• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bos Oona Insurance Buka-bukaan Soal Risiko Asuransi Mobil Listrik

Bos Oona Insurance Buka-bukaan Soal Risiko Asuransi Mobil Listrik

August 11, 2026
Dibanding Malaysia & Thailand, Pasar Pembiayaan RI Masih Sangat Besar

Dibanding Malaysia & Thailand, Pasar Pembiayaan RI Masih Sangat Besar

August 11, 2026
Asing Mulai Masuk Tapi IHSG Anjlok 1,5%-Rupiah Melemah, Kenapa?

Asing Mulai Masuk Tapi IHSG Anjlok 1,5%-Rupiah Melemah, Kenapa?

August 11, 2026
Supres Prabowo ke DPR Soal Pengawas Bursa Mineral, OJK Buka Suara

Supres Prabowo ke DPR Soal Pengawas Bursa Mineral, OJK Buka Suara

August 11, 2026
Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Tunggal Bos BI, Purbaya Ungkap Hal Ini

Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Tunggal Bos BI, Purbaya Ungkap Hal Ini

August 11, 2026
IHSG Anjlok 1,53% Balik ke Level 6.267 Terseret Kinerja Saham Ini

IHSG Anjlok 1,53% Balik ke Level 6.267 Terseret Kinerja Saham Ini

August 11, 2026
BNBR Kena Notasi Khusus G, OJK Buka Suara

BNBR Kena Notasi Khusus G, OJK Buka Suara

August 11, 2026
Calon Gubernur BI Direspons Positif, Rupiah Lanjut Menguat?

Calon Gubernur BI Direspons Positif, Rupiah Lanjut Menguat?

August 11, 2026
Emas Cetak Kenaikan Terbaik 7 Bulan, Investor Mulai Borong Lagi

Emas Cetak Kenaikan Terbaik 7 Bulan, Investor Mulai Borong Lagi

August 11, 2026
Video: Hormuz Bergejolak Lagi – Rebalancing MCSI, IHSG Anjlok Kembali

Video: Hormuz Bergejolak Lagi – Rebalancing MCSI, IHSG Anjlok Kembali

August 11, 2026
Rupiah Kehabisan Tenaga, Dolar AS Kembali Naik ke Rp17.830

Rupiah Kehabisan Tenaga, Dolar AS Kembali Naik ke Rp17.830

August 11, 2026
Anjlok Lagi, IHSG Melemah Lebih Dari 1% & Merosot ke 6.200-an

Anjlok Lagi, IHSG Melemah Lebih Dari 1% & Merosot ke 6.200-an

August 11, 2026
OJK Ungkap Pembiayaan UMKM Sentuh Rp 1.948 Triliun

OJK Ungkap Pembiayaan UMKM Sentuh Rp 1.948 Triliun

August 11, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 11, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Bos Oona Insurance Buka-bukaan Soal Risiko Asuransi Mobil Listrik

2 hours ago
in News
Bos Oona Insurance Buka-bukaan Soal Risiko Asuransi Mobil Listrik
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Perkembangan pasar kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) semakin besar di Indonesia, sehingga tidak heran jika banyak perusahaan asuransi mulai masuk ke pasar EV. Salah satunya Oona Insurance Indonesia.

President Director & Chief Executive Office (CEO) Oona Insurance Indonesia, Vincent Soegianto melihat potensi pasar EV semakin besar. Namun tantanganya dari sisi risiko dan tingginya loss ratio kendaraan listrik. 

“Nah, sementara di kita challenge-nya itu adalah loss ratio yang lebih tinggi dibandingkan mobil konvensional dan ini sesuatu yang memang sedang berjalan. Sehingga banyak perusahaan asuransi yang masih ragu-ragu untuk mengambil resiko EV. Tapi kita sangat pioneer, jadi kita early adopter untuk ambil EV,” ungkap dia dalam acara Multifinance CEO Gathering 2026 with OJK bertema “Navigating Uncertainty: Menjaga Performa Bisnis Multifinance di Tengah Tantangan Ekonomi dan Perubahan Lanskap Risiko,” di Parle Senayan, Selasa (11/8/2026).

Vincent menjelaskan, Oona hadir sebagai salah satu perusahaan asuransi yang lebih awal berhadapan dengan risiko di segmen kendaraan listrik. Kendati begitu, harus diakui bahwa data historis mengenai kendaraan listrik masih relatif pendek dan sampai sekarang belum sepenuhnya kondusif secara komersial. Hal ini membuat perusahaan asuransi perlu lebih hati-hati dalam menyusun strategi underwriting serta penetapan harga premi.

Dia melanjutkan, kondisi-kondisi tersebut pada akhirnya menimbulkan dampak secara langsung pada perusahaan multifinance. Pasalnya, jika perusahaan asuransi tidak mau menanggung risiko dari kendaraan listrik, maka perusahaan pembiayaan pun kemungkinan akan sulit mendapatkan perlindungan terhadap aset yang mereka biayai.

“Kalau perusahaan asuransinya gak berani taking the risk of the EV jadi gak ada protection buat multi finance. Nah, ini sesuatu yang kita mesti diskusikan bersama dengan rekan-rekan di ekosistem,” terangnya.

Lantas, Vincent memandang bahwa komunikasi dan kolaborasi antar-pelaku industri menjadi kunci untuk menjaga pertumbuhan ekosistem otomotif, multifinance, dan asuransi. Sebab, kebutuhan proteksi konsumen mulai mengalami pergeseran sejalan dengan perubahan model bisnis pembiayaan.

(dpu/dpu)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dibanding Malaysia & Thailand, Pasar Pembiayaan RI Masih Sangat Besar

Dibanding Malaysia & Thailand, Pasar Pembiayaan RI Masih Sangat Besar

August 11, 2026
Asing Mulai Masuk Tapi IHSG Anjlok 1,5%-Rupiah Melemah, Kenapa?

Asing Mulai Masuk Tapi IHSG Anjlok 1,5%-Rupiah Melemah, Kenapa?

August 11, 2026
Supres Prabowo ke DPR Soal Pengawas Bursa Mineral, OJK Buka Suara

Supres Prabowo ke DPR Soal Pengawas Bursa Mineral, OJK Buka Suara

August 11, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .