• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Menguat 4 Hari Beruntun, Dolar AS Turun ke Rp17.750

Rupiah Menguat 4 Hari Beruntun, Dolar AS Turun ke Rp17.750

August 10, 2026
Diam-Diam Pengendali Emiten Ini Borong 204 Juta Saham di Harga Rp210

Diam-Diam Pengendali Emiten Ini Borong 204 Juta Saham di Harga Rp210

August 11, 2026
RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Utang

RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Utang

August 11, 2026
RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Hutang

RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Hutang

August 11, 2026
Emiten RI Ini Mau Caplok 1 Pabrik Gula Jumbo dan Bangun 2 Pabrik Baru

Emiten RI Ini Mau Caplok 1 Pabrik Gula Jumbo dan Bangun 2 Pabrik Baru

August 11, 2026
Purbaya Ungkap Ada Ide Keuntungan Danantara Masuk APBN

Purbaya Ungkap Ada Ide Keuntungan Danantara Masuk APBN

August 11, 2026
Efek RKAB-Biaya BBM Naik, Penambang Tunda Beli Truk-Alat Berat

Efek RKAB-Biaya BBM Naik, Penambang Tunda Beli Truk-Alat Berat

August 11, 2026
Dibanding Malaysia & Thailand, Pasar Pembiayaan RI Masih Sangat Besar

Dibanding Malaysia & Thailand, Pasar Pembiayaan RI Masih Sangat Besar

August 11, 2026
Asing Mulai Masuk Tapi IHSG Anjlok 1,5%-Rupiah Melemah, Kenapa?

Asing Mulai Masuk Tapi IHSG Anjlok 1,5%-Rupiah Melemah, Kenapa?

August 11, 2026
Supres Prabowo ke DPR Soal Pengawas Bursa Mineral, OJK Buka Suara

Supres Prabowo ke DPR Soal Pengawas Bursa Mineral, OJK Buka Suara

August 11, 2026
Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Tunggal Bos BI, Purbaya Ungkap Hal Ini

Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Tunggal Bos BI, Purbaya Ungkap Hal Ini

August 11, 2026
IHSG Anjlok 1,53% Balik ke Level 6.267 Terseret Kinerja Saham Ini

IHSG Anjlok 1,53% Balik ke Level 6.267 Terseret Kinerja Saham Ini

August 11, 2026
BNBR Kena Notasi Khusus G, OJK Buka Suara

BNBR Kena Notasi Khusus G, OJK Buka Suara

August 11, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 11, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Menguat 4 Hari Beruntun, Dolar AS Turun ke Rp17.750

1 day ago
in Market
Rupiah Menguat 4 Hari Beruntun, Dolar AS Turun ke Rp17.750
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil menutup perdagangan awal pekan dengan penguatan tajam melawan dolar Amerika Serikat (AS).

Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Senin (10/8/2026), rupiah terapresiasi 0,75% ke posisi Rp17.750/US$.

Penguatan hari ini sekaligus melanjutkan tren positif rupiah yang berlangsung sejak 5 Agustus 2026 atau dalam empat hari perdagangan secara beruntun.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah sudah menguat sejak pembukaan. Pada pagi hari, rupiah dibuka terapresiasi 0,48% ke posisi Rp17.800/US$, kemudian bertambah kuat hingga penutupan.

Rupiah bergerak di rentang Rp17.730-Rp17.825/US$ sepanjang perdagangan. Posisi penutupan hari ini juga lebih kuat 50 poin dibandingkan level pembukaan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,12% ke posisi 99,656.


Rupiah tetap mampu menguat tajam meski DXY bergerak tipis di zona hijau. Penguatan mata uang Garuda membesar pada siang hari setelah Istana mengumumkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI).

Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan surat kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengenai calon Gubernur BI. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi hanya terdapat satu nama yang diajukan.

“Namanya tunggal, satu nama, Bu Destry Damayanti,” kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Destry saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri pada 25 Juli 2026 karena alasan pribadi.

Pengajuan satu nama memberikan kepastian lebih besar mengenai arah pergantian kepemimpinan BI. Kepastian tersebut cukup penting bagi pasar karena berkaitan dengan kesinambungan kebijakan moneter, stabilitas rupiah, dan independensi bank sentral.

Meski demikian, Destry masih harus menjalani proses di DPR sebelum ditetapkan sebagai Gubernur BI definitif.

Adapun dari sisi eksternal, DXY yang masih berada sekitar posisi terendahnya dalam dua bulan terakhir turut membuat dorongan positif bagi rupiah. Dolar AS sempat tertekan pada Jumat pekan lalu setelah laporan ketenagakerjaan periode Juli yang menunjukkan perekonomian AS secara tidak terduga kehilangan lapangan kerja, sementara data dua bulan sebelumnya direvisi turun tajam.

Pelemahan pasar tenaga kerja ini mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed), pada September mendatang. Pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sekitar 44%, turun dari 67% pada pekan sebelumnya.

Pelaku pasar global selanjutnya menantikan data inflasi AS periode Juli. Hasil data tersebut akan menjadi petunjuk penting mengenai arah kebijakan The Fed yang sekaligus dapat menentukan pergerakan dolar AS hingga dampaknya terhadap rupiah.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Diam-Diam Pengendali Emiten Ini Borong 204 Juta Saham di Harga Rp210

Diam-Diam Pengendali Emiten Ini Borong 204 Juta Saham di Harga Rp210

August 11, 2026
RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Utang

RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Utang

August 11, 2026
RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Hutang

RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Hutang

August 11, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .