 120 orang tewas hanya dalam satu akhir pekan di kota Cologne pada 27-28 Juni, yang melonjak empat kali lipat dari angka kematian normal. Pemimpin partai Greens, Katharina Droege, langsung melayangkan kritik tajam dan menuduh Kanselir Friedrich Merz sama sekali belum memberikan pernyataan publik terkait bencana kemanusiaan ini.

Droege menuduh pemerintah sengaja memperlemah undang-undang perlindungan iklim demi menambal defisit anggaran negara dengan memangkas dana lingkungan hidup senilai miliaran euro dari Dana Iklim dan Transformasi (KTF). Langkah pemotongan anggaran tersebut dinilai sangat ironis mengingat Jerman awalnya telah mengalokasikan dana 8 miliar euro untuk mengejar target pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 65% pada tahun 2030, yang saat ini pencapaiannya baru menyentuh angka 48%.

“Sangat disayangkan, karena jika para ahli strategi pemerintah berhenti dan berpikir sejenak, mereka mungkin tidak akan membuat keputusan tidak bertanggung jawab yang mengorbankan dana perlindungan iklim,” kecam Droege dalam debat parlemen yang menyoroti pemotongan anggaran KTF tersebut.

(tps/sef)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Antar Anak Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB Imbau ASN WFA

Antar Anak Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB Imbau ASN WFA

July 10, 2026
DPR Khawatir Tambahan Layer CHT Guncang Industri Legal-Bebani Fiskal

DPR Khawatir Tambahan Layer CHT Guncang Industri Legal-Bebani Fiskal

July 10, 2026
Kematian Massal Melanda Jerman, 5 Ribu Tewas

Kematian Massal Melanda Jerman, 5 Ribu Tewas

July 10, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .