• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Lanjut Melemah, Dolar Naik ke Rp17.700

Rupiah Lanjut Melemah, Dolar Naik ke Rp17.700

September 16, 2026
Suku Bunga The Fed Naik, Tekanan ke Rupiah & IHSG Meningkat

Suku Bunga The Fed Naik, Tekanan ke Rupiah & IHSG Meningkat

September 17, 2026
Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%

Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%

September 17, 2026
Nasib Rupiah & IHSG Hadapi Efek Suku Bunga The Fed Naik

Nasib Rupiah & IHSG Hadapi Efek Suku Bunga The Fed Naik

September 17, 2026
Presdir Kena OTT KPK, Summarecon (SMRA) Buka Suara

Presdir Kena OTT KPK, Summarecon (SMRA) Buka Suara

September 17, 2026
Waspada Efek Era Higher for Longer ke Pasar Keuangan RI!

Waspada Efek Era Higher for Longer ke Pasar Keuangan RI!

September 17, 2026
Bos The Fed Respons Tudingan Penyebab Kenaikan Imbal Hasil US Treasury

Bos The Fed Respons Tudingan Penyebab Kenaikan Imbal Hasil US Treasury

September 17, 2026
MBMA Punya Rencana Buyback Saham, Alokasikan Dana Rp1,38 Triliun

MBMA Punya Rencana Buyback Saham, Alokasikan Dana Rp1,38 Triliun

September 17, 2026
Tok! The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Bps Ke Level 3,75%-4%

Tok! The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Bps Ke Level 3,75%-4%

September 17, 2026
BEI Tegaskan Saham Gocap ke Bawah Dilarang Ikut Short Selling

BEI Tegaskan Saham Gocap ke Bawah Dilarang Ikut Short Selling

September 17, 2026
Emiten Prajogo (PTRO) Akuisisi Perusahaan Jasa Pelabuhan RI

Emiten Prajogo (PTRO) Akuisisi Perusahaan Jasa Pelabuhan RI

September 17, 2026
Timah Jadi Komoditas Perdana di Bursa Mineral RI

Timah Jadi Komoditas Perdana di Bursa Mineral RI

September 17, 2026
The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Dibuka Naik ke Rp17.705

The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Dibuka Naik ke Rp17.705

September 17, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, September 17, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Lanjut Melemah, Dolar Naik ke Rp17.700

1 day ago
in News
Rupiah Lanjut Melemah, Dolar Naik ke Rp17.700
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah belum mampu keluar dari tekanan dan kembali dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini.

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan Rabu (16/9/2026) di posisi Rp17.700/US$ atau terdepresiasi 0,11%.

Tekanan tersebut berlanjut setelah rupiah mencatat pelemahan selama empat hari perdagangan beruntun. Pada Selasa (15/9/2026), mata uang Garuda ditutup turun 0,26% ke level Rp17.685/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,12% ke posisi 99,730.

Penguatan tersebut melanjutkan kenaikan DXY sebesar 0,23% pada perdagangan sebelumnya.


Pergerakan rupiah sepanjang hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh sentimen eksternal, khususnya penantian pasar terhadap keputusan suku bunga The Federal Reserve (The Fed).

The Fed menggelar rapat kebijakan pada 15-16 September 2026. Keputusan suku bunga tersebut akan diumumkan pada Kamis dini hari waktu Indonesia.

Menjelang pengumuman tersebut, dolar AS mempertahankan penguatan dan berada di sekitar level tertinggi dalam beberapa pekan terhadap sejumlah mata uang utama. Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS turut memberikan tenaga kepada greenback.

Pelaku pasar memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Berdasarkan perhitungan pasar, peluang kenaikan tersebut telah mencapai sekitar 90%.

“Kenaikan 25 basis poin telah diperhitungkan sekitar 90%, sehingga dolar hanya akan mendapat dorongan moderat jika The Fed menaikkan bunga,” ujar Currency Strategist Commonwealth Bank of Australia Carol Kong, dikutip dari Reuters.

Jika terealisasi, keputusan tersebut akan menjadi kenaikan suku bunga pertama The Fed dalam lebih dari dua tahun. Pasar juga mulai memperhitungkan kemungkinan adanya kenaikan lanjutan untuk menahan tekanan inflasi akibat perang dengan Iran dan lonjakan harga energi.

Meski demikian, arah dolar tidak hanya ditentukan oleh keputusan suku bunga. Pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh mengenai langkah kebijakan berikutnya juga akan menjadi perhatian utama.

Apabila The Fed menaikkan suku bunga tetapi Warsh meredam peluang kenaikan lanjutan, dolar berpotensi kehilangan sebagian tenaganya. Sebaliknya, sinyal bahwa suku bunga masih akan dinaikkan kembali dapat mempertahankan penguatan greenback.

Pasar juga menghadapi kemungkinan kecil The Fed mempertahankan suku bunga. Menurut Kong, keputusan tersebut dapat memicu penurunan dolar lebih dari 1% karena berlawanan dengan perkiraan mayoritas pelaku pasar.

Penguatan dolar dan tingginya imbal hasil obligasi AS dapat meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dolar. Kondisi tersebut berpotensi menjaga tekanan terhadap mata uang Garuda menjelang pengumuman kebijakan The Fed.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Suku Bunga The Fed Naik, Tekanan ke Rupiah & IHSG Meningkat

Suku Bunga The Fed Naik, Tekanan ke Rupiah & IHSG Meningkat

September 17, 2026
Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%

Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%

September 17, 2026
Nasib Rupiah & IHSG Hadapi Efek Suku Bunga The Fed Naik

Nasib Rupiah & IHSG Hadapi Efek Suku Bunga The Fed Naik

September 17, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .