• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Yield Obligasi RI Naik, Menkeu Tegaskan Beban Utang Aman

Yield Obligasi RI Naik, Menkeu Tegaskan Beban Utang Aman

September 4, 2026
Ekonomi Digital Lampung Melaju, Transaksi QRIS Sentuh Rp1,87 T

Ekonomi Digital Lampung Melaju, Transaksi QRIS Sentuh Rp1,87 T

September 5, 2026
Antam Gratiskan Brankas Setahun-Cuma Ada di Lampung Financial Festival

Antam Gratiskan Brankas Setahun-Cuma Ada di Lampung Financial Festival

September 5, 2026
DPR Ingatkan Anak Muda, Pinjol-Investasi Bodong Ganggu Masa Depan

DPR Ingatkan Anak Muda, Pinjol-Investasi Bodong Ganggu Masa Depan

September 5, 2026
AI Goda Belanja, Kita Harus Pegang Kendali

AI Goda Belanja, Kita Harus Pegang Kendali

September 5, 2026
Jelang Konsolidasi BUMN Karya, Brantas Abipraya Gabungkan Anak Usaha

Jelang Konsolidasi BUMN Karya, Brantas Abipraya Gabungkan Anak Usaha

September 5, 2026
Kerja Saat Libur Demi Bayar Uang Sekolah, Bocah SMP Nemu Emas Rp3,1 M

Kerja Saat Libur Demi Bayar Uang Sekolah, Bocah SMP Nemu Emas Rp3,1 M

September 5, 2026
LPS Mau Dongkrak Literasi Lampung Lewat Financial Festival 2026

LPS Mau Dongkrak Literasi Lampung Lewat Financial Festival 2026

September 4, 2026
BTN Tinggal Tunggu Aturan BP Tapera Eksekusi KPR Tenor 40 Tahun

BTN Tinggal Tunggu Aturan BP Tapera Eksekusi KPR Tenor 40 Tahun

September 4, 2026
BTN Rombak Jajaran Direksi, Ini Alasannya

BTN Rombak Jajaran Direksi, Ini Alasannya

September 4, 2026
Jelang Konsolidasi Asuransi BUMN, Klaim Rasio Asuransi Kredit Naik 99%

Jelang Konsolidasi Asuransi BUMN, Klaim Rasio Asuransi Kredit Naik 99%

September 4, 2026
Orang Kaya RI Makin Banyak, Ini Prospek Asuransi Berbasis USD

Orang Kaya RI Makin Banyak, Ini Prospek Asuransi Berbasis USD

September 4, 2026
Daftar Lengkap 13 Bank yang Tutup Hingga September 2026

Daftar Lengkap 13 Bank yang Tutup Hingga September 2026

September 4, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, September 5, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Yield Obligasi RI Naik, Menkeu Tegaskan Beban Utang Aman

1 day ago
in ENTREPRENEUR
Yield Obligasi RI Naik, Menkeu Tegaskan Beban Utang Aman
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kenaikan imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara atau SBN tenor 10 tahun tidak akan berdampak terhadap beban utang pemerintah.

Purbaya mengungkapkan otoritas fiskal akan melakukan penyesuaian dengan Bank Indonesia terkait dengan beban kenaikan imbal hasil tersebut.

“Nanti di-settle dengan Bank Sentral, [kenaikan yield SBN] itu ke kita nggak ada dampaknya,” kata Purbaya, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Adapun, tekanan di pasar keuangan domestik terlihat dari kenaikan yield SBN tenor 10 tahun. Dikutip dari data Trading Economics, yield SBN tenor 10 tahun naik menjadi 7,229%, naik 0,83% secara tahunan (yoy), pada perdagangan Kamis (4/9/2026).

Kenaikan yield surat berharga ini terjadi berbagai negara, tak hanya Indonesia. Kondisi ini dipicu oleh ketegangan geopolitik di Iran. Salah satu negara yang mendapatkan sorotan adalah Jepang.

Imbal hasil atau yield obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun meningkat hingga menyentuh level tertinggi sejak September 1996.

Melansir data Refinitiv, pada Selasa (1/9/2026) pukul 10.35 WIB, yield obligasi tersebut menembus level 3,001%. Posisi ini sekaligus menjadi yang tertinggi dalam 30 tahun terakhir.

Dalam dua tahun terakhir, yield obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun telah meningkat lebih dari tiga kali lipat. Di Eropa, yield obligasi pemerintah Jerman tenor 10 tahun mencapai 3,378%, naik 4 basis poin. Angka ini merupakan level tertinggi sejak 2011.

Sementara itu, yield US Treasury tenor 10 tahun sempat menyentuh 4,814%, level tertinggi sejak November 2023. Di Inggris, yield obligasi pemerintah atau gilts tenor 10 tahun bahkan mencapai 5,25%, menjadi level tertinggi sejak setelah krisis keuangan global 2008.

Adapun, inflasi juga memicu tren kenaikan yield ini. Perang yang tak jua usai di Timur Tengah telah mengerek naik harga minyak dan berbagai komoditas, termasuk pupuk.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ekonomi Digital Lampung Melaju, Transaksi QRIS Sentuh Rp1,87 T

Ekonomi Digital Lampung Melaju, Transaksi QRIS Sentuh Rp1,87 T

September 5, 2026
Antam Gratiskan Brankas Setahun-Cuma Ada di Lampung Financial Festival

Antam Gratiskan Brankas Setahun-Cuma Ada di Lampung Financial Festival

September 5, 2026
DPR Ingatkan Anak Muda, Pinjol-Investasi Bodong Ganggu Masa Depan

DPR Ingatkan Anak Muda, Pinjol-Investasi Bodong Ganggu Masa Depan

September 5, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .