• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Orang Terkaya Sumatra Punya 13 Limusin-2 Kapal Pesiar, Nasibnya Tragis

Orang Terkaya Sumatra Punya 13 Limusin-2 Kapal Pesiar, Nasibnya Tragis

September 5, 2026
Lampung Financial Festival 2026: Kolaborasi Angkat Literasi Keuangan

Lampung Financial Festival 2026: Kolaborasi Angkat Literasi Keuangan

September 5, 2026
Momen Gubernur Mirza Bidik Gen Z Jadi Kekuatan Ekonomi Lampung

Momen Gubernur Mirza Bidik Gen Z Jadi Kekuatan Ekonomi Lampung

September 5, 2026
Ekonomi Digital Lampung Melaju, Transaksi QRIS Sentuh Rp1,87 T

Ekonomi Digital Lampung Melaju, Transaksi QRIS Sentuh Rp1,87 T

September 5, 2026
Antam Gratiskan Brankas Setahun-Cuma Ada di Lampung Financial Festival

Antam Gratiskan Brankas Setahun-Cuma Ada di Lampung Financial Festival

September 5, 2026
DPR Ingatkan Anak Muda, Pinjol-Investasi Bodong Ganggu Masa Depan

DPR Ingatkan Anak Muda, Pinjol-Investasi Bodong Ganggu Masa Depan

September 5, 2026
AI Goda Belanja, Kita Harus Pegang Kendali

AI Goda Belanja, Kita Harus Pegang Kendali

September 5, 2026
Jelang Konsolidasi BUMN Karya, Brantas Abipraya Gabungkan Anak Usaha

Jelang Konsolidasi BUMN Karya, Brantas Abipraya Gabungkan Anak Usaha

September 5, 2026
Kerja Saat Libur Demi Bayar Uang Sekolah, Bocah SMP Nemu Emas Rp3,1 M

Kerja Saat Libur Demi Bayar Uang Sekolah, Bocah SMP Nemu Emas Rp3,1 M

September 5, 2026
LPS Mau Dongkrak Literasi Lampung Lewat Financial Festival 2026

LPS Mau Dongkrak Literasi Lampung Lewat Financial Festival 2026

September 4, 2026
BTN Tinggal Tunggu Aturan BP Tapera Eksekusi KPR Tenor 40 Tahun

BTN Tinggal Tunggu Aturan BP Tapera Eksekusi KPR Tenor 40 Tahun

September 4, 2026
BTN Rombak Jajaran Direksi, Ini Alasannya

BTN Rombak Jajaran Direksi, Ini Alasannya

September 4, 2026
Jelang Konsolidasi Asuransi BUMN, Klaim Rasio Asuransi Kredit Naik 99%

Jelang Konsolidasi Asuransi BUMN, Klaim Rasio Asuransi Kredit Naik 99%

September 4, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, September 5, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Orang Terkaya Sumatra Punya 13 Limusin-2 Kapal Pesiar, Nasibnya Tragis

30 minutes ago
in News
Orang Terkaya Sumatra Punya 13 Limusin-2 Kapal Pesiar, Nasibnya Tragis
Share on FacebookShare on Twitter




Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu.

 

Jakarta, CNBC Indonesia – Kehidupan serba mewah yang pernah dinikmati keluarga Sultan Langkat berujung tragis. Pada 1946, kediaman Sultan Mahmud dari Kesultanan Langkat menjadi salah satu sasaran dalam pergolakan Revolusi Sosial Sumatra Timur. Massa mendatangi istana dan menjarah berbagai harta benda milik keluarga bangsawan.

Sultan Mahmud yang memerintah Kesultanan Langkat pada 1927 hingga 1946 diketahui tinggal di Istana Darussalam. Bangunan yang menjadi simbol kemegahan kesultanan tersebut kemudian porak-poranda setelah didatangi massa.

Tidak hanya harta benda yang menjadi sasaran. Sejumlah anggota keluarga bangsawan Langkat juga ditangkap dan mengalami kekerasan di tengah gejolak sosial yang terjadi pada masa tersebut.

Kemewahan keluarga Sultan Mahmud bukan tanpa alasan. Kesultanan Langkat memiliki sumber kekayaan melimpah, terutama setelah minyak bumi ditemukan di Telaga Said, Pangkalan Brandan, pada era kakek Mahmud, yakni Sultan Musa (1840-1893).

Menurut buku Sejarah Pertumbuhan Pemerintahan Kesultanan Langkat, Deli, dan Serdang. (1986), kekayaan Langkat semakin besar setelah perusahaan minyak Belanda, Royal Dutch Petroleum, datang melakukan eksplorasi sekaligus mengembangkan Pangkalan Brandan sebagai salah satu kawasan pengolahan minyak terbesar di Sumatra.

Dari aktivitas pertambangan tersebut, Kesultanan Langkat memperoleh pemasukan besar. Tercatat, Sultan Langkat memperoleh sekitar US$3.000 per tahun. Selain itu, kekayaan Langkat juga berasal dari perkebunan tembakau dan hasil kayu dari hutan. Besarnya pemasukan membuat keluarga Sultan dan bangsawan dapat menikmati kehidupan serba mewah.

Dalam riset “Gaya Hidup Bangsawan Langkat” (2023), pada masa Sultan Aziz (1897-1927), misalnya, Langkat membangun istana megah dan membeli kapal tanker. Gaya hidup keluarga kesultanan juga semakin modern dengan mengikuti gaya hidup orang Belanda. Mulai dari pakaian, kebudayaan hingga makanan.

Kemewahan itu semakin terlihat pada masa Sultan Mahmud. Ia disebut memiliki 13 mobil limosin dan dua kapal pesiar.

Sejarawan Anthony Reid dalam The Blood of the People: Revolution and the End of Traditional Rule in Northern Sumatra (1979), mengungkap Sultan Mahmud dari Langkat sebagai sultan paling kaya dari semua kesultanan dan kerajaan di Sumatra Timur.

Menurut buku Sejarah Pertumbuhan Pemerintahan Kesultanan Langkat, Deli, dan Serdang. (1986), kekayaan Langkat semakin besar setelah perusahaan minyak Belanda, Royal Dutch Petroleum, datang melakukan eksplorasi sekaligus mengembangkan Pangkalan Brandan sebagai salah satu kawasan pengolahan minyak terbesar di Sumatra.

Dari aktivitas pertambangan tersebut, Kesultanan Langkat memperoleh pemasukan besar. Tercatat, Sultan Langkat memperoleh sekitar US$3.000 per tahun. Selain itu, kekayaan Langkat juga berasal dari perkebunan tembakau dan hasil kayu dari hutan. Besarnya pemasukan membuat keluarga Sultan dan bangsawan dapat menikmati kehidupan serba mewah.

Dalam riset “Gaya Hidup Bangsawan Langkat” (2023), pada masa Sultan Aziz (1897-1927), misalnya, Langkat membangun istana megah dan membeli kapal tanker. Gaya hidup keluarga kesultanan juga semakin modern dengan mengikuti gaya hidup orang Belanda. Mulai dari pakaian, kebudayaan hingga makanan.

Kemewahan itu semakin terlihat pada masa Sultan Mahmud. Ia disebut memiliki 13 mobil limosin dan dua kapal pesiar.

Sejarawan Anthony Reid dalam The Blood of the People: Revolution and the End of Traditional Rule in Northern Sumatra (1979), mengungkap Sultan Mahmud dari Langkat sebagai sultan paling kaya dari semua kesultanan dan kerajaan di Sumatra Timur.

(dce)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Orang Terkaya Sumatra Punya 13 Limusin-2 Kapal Pesiar, Nasibnya Tragis

Orang Terkaya Sumatra Punya 13 Limusin-2 Kapal Pesiar, Nasibnya Tragis

September 5, 2026
Lampung Financial Festival 2026: Kolaborasi Angkat Literasi Keuangan

Lampung Financial Festival 2026: Kolaborasi Angkat Literasi Keuangan

September 5, 2026
Momen Gubernur Mirza Bidik Gen Z Jadi Kekuatan Ekonomi Lampung

Momen Gubernur Mirza Bidik Gen Z Jadi Kekuatan Ekonomi Lampung

September 5, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .