• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Tak Bergeming Hari Ini, Bertahan di Level 6.000-an

IHSG Tak Bergeming Hari Ini, Bertahan di Level 6.000-an

July 14, 2026
Rekening Judol Nambah Terus, Bos OJK Mau Keluarin ‘Jurus’ Ini

Rekening Judol Nambah Terus, Bos OJK Mau Keluarin ‘Jurus’ Ini

July 14, 2026
BEI Tambah Kriteria HSC, 37 Saham ‘Jumbo’ Bakal Masuk Daftar

BEI Tambah Kriteria HSC, 37 Saham ‘Jumbo’ Bakal Masuk Daftar

July 14, 2026
Bunga Tinggi, Bos Otomotif Ungkap Efeknya ke Penjualan Mobil

Bunga Tinggi, Bos Otomotif Ungkap Efeknya ke Penjualan Mobil

July 14, 2026
Jumlah Rekening Dolar Naik 58%, Perbanas Ungkap Penyebabnya

Jumlah Rekening Dolar Naik 58%, Perbanas Ungkap Penyebabnya

July 14, 2026
Bursa Efek Indonesia Cecar Emiten TGUK Soal Pendapatan, Ada Apa?

Bursa Efek Indonesia Cecar Emiten TGUK Soal Pendapatan, Ada Apa?

July 14, 2026
OJK Gelar Forum Tata Kelola dan Risiko Manajemen, Usung Ini

OJK Gelar Forum Tata Kelola dan Risiko Manajemen, Usung Ini

July 14, 2026
RUU PFII Masih Digodok, Baru 20 dari 97 DIM Substansi Dibahas

RUU PFII Masih Digodok, Baru 20 dari 97 DIM Substansi Dibahas

July 14, 2026
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp18.080

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp18.080

July 14, 2026
Protelindo Caplok 51% Saham DATA, Geser iForte Sebagai Pengendali

Protelindo Caplok 51% Saham DATA, Geser iForte Sebagai Pengendali

July 14, 2026
OJK Sambut Baik Keputusan S&P Pertahankan Rating Surat Utang RI

OJK Sambut Baik Keputusan S&P Pertahankan Rating Surat Utang RI

July 14, 2026
Rekening di Bawah Rp100 Juta Naik Pesat, Tabungan Jumbo Tancap Gas

Rekening di Bawah Rp100 Juta Naik Pesat, Tabungan Jumbo Tancap Gas

July 14, 2026
Video: SdanP – MSCI Jadi Perhatian, IHSG dan Rupiah Bisa Terus Menguat?

Video: SdanP – MSCI Jadi Perhatian, IHSG dan Rupiah Bisa Terus Menguat?

July 14, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 14, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

IHSG Tak Bergeming Hari Ini, Bertahan di Level 6.000-an

13 hours ago
in News
IHSG Tak Bergeming Hari Ini, Bertahan di Level 6.000-an
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup nyaris tidak bergerak pada perdagangan hari ini, Selasa (14/7/2026). 

IHSG masih bergerak dengan volatilitas tinggi hari ini. Setelah melonjak 1,92% pada akhir perdagangan kemarin, IHSG sempat mengawali perdagangan di zona merah. 

Pada perdagangan intraday, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.95,02, tetapi tidak mampu bertahan sebelum akhirnya memangkas penguatan dan kembali nyaris ke level perdagangan sebelumnya. 

Nilai dan volume transaksi hari melonjak cukup tinggi dibandingkan dengan rata-rata perdagangan hari-hari sebelumnya. Nilai transaksi mencapai Rp15,36 triliun, melibatkan 26,48 miliar saham dalam 2,59 juta kali transaksi. 

Pada pekan lalu rata-rata nilai transaksi harian hanya Rp 10,27 triliun. Volume transaksi tercatat 20,49 miliar saham. 

Mengutip Refinitiv, pergerakan IHSG hari ini tertahan oleh koreksi emiten bank jumbo. Hal ini juga tercermin dari sektor finansial yang anjlok paling dalam, yakni 1,71%.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Central Asia (BBCA), dan Bank Mandiri (BMRI) kompak menjadi pemberat IHSG dengan bobot masing-masing -10,22 poin, -8,82 poin, dan -7,35 poin. 

Sementara itu, emiten konglomerat, khususnya milik Bakrie dan Prajogo Pangestu mencoba mengatrol IHSG tetapi tidak kuat. Bumi Resources Mineral (BRMS) berkontribusi 6,7 poin, Barito Renewables Energy (BREN) 5,8 poin, dan Energi Mega Persada (ENRG) 5,23 poin. 

Sebagai informasi, pada perdagangan kemarin emiten bank jumbo mendorongIHSG melaju kencang pada akhir sesi. Hal itu seiring dengan pengumuman dari lembaga rating Standar & Poor’s (S&P) yang mempertahankan rating investment grade dan outlook stabil mereka. Keputusan ini menjadi kabar baik setelah sebelumnya lembaga rating tersebut dikabarkan akan menurunkan outlook Indonesia.

S&P Global Ratings memutuskan mempertahankan peringkat kredit (sovereign rating) Indonesia di level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek, dengan outlook tetap stabil.

Keputusan tersebut menjadi angin segar bagi pasar dan pemerintah. Pasalnya, sejak awal 2026 Indonesia beberapa kali mendapat tekanan dari lembaga pemeringkat global, setelah Moody’s dan Fitch Ratings lebih dulu menurunkan prospek (outlook) Indonesia. Di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan domestik, keputusan S&P menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi Indonesia masih tetap terjaga.

Dalam laporannya, S&P menyatakan outlook stabil mencerminkan keyakinan bahwa penerimaan pemerintah akan terus pulih, ekspor membaik berkat kenaikan harga komoditas, serta disiplin menjaga defisit fiskal di bawah 3% PDB tetap menjadi jangkar kebijakan.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rekening Judol Nambah Terus, Bos OJK Mau Keluarin ‘Jurus’ Ini

Rekening Judol Nambah Terus, Bos OJK Mau Keluarin ‘Jurus’ Ini

July 14, 2026
BEI Tambah Kriteria HSC, 37 Saham ‘Jumbo’ Bakal Masuk Daftar

BEI Tambah Kriteria HSC, 37 Saham ‘Jumbo’ Bakal Masuk Daftar

July 14, 2026
Bunga Tinggi, Bos Otomotif Ungkap Efeknya ke Penjualan Mobil

Bunga Tinggi, Bos Otomotif Ungkap Efeknya ke Penjualan Mobil

July 14, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .