• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.835 Pagi Ini

Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.835 Pagi Ini

September 24, 2026
Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo, OJK Rilis Aturan Ini

Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo, OJK Rilis Aturan Ini

September 24, 2026
Pemerintah Mau LPS Jamin Simpanan di Koperasi, Siap Amandemen UU

Pemerintah Mau LPS Jamin Simpanan di Koperasi, Siap Amandemen UU

September 24, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 1% ke Level 6.311

Breaking! IHSG Anjlok 1% ke Level 6.311

September 24, 2026
IHSG Anjlok 1% ke Level 6.311

IHSG Anjlok 1% ke Level 6.311

September 24, 2026
BI dan Otoritas Moneter Hong Kong Mulai Bahas Penggunaan QRIS

BI dan Otoritas Moneter Hong Kong Mulai Bahas Penggunaan QRIS

September 24, 2026
BI Buka Suara Soal Dolar AS Rp17.900, Ini Biang Keroknya

BI Buka Suara Soal Dolar AS Rp17.900, Ini Biang Keroknya

September 24, 2026
BI Digitalisasi Sistem Pembayaran Pemda-Warga RI, Daya Beli Terkerek!

BI Digitalisasi Sistem Pembayaran Pemda-Warga RI, Daya Beli Terkerek!

September 24, 2026
Harga Saham Terbang Tinggi, BEI Gembok Saham ASPI, SINI, dan IDEA

Harga Saham Terbang Tinggi, BEI Gembok Saham ASPI, SINI, dan IDEA

September 24, 2026
BEI Hapus Harga MInimum Saham, Lo Kheng Hong Bilang Begini

BEI Hapus Harga MInimum Saham, Lo Kheng Hong Bilang Begini

September 24, 2026
Penumpang Sepi & Utang Menumpuk, Perusahaan Kereta Cepat Mau Bangkrut

Penumpang Sepi & Utang Menumpuk, Perusahaan Kereta Cepat Mau Bangkrut

September 24, 2026
2 Sosok Penting Ini Borong Saham ASII di Harga Rp4.800-an

2 Sosok Penting Ini Borong Saham ASII di Harga Rp4.800-an

September 24, 2026
Saham Masih Disuspensi, NICK Buka-bukaan Soal Kondisi Bisnis

Saham Masih Disuspensi, NICK Buka-bukaan Soal Kondisi Bisnis

September 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, September 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.835 Pagi Ini

3 hours ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.835 Pagi Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (24/9/2026). Mata uang Garuda kembali tertekan ketika indeks dolar AS melanjutkan penguatan.

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan dengan pelemahan 0,022% ke posisi Rp17.835/US$. Posisi ini sekaligus membalikkan penguatan rupiah pada perdagangan sebelumnya, Rabu (23/9/2026), ketika mata uang Garuda ditutup menguat 0,31% ke level Rp17.795/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,04% ke posisi 101,132.

Kenaikan tersebut melanjutkan penguatan tajam DXY sebesar 0,49% pada penutupan perdagangan Rabu kemarin. 


Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan masih dipengaruhi oleh dinamika dolar AS di pasar global. Penguatan greenback menunjukkan tingginya permintaan terhadap aset berdenominasi dolar sehingga mempersempit ruang penguatan mata uang lain, termasuk rupiah.

Dolar AS menguat ke level tertingginya dalam hampir dua bulan seiring meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) dalam waktu dekat.

Sejumlah pejabat The Fed kembali membuka peluang pengetatan lanjutan apabila inflasi tidak mereda. Gubernur The Fed Michael Barr mengatakan bank sentral AS kemungkinan masih perlu menaikkan suku bunga untuk membawa inflasi turun.

Data ekonomi AS turut memperkuat ekspektasi tersebut. Indeks PMI Komposit AS versi S&P Global naik dari 56,0 pada Agustus menjadi 58,4 pada September, level tertinggi sejak Juli 2021. Kenaikan ditopang oleh lonjakan pesanan baru, tetapi kuatnya permintaan juga mendorong harga naik.

Setelah data tersebut dirilis, pasar memperhitungkan peluang sekitar 70% bahwa The Fed akan kembali menaikkan suku bunga sedikitnya 25 basis poin pada pertemuan Oktober. Angkanya meningkat dari sekitar 53% sebelumnya.

Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) pada Rabu kemarin baru saja memutuskan untuk kembali mempertahankan BI Rate di level 5,75%. Suku bunga deposit facility dan lending facility juga tetap, masing-masing sebesar 4,75% dan 6,50%.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 22-23 September 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 5,75%, suku bunga deposit facility sebesar 4,75%, dan suku bunga lending facility sebesar 6,50%,” kata Gubernur BI Destry Damayanti dalam konferensi pers, Rabu (23/9/2026).

Dengan keputusan tersebut, BI mempertahankan suku bunga dalam tiga pertemuan beruntun pada Juli, Agustus, dan September. BI Rate sendiri telah berada di level 5,75% sejak Juni 2026.

BI juga menyatakan akan terus memperkuat kebijakan untuk menarik aliran modal asing, menjaga stabilitas rupiah, serta mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valuta asing.

Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan pembiayaan ke sektor riil serta perluasan penggunaan pembayaran digital.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo, OJK Rilis Aturan Ini

Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo, OJK Rilis Aturan Ini

September 24, 2026
Pemerintah Mau LPS Jamin Simpanan di Koperasi, Siap Amandemen UU

Pemerintah Mau LPS Jamin Simpanan di Koperasi, Siap Amandemen UU

September 24, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 1% ke Level 6.311

Breaking! IHSG Anjlok 1% ke Level 6.311

September 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .