• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Saat Presiden RI Rela Batalkan Proyek Strategis Demi Perbaiki Ekonomi

Saat Presiden RI Rela Batalkan Proyek Strategis Demi Perbaiki Ekonomi

July 10, 2026
Jumlah Tabungan Ideal Usia 50 Tahun Kata Ahli Keuangan, Sudah Punya?

Jumlah Tabungan Ideal Usia 50 Tahun Kata Ahli Keuangan, Sudah Punya?

July 11, 2026
Nasib Ekspor Sawit RI Usai Kunjungan Modi

Nasib Ekspor Sawit RI Usai Kunjungan Modi

July 11, 2026
RI Punya 5 Bendungan Baru Rp9,79 T, Dongkrak Produksi Padi 720.000 Ton

RI Punya 5 Bendungan Baru Rp9,79 T, Dongkrak Produksi Padi 720.000 Ton

July 11, 2026
Patimban Bidik Rute Pelayaran Eropa dan AS

Patimban Bidik Rute Pelayaran Eropa dan AS

July 11, 2026
Warga RI Kini Pilih Beli Mobil Murah, Penjualan LCGC Naik 14%

Warga RI Kini Pilih Beli Mobil Murah, Penjualan LCGC Naik 14%

July 10, 2026
Trump Buka Pintu Lebar-Lebar Buat Iran Setelah Gencatan Senjata Gagal

Trump Buka Pintu Lebar-Lebar Buat Iran Setelah Gencatan Senjata Gagal

July 10, 2026
Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Kejaksaan Agung

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Kejaksaan Agung

July 10, 2026
JICA Optimis Proyek Patimban Selesai 2029

JICA Optimis Proyek Patimban Selesai 2029

July 10, 2026
Antar Anak Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB Imbau ASN WFA

Antar Anak Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB Imbau ASN WFA

July 10, 2026
DPR Khawatir Tambahan Layer CHT Guncang Industri Legal-Bebani Fiskal

DPR Khawatir Tambahan Layer CHT Guncang Industri Legal-Bebani Fiskal

July 10, 2026
Kematian Massal Melanda Jerman, 5 Ribu Tewas

Kematian Massal Melanda Jerman, 5 Ribu Tewas

July 10, 2026
5.300 Perusahaan Jepang Bangkrut, Rekor Tertinggi

5.300 Perusahaan Jepang Bangkrut, Rekor Tertinggi

July 10, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, July 11, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Saat Presiden RI Rela Batalkan Proyek Strategis Demi Perbaiki Ekonomi

3 hours ago
in ENTREPRENEUR
Saat Presiden RI Rela Batalkan Proyek Strategis Demi Perbaiki Ekonomi
Share on FacebookShare on Twitter




 

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini.

 

Jakarta, CNBC Indonesia – Sejarah mencatat momen memilukan ketika Presiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf (B.J.) Habibie, terpaksa menghentikan proyek strategis nasional yang paling ia cintai. Langkah pahit ini harus diambil demi menyelamatkan perekonomian Indonesia yang kala itu berada di ambang kehancuran.

Ironisnya, proyek yang dikorbankan tersebut merupakan buah perjuangan dan dedikasi Habibie selama puluhan tahun di industri dirgantara, yakni pesawat N250.

Bagi pria kelahiran Parepare yang tepat hari ini berusia 90 tahun lalu, N250 bukan sekadar hamparan besi tua yang bisa terbang. Proyek ini adalah simbol, lompatan kuantum, sekaligus perwujudan cita-citanya untuk membawa Indonesia bertransformasi menjadi negara industri berbasis teknologi tinggi. Habibie ingin membuktikan bahwa bangsa ini mampu menguasai sains dan teknologi mutakhir secara mandiri.

Hantaman Krismon dan ‘Cengkeraman’ IMF

Sejarah mencatat tinta emas saat N250 berhasil mengudara untuk pertama kalinya pada 10 November 1995. Sayangnya, euforia itu tidak bertahan lama. Tak berselang lama setelah kepakan sayap perdana sang Gatotkaca, Indonesia justru terseret ke dalam pusaran krisis moneter (krismon) terburuk sepanjang sejarah pada tahun 1997-1998.

Nilai tukar rupiah ambruk hingga menyentuh level terdalam, sektor perbankan nasional kolaps, dan likuiditas keuangan negara berada di bawah tekanan yang luar biasa hebat.

Demi mendapatkan bantuan internasional untuk keluar dari jurang krisis, pemerintah Indonesia terpaksa menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan International Monetary Fund (IMF) pada awal tahun 1998. Kesepakatan di atas kertas ini membawa konsekuensi yang sangat fatal bagi industri dirgantara nasional: penghentian total seluruh subsidi dan dukungan dana negara terhadap proyek strategis.

Dampaknya instan. Proyek-proyek yang membutuhkan modal jumbo langsung kehilangan napas, dan proyek kebanggaan nasional N250 menjadi korban utama yang paling terdampak.

Langkah Terakhir yang Terhenti

Keputusan ini terasa sangat menyakitkan karena N250 sebenarnya sudah berada di fase akhir pengembangan. Setelah sukses terbang perdana pada 1995, pesawat turboprop canggih ini sedang menjalani proses uji terbang intensif guna mengantongi sertifikasi kelayakan terbang internasional dari otoritas penerbangan Amerika Serikat (FAA) dan Eropa (JAA).

Dalam memoarnya yang berjudul Detik-Detik yang Menentukan (2006), Habibie meluapkan rasa heran dan ketidakpahamannya atas desakan keras dari IMF tersebut.

“Saya tidak dapat mengerti, karena sama sekali tidak beralasan rasional, mengapa IMF pada akhir tahun 1997 menuntut agar pemerintah segera tidak membantu IPTN untuk penyelesaian pesawat turboprop N250 yang canggih dan terbang perdananya pada tanggal 10 Agustus 1995 berhasil,” kenang Habibie.

Padahal secara komersial, N250 dirancang dengan kalkulasi matang. Pesawat ini diproyeksikan akan sangat kompetitif di pasar global, terutama jika harga minyak dunia melambung di atas US$ 35 per barel. Sebagai pesawat turboprop, N250 jauh lebih hemat bahan bakar dibandingkan pesawat jet untuk melayani rute jarak pendek hingga menengah.

Lebih dari sekadar komoditas dagang, Habibie memandang N250 sebagai solusi nyata untuk merajut konektivitas dan menggenjot sektor pariwisata di wilayah Indonesia yang berbentuk kepulauan luas.

Namun pada akhirnya, realitas ekonomi yang pelik memaksa ruang opsi menjadi sangat sempit. Demi stabilitas makroekonomi dan menyelamatkan hajat hidup orang banyak, Habibie harus merelakan ambisi besar kedirgantaraan Indonesia membeku di tengah jalan.

(fab/fab)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Jumlah Tabungan Ideal Usia 50 Tahun Kata Ahli Keuangan, Sudah Punya?

Jumlah Tabungan Ideal Usia 50 Tahun Kata Ahli Keuangan, Sudah Punya?

July 11, 2026
Nasib Ekspor Sawit RI Usai Kunjungan Modi

Nasib Ekspor Sawit RI Usai Kunjungan Modi

July 11, 2026
RI Punya 5 Bendungan Baru Rp9,79 T, Dongkrak Produksi Padi 720.000 Ton

RI Punya 5 Bendungan Baru Rp9,79 T, Dongkrak Produksi Padi 720.000 Ton

July 11, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .