• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

September 8, 2026
IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

September 8, 2026
Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

September 8, 2026
Penyebab IHSG Naik 1% di Awal Sesi 2

Penyebab IHSG Naik 1% di Awal Sesi 2

September 8, 2026
Breaking News! IHSG Naik 1%, Sedikit Lagi Sentuh Level 6.700

Breaking News! IHSG Naik 1%, Sedikit Lagi Sentuh Level 6.700

September 8, 2026
AKR Corporindo (AKRA) Beri Kisi-Kisi Dividen, Segini Besarannya

AKR Corporindo (AKRA) Beri Kisi-Kisi Dividen, Segini Besarannya

September 8, 2026
Laba Bersih Elnusa Naik 29% Pada Semester I 2026

Laba Bersih Elnusa Naik 29% Pada Semester I 2026

September 8, 2026
BSN Catat Transaksi Digital Rp6,57 T, Bidik Ribuan Merchant

BSN Catat Transaksi Digital Rp6,57 T, Bidik Ribuan Merchant

September 8, 2026
Pemegang Sukuk Tolak Rencana Restrukturisasi PT Pos Indonesia

Pemegang Sukuk Tolak Rencana Restrukturisasi PT Pos Indonesia

September 8, 2026
IHSG Sesi I Menguat 0,84%, Parkir di Level 6.674,95

IHSG Sesi I Menguat 0,84%, Parkir di Level 6.674,95

September 8, 2026
Harga Minya Terbang hingga Krisis Energi Kerek Harga Batubara

Harga Minya Terbang hingga Krisis Energi Kerek Harga Batubara

September 8, 2026
Akbar Djohan Dicopot, Willgo Zainar Jadi Dirut Baru Krakatau Steel

Akbar Djohan Dicopot, Willgo Zainar Jadi Dirut Baru Krakatau Steel

September 8, 2026
Utang Whoosh Segera Diambil Alih Kemenkeu pada Pekan Ketiga September

Utang Whoosh Segera Diambil Alih Kemenkeu pada Pekan Ketiga September

September 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 8, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

1 hour ago
in Lifestyle
Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berbalik menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah terapresiasi 0,03% dan mengakhiri perdagangan hari ini, Selasa (8/9/2026) di posisi Rp17.625/US$.

Pergerakan tersebut berbanding terbalik dengan pembukaan perdagangan pagi tadi, ketika rupiah melemah 0,03% ke level Rp17.635/US$. Mata uang Garuda berhasil menguat 10 poin dari posisi pembukaan.

Sepanjang perdagangan, rupiah bergerak dalam rentang Rp17.590-Rp17.635/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,26% ke posisi 98,915.


Berbaliknya rupiah ke zona hijau terjadi ketika dolar AS melemah di pasar global. Penurunan DXY memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk menguat.

Kondisi ini sejalan dengan proyeksi dalam laporan Macro & Fixed Income Daily Morning Notes Mega Capital Sekuritas (MCS), yang memperkirakan mata uang Garuda bergerak di kisaran Rp17.600-Rp17.700/US$.

“Rupiah juga berpotensi mengalami hal serupa pada rentang IDR 17,600-17,700 per USD akibat kombinasi pelemahan indeks dolar dan sisa-sisa apresiasi JPY akibat sisa-sisa sentimen BOJ Rate hike dalam waktu dekat,” tulis laporan MCS yang dikutip Selasa (8/9/2026).

Penguatan yen didorong oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Bank of Japan (BOJ) akan kembali menaikkan suku bunga. Kenaikan yen turut menekan DXY karena mata uang Jepang menjadi salah satu komponen utama indeks dolar AS.

Di pasar obligasi domestik, pergerakan juga cenderung stabil. Imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) tenor 10 tahun turun tipis 0,5 basis poin menjadi 7,11%.

Meski demikian, pelaku pasar masih menantikan data inflasi AS yang akan dirilis pada pekan ini. Data tersebut menjadi rangkaian indikator ekonomi penting terakhir sebelum bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) menggelar rapat FOMC pada 15-16 September mendatang.

Setelah laporan tenaga kerja AS pada Jumat lalu lebih kuat dibandingkan perkiraan, pelaku pasar kini memperhitungkan peluang sekitar 60% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan ini.

Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat memperkuat peluang kenaikan suku bunga The Fed dan kembali mengangkat dolar AS. Kondisi tersebut berpotensi menambah tekanan terhadap rupiah.

Sebaliknya, inflasi yang lebih rendah dapat mengurangi ekspektasi pengetatan moneter AS, menekan dolar, dan membuka ruang penguatan lebih lanjut bagi mata uang Garuda.

Pasar juga masih mencermati ketegangan geopolitik di kawasan Teluk setelah Iran mengancam akan membalas setiap serangan baru AS terhadap asetnya. Iran turut memperingatkan bahwa infrastruktur energi di kawasan Teluk, termasuk kepentingan minyak dan gas AS, berada dalam posisi rentan.

Ketegangan tersebut membuat harga minyak bertahan di sekitar level tertinggi dalam enam pekan, dengan harga minyak Brent berada di atas US$97 per barel. Kenaikan harga minyak berpotensi memperbesar tekanan inflasi global dan mempengaruhi arah kebijakan The Fed kedepannya. 

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

September 8, 2026
Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

September 8, 2026
Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

September 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .