• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%

Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%

September 17, 2026
Presdir Kena OTT, KPK Geledah Kantor Summarecon Agung (SMRA)

Presdir Kena OTT, KPK Geledah Kantor Summarecon Agung (SMRA)

September 18, 2026
IHSG Sesi 1 Keok, Asing Jualan Saham Rp 1,14 Triliun

IHSG Sesi 1 Keok, Asing Jualan Saham Rp 1,14 Triliun

September 18, 2026
Moodys Downgrade Outlook Bayan Resources Jadi Negatif, Ini Alasannya

Moodys Downgrade Outlook Bayan Resources Jadi Negatif, Ini Alasannya

September 18, 2026
IHSG Balik Arah, Saham-Saham Konglo Jadi Pemberat

IHSG Balik Arah, Saham-Saham Konglo Jadi Pemberat

September 18, 2026
IHSG Balik Arah, Sesi 1 Keok -0,35%

IHSG Balik Arah, Sesi 1 Keok -0,35%

September 18, 2026
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan

September 18, 2026
Video:Jalur Energi Terancam, IHSG Anjlok & Rupiah Tembus Rp 17.700/USD

Video:Jalur Energi Terancam, IHSG Anjlok & Rupiah Tembus Rp 17.700/USD

September 18, 2026
Ditanya BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham

Ditanya BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham

September 18, 2026
Mau Caplok Bayan Resources (BYAN), Ini Gurita Bisnis Haji Isam

Mau Caplok Bayan Resources (BYAN), Ini Gurita Bisnis Haji Isam

September 18, 2026
Fundamental dan Transformasi Bisnis Sokong Prospek Kinerja Jasa Marga

Fundamental dan Transformasi Bisnis Sokong Prospek Kinerja Jasa Marga

September 18, 2026
Jumlah Bank Tutup Jadi 14 Tahun Ini, Terbaru Gara-Gara Kurang Modal

Jumlah Bank Tutup Jadi 14 Tahun Ini, Terbaru Gara-Gara Kurang Modal

September 18, 2026
Saham Lagi Digembok, Emiten Ini Mau Private Placement 77 Juta Saham

Saham Lagi Digembok, Emiten Ini Mau Private Placement 77 Juta Saham

September 18, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, September 18, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%

1 day ago
in Market
Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten keluarga Kalla PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), buka suara terkait pemenuhan ketentuan minimum saham free float sebesar 15% yang belum dipenuhi perseroan. Berdasarkan data per 31 Agustus 2026, free float BUKK baru mencapai 6,17%.

Berdasarkan Ketentuan V.1.1 Peraturan I-A, perusahaan tercatat dapat tetap tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) apabila memenuhi persyaratan jumlah saham free float paling sedikit 15% dari jumlah saham tercatat. Atas kondisi tersebut, BEI meminta perseroan menyampaikan informasi tertulis mengenai kendala pemenuhan minimum free float tersebut.

Terkait kendala pemenuhan minimum free float, BUKK menyampaikan bahwa perseroan masih melakukan penelaahan dan mempertimbangkan berbagai opsi yang dapat dilakukan. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah penjualan saham oleh pemegang saham utama kepada masyarakat guna memenuhi ketentuan minimum free float 15% pada 2029.

Sementara itu, untuk rencana pemenuhan free float, perseroan menyatakan rencananya masih sama dengan yang telah disampaikan sebelumnya.

“Dalam waktu dekat Perseroan akan berupaya untuk mengejar presentase Free Float menjadi 7,5% dan untuk rencana jangka panjang yang seusai dengan Perubahan Peraturan I-A, maka pada tahun 2029 saham Free Float Perseroan akan berjumlah 15%,” sebagaimana dikutip dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis, (17/9/2026).

Dalam surat tanggapannya kepada BEI, BUKK juga menyampaikan harapan agar Bursa memberikan waktu kepada perseroan untuk memenuhi ketentuan free float. Perseroan menyatakan permintaan tersebut mengacu pada Ketentuan V.1.1 Peraturan I-A.

Sebagai informasi, berdasarkan data kepemilikan KSEI, pemilik saham BUKK terdiri dari Nadia Achmad dengan 388.475.003 saham BUKK atau setara 14,7124%, sedangkan Laila Achmad menguasai 384.475.003 saham atau 14,5610%.

Sementara itu, masyarakat non-warkat tercatat memiliki 233.468.950 saham atau 8,8420%, sedangkan saham treasury BUKK tercatat sebanyak 32.722.750 saham atau 1,2394%.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Presdir Kena OTT, KPK Geledah Kantor Summarecon Agung (SMRA)

Presdir Kena OTT, KPK Geledah Kantor Summarecon Agung (SMRA)

September 18, 2026
IHSG Sesi 1 Keok, Asing Jualan Saham Rp 1,14 Triliun

IHSG Sesi 1 Keok, Asing Jualan Saham Rp 1,14 Triliun

September 18, 2026
Moodys Downgrade Outlook Bayan Resources Jadi Negatif, Ini Alasannya

Moodys Downgrade Outlook Bayan Resources Jadi Negatif, Ini Alasannya

September 18, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .