• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.830

Rupiah Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.830

August 19, 2026
BCA (BBCA) Tebar Dividen Interim Kuartal III-2026, Nilainya Segini

BCA (BBCA) Tebar Dividen Interim Kuartal III-2026, Nilainya Segini

August 20, 2026
IHSG Sesi I Melonjak 1,47% Dekati Level 6.500, Ini Penyebabnya

IHSG Sesi I Melonjak 1,47% Dekati Level 6.500, Ini Penyebabnya

August 20, 2026
Ada BSI, Pegadaian, Hingga Amman, Asosiasi Bank Emas Nasional Dibentuk

Ada BSI, Pegadaian, Hingga Amman, Asosiasi Bank Emas Nasional Dibentuk

August 20, 2026
1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Lampaui Stok BI-India

1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Lampaui Stok BI-India

August 20, 2026
Siap-Siap, Emiten Aguan dan Salim Ini Mau Buyback Saham Rp250 Miliar

Siap-Siap, Emiten Aguan dan Salim Ini Mau Buyback Saham Rp250 Miliar

August 20, 2026
PIPA Mau Caplok Perusahaan Gas Bumi, Manajemen Kasih Bocoran Detilnya

PIPA Mau Caplok Perusahaan Gas Bumi, Manajemen Kasih Bocoran Detilnya

August 20, 2026
Pemerintah RI Minta 2 Lembaga Tarik 1.800 Ton Emas dari Bawah Bantal

Pemerintah RI Minta 2 Lembaga Tarik 1.800 Ton Emas dari Bawah Bantal

August 20, 2026
Porsi WIKA di PSBI Diambil Alih Bisa Selamatkan Masyarakat

Porsi WIKA di PSBI Diambil Alih Bisa Selamatkan Masyarakat

August 20, 2026
Emiten Tommy Soeharto Umumkan Pengunduran Diri Dirut Ari Askhara

Emiten Tommy Soeharto Umumkan Pengunduran Diri Dirut Ari Askhara

August 20, 2026
OJK Cabut Izin Usaha 1 Bank di Bekasi

OJK Cabut Izin Usaha 1 Bank di Bekasi

August 20, 2026
1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.483 Triliun

1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.483 Triliun

August 20, 2026
Harga Minyak Mendekati US0 Lagi, Perang AS-Iran Kembali Jadi Pemicu

Harga Minyak Mendekati US$100 Lagi, Perang AS-Iran Kembali Jadi Pemicu

August 20, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, August 20, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.830

1 day ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.830
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI).

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Rabu (19/8/2026), rupiah terapresiasi 0,11% ke posisi Rp17.830/US$.

Penguatan tersebut membalikkan tekanan pada perdagangan sebelumnya, Selasa (18/8/2026), mata uang Garuda ditutup melemah 0,17% ke level Rp17.850/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,03% ke posisi 99,688.


Pergerakan rupiah hari ini akan dipengaruhi penantian terhadap keputusan BI serta dinamika ekspektasi suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed).

BI memasuki hari kedua RDG periode 18-19 Agustus 2026. Keputusan mengenai BI Rate akan diumumkan pada Rabu hari ini.

Hasil polling CNBC Indonesia terhadap 14 institusi dan lembaga menunjukkan seluruh responden memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuannya di level 5,75%. Tidak ada responden yang memproyeksikan kenaikan ataupun penurunan suku bunga pada bulan ini.

Jika proyeksi tersebut terwujud, BI akan menahan suku bunga dalam dua pertemuan beruntun. Bank sentral sebelumnya juga mempertahankan BI Rate sebesar 5,75% pada RDG Juli 2026.

Keputusan tersebut akan memperpanjang jeda setelah BI menaikkan suku bunga secara kumulatif sebesar 100 basis poin sepanjang Mei-Juni 2026, dari 4,75% menjadi 5,75%. Kenaikan saat itu ditempuh untuk meredam tekanan terhadap rupiah dan menjaga inflasi tetap berada dalam sasaran.

Selain keputusan suku bunga, pasar akan mencermati pandangan BI mengenai stabilitas rupiah, kondisi ekonomi domestik, likuiditas perbankan, serta prospek pertumbuhan kredit hingga akhir tahun.

Dari eksternal, dolar AS masih bergerak terbatas karena pelaku pasar semakin memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan September.

Rangkaian data ekonomi AS menunjukkan kondisi yang lebih lemah, mulai dari hilangnya lapangan kerja pada Juli hingga inflasi yang relatif terkendali. Kondisi tersebut membuat pasar memperhitungkan peluang hampir 70% bahwa The Fed akan menahan suku bunga pada bulan depan.

Meski demikian, dolar masih mendapat dukungan dari kekhawatiran mengenai berlanjutnya konflik AS-Iran dan penutupan Selat Hormuz. Ketegangan tersebut kembali memunculkan risiko kenaikan harga energi dan inflasi serta mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS bergerak lebih tinggi.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BCA (BBCA) Tebar Dividen Interim Kuartal III-2026, Nilainya Segini

BCA (BBCA) Tebar Dividen Interim Kuartal III-2026, Nilainya Segini

August 20, 2026
IHSG Sesi I Melonjak 1,47% Dekati Level 6.500, Ini Penyebabnya

IHSG Sesi I Melonjak 1,47% Dekati Level 6.500, Ini Penyebabnya

August 20, 2026
Ada BSI, Pegadaian, Hingga Amman, Asosiasi Bank Emas Nasional Dibentuk

Ada BSI, Pegadaian, Hingga Amman, Asosiasi Bank Emas Nasional Dibentuk

August 20, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .