• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
1.800 Ton Emas Warga RI Ada di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.500 Triliun

1.800 Ton Emas Warga RI Ada di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.500 Triliun

September 27, 2026
Prabowo Gelar Rapat Soal BPJS Kesehatan, Dana Rp20 T Disiapkan!

Prabowo Gelar Rapat Soal BPJS Kesehatan, Dana Rp20 T Disiapkan!

September 28, 2026
Konglomerat Bisnis Terkaya Goyang Gegara Perintah Bank Sentral

Konglomerat Bisnis Terkaya Goyang Gegara Perintah Bank Sentral

September 28, 2026
KonglomeratBisnis TerkayaGoyang Gegara Perintah Bank Sentral

KonglomeratBisnis TerkayaGoyang Gegara Perintah Bank Sentral

September 28, 2026
Ditanya BI Rate Bakal Naik 3 Bulan Lagi, Destry: Kita Lihat Nanti

Ditanya BI Rate Bakal Naik 3 Bulan Lagi, Destry: Kita Lihat Nanti

September 28, 2026
Dolar AS Nyaris Rp18.000, BI Pakai Jurus Ini Selamatkan Rupiah!

Dolar AS Nyaris Rp18.000, BI Pakai Jurus Ini Selamatkan Rupiah!

September 28, 2026
Toba Surimi Rombak Susunan Manajemen, Beston Baro Jadi Dirut

Toba Surimi Rombak Susunan Manajemen, Beston Baro Jadi Dirut

September 28, 2026
DPR Ngotot Nilai Tukar Rupiah Harus Menguat, Gubernur BI Jawab Begini

DPR Ngotot Nilai Tukar Rupiah Harus Menguat, Gubernur BI Jawab Begini

September 28, 2026
Mirip Seperti BYAN, Begini Awal Mula Rumor Haji Isam Mau Caplok BCA

Mirip Seperti BYAN, Begini Awal Mula Rumor Haji Isam Mau Caplok BCA

September 28, 2026
Rupiah Melemah 0,48%, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000

Rupiah Melemah 0,48%, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000

September 28, 2026
ENRG Incar Dana Rp4,1 T dari Rights Issue

ENRG Incar Dana Rp4,1 T dari Rights Issue

September 28, 2026
Ekonomi Tahun Ini Suram, Gubernur BI Ramal 2027 Ada Perbaikan

Ekonomi Tahun Ini Suram, Gubernur BI Ramal 2027 Ada Perbaikan

September 28, 2026
Di Depan DPR, Destry Ungkap Kebijakan BI Saat Dunia Gonjang Ganjing!

Di Depan DPR, Destry Ungkap Kebijakan BI Saat Dunia Gonjang Ganjing!

September 28, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 28, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

1.800 Ton Emas Warga RI Ada di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.500 Triliun

1 day ago
in Lifestyle
1.800 Ton Emas Warga RI Ada di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.500 Triliun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah Indonesia mengungkap sebuah fakta mengejutkan mengenai potensi ekonomi nasional. Ribuan ton emas milik masyarakat saat ini terpantau masih “menganggur” alias bersemayam di bawah bantal dan belum masuk ke dalam sistem keuangan resmi negara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beberapa saat lalu membeberkan bahwa total emas yang disimpan secara pribadi oleh masyarakat Indonesia diperkirakan mencapai 1.800 ton.

Bila dikalkulasikan, tumpukan emas rumahan tersebut memiliki nilai yang fantastis, yakni menyentuh US$252 miliar. Jika dikonversi menggunakan kurs saat ini di level Rp17.880/US$, nilainya sekitar Rp4.505 triliun.

“Emas yang ada di bawah bantal, itu ada 1.800 ton. Nah, kalau 1.800 ton, itu nilainya juga luar biasa, US$252 miliar,” ujar Airlangga dalam acara Peluncuran Indonesia Bullion Market Association di Monas Grand Ballroom BSI Tower, Jakarta, pada akhir Agustus lalu.

Bisa Masuk Jajaran Raksasa Emas Dunia

Airlangga menilai, jika ribuan ton emas tersebut berhasil ditarik dan diintegrasikan ke dalam sistem keuangan domestik, cadangan emas Indonesia akan langsung melesat dan masuk dalam jajaran yang terbesar di kancah global.

Sebagai perbandingan, Amerika Serikat saat ini tercatat memiliki cadangan stok emas terbesar di dunia sebanyak 8.133 ton, disusul oleh China sebanyak 2.331 ton.

“Kalau Indonesia 1.800 [ton], itu udah langsung di bawah mereka semua. Nah, ini sebuah pertumbuhan yang luar biasa kalau itu bisa kita lakukan,” tegas Airlangga.

Melihat potensi besar yang masih tertidur ini, pemerintah mendorong lembaga keuangan untuk memutar otak. Airlangga secara khusus meminta dua lembaga jasa keuangan yang telah mengantongi layanan bullion (bank emas), yakni PT Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI), agar dapat menciptakan instrumen yang mampu membangun kepercayaan masyarakat agar mau menitipkan aset emas mereka.

Saat ini, PT Pegadaian tercatat baru mengelola sekitar 153 ton stok emas milik masyarakat, sementara BSI mengelola sekitar 20 ton.

Oleh karena itu, pemerintah menargetkan setidaknya sebagian kecil dari harta karun “di bawah bantal” tersebut dapat beralih ke sistem perbankan formal.

“Jadi bagaimana tugasnya dari Pegadaian maupun BSI, yang US$252 miliar ini mungkin 20%-nya saja pindah dari ditaruh di bawah bantal, ditaruh ke instrumen keuangan ataupun instrumen perbankan syariah maupun Pegadaian,” pungkas Airlangga.

(fab/fab)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Prabowo Gelar Rapat Soal BPJS Kesehatan, Dana Rp20 T Disiapkan!

Prabowo Gelar Rapat Soal BPJS Kesehatan, Dana Rp20 T Disiapkan!

September 28, 2026
Konglomerat Bisnis Terkaya Goyang Gegara Perintah Bank Sentral

Konglomerat Bisnis Terkaya Goyang Gegara Perintah Bank Sentral

September 28, 2026
KonglomeratBisnis TerkayaGoyang Gegara Perintah Bank Sentral

KonglomeratBisnis TerkayaGoyang Gegara Perintah Bank Sentral

September 28, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .