• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Peringkat Utang Dipangkas, Adhi Karya (ADHI) Terancam Gagal Bayar?

Peringkat Utang Dipangkas, Adhi Karya (ADHI) Terancam Gagal Bayar?

August 19, 2026
Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

August 19, 2026
Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

August 19, 2026
Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

August 19, 2026
BI Beri Diskon Premi Swap 12,5%, Investasi Asing Kecipratan

BI Beri Diskon Premi Swap 12,5%, Investasi Asing Kecipratan

August 19, 2026
BI Beri Diskon Premi Swap 12,5%, Investasi Langsung Asing Kecipratan

BI Beri Diskon Premi Swap 12,5%, Investasi Langsung Asing Kecipratan

August 19, 2026
Awas El Nino Memburuk! BI Warning Harga Beras, Cabai-Bawang Merah

Awas El Nino Memburuk! BI Warning Harga Beras, Cabai-Bawang Merah

August 19, 2026
Cocok untuk Pemula! Simak 5 Tips Investasi Ini

Cocok untuk Pemula! Simak 5 Tips Investasi Ini

August 19, 2026
Rupiah Menguat ke Rp17.825 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rupiah Menguat ke Rp17.825 Usai BI Tahan Suku Bunga

August 19, 2026
Perdana Pimpin RDG, Destry Umumkan BI Tahan Suku Bunga di 5,75%

Perdana Pimpin RDG, Destry Umumkan BI Tahan Suku Bunga di 5,75%

August 19, 2026
Simak! Keputusan Lengkap BI Tahan Suku Bunga Acuan 3 Bulan Beruntun

Simak! Keputusan Lengkap BI Tahan Suku Bunga Acuan 3 Bulan Beruntun

August 19, 2026
QRIS Makin Tak Terbendung, Transaksinya Melonjak 82%

QRIS Makin Tak Terbendung, Transaksinya Melonjak 82%

August 19, 2026
Induk Facebook-Instagram Digugat Rp22.900 Triliun, Ada Apa?

Induk Facebook-Instagram Digugat Rp22.900 Triliun, Ada Apa?

August 19, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 19, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Peringkat Utang Dipangkas, Adhi Karya (ADHI) Terancam Gagal Bayar?

2 hours ago
in Lifestyle
Peringkat Utang Dipangkas, Adhi Karya (ADHI) Terancam Gagal Bayar?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Lembaga pemeringkat PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali memangkas peringkat utang PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI). Kali ini peringkat perusahaan konstruksi pelat merah tersebut anjlok dari idBB menjadi idB, dengan status CreditWatch Implikasi Negatif yang masih menggantung.

Pemangkasan ini bukan yang pertama. Dalam kurun lima bulan terakhir saja, peringkat ADHI sudah tiga kali dipangkas oleh Pefindo: dari idA-/Negative pada Juni 2026, ke idBB/CreditWatch Negative pada Juli 2026, hingga kini menyentuh idB pada 18 Agustus 2026.

Peringkat obligasi berkelanjutan yang diterbitkan perusahaan, yakni SR Bond III dan SR Bond IV, ikut terseret turun ke level yang sama, idB.

Pemangkasan peringkat kali ini merupakan buntut dari hasil Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) Berkelanjutan III Seri B dan C. Dalam rapat tersebut, para pemegang obligasi menolak permohonan ADHI untuk menunda pembayaran kupon.

Adapun, jadwal jatuh tempo kupon terdekat sudah di depan mata yakni pada 24 Agustus 2026.

Pefindo mengingatkan, jika ADHI benar-benar tidak mampu membayar kupon yang jatuh tempo pada tanggal tersebut, kondisi itu bisa dianggap sebagai gagal bayar aktual dan berpotensi memicu penurunan peringkat lebih lanjut.

“Kami dapat meninjau kembali peringkat Perusahaan apabila ADHI dapat menunjukkan kapasitas dan resolusi yang berkelanjutan atas kewajiban keuangan yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat,” tulis Pefindo dalam publikasinya.

Menurut Pefindo, peringkat perusahaan ini mencerminkan sejumlah risiko yang membebani ADHI secara bersamaan: likuiditas yang tinggi risikonya, fleksibilitas keuangan yang lemah, tingkat utang (leverage) yang tinggi, risiko eksekusi proyek terkait order book, hingga lingkungan bisnis konstruksi yang volatil.

Berdasarkan laporan tidak diaudit per Juni 2026:

  • Total aset ADHI turun signifikan menjadi Rp26,2 triliun, dari Rp35 triliun pada akhir 2024.
  • Total utang tercatat Rp8,3 triliun, dengan rasio utang terhadap EBITDA melonjak tajam ke level 7,7 kali (disetahunkan) – jauh di atas 5,1 kali pada 2024.
  • Rasio utang terhadap ekuitas juga melonjak ke 4,1 kali, dari hanya 0,9 kali pada 2024.
  • Perusahaan mencatatkan rugi bersih besar sepanjang 2025 sebesar Rp5,5 triliun, meski pada semester I-2026 berhasil mencetak laba tipis Rp8,5 miliar.
  • Rasio FFO to adjusted debt masih negatif, di angka -5,6% untuk 2025 sebelum membaik ke 4,2% (disetahunkan) pada paruh pertama 2026.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

August 19, 2026
Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

August 19, 2026
Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

August 19, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .