• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dolar Nyaris Rp18.000, Juda Agung Bocorkan Jurus Amankan Rupiah

Dolar Nyaris Rp18.000, Juda Agung Bocorkan Jurus Amankan Rupiah

October 2, 2026
AS Perkuat Pasukan di Timur Tengah, Harga Emas Naik Tipis

AS Perkuat Pasukan di Timur Tengah, Harga Emas Naik Tipis

October 2, 2026
Tepat HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp6,16 Triliun

Tepat HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp6,16 Triliun

October 2, 2026
Genjot Bisnis, AZKO Perluas Ekspansi ke Berbagai Wilayah

Genjot Bisnis, AZKO Perluas Ekspansi ke Berbagai Wilayah

October 2, 2026
Prabowo Rombak Daftar Menteri, IHSG & Rupiah Bergerak Volatil

Prabowo Rombak Daftar Menteri, IHSG & Rupiah Bergerak Volatil

October 2, 2026
OJK Luncurkan Roadmap Penguatan Perbankan, 5 Hal Ini Jadi Prioritas

OJK Luncurkan Roadmap Penguatan Perbankan, 5 Hal Ini Jadi Prioritas

October 2, 2026
Akhir Pekan Sesi I, Asing Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Dijalur Merah

Akhir Pekan Sesi I, Asing Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Dijalur Merah

October 2, 2026
Siap-Siap, Perusahaan Singapura Ini Mau Tender Offer Saham NAYZ

Siap-Siap, Perusahaan Singapura Ini Mau Tender Offer Saham NAYZ

October 2, 2026
Akhiri Sesi I, IHSG Anjlok 0,34%

Akhiri Sesi I, IHSG Anjlok 0,34%

October 2, 2026
Bukan Lagi InJourney, 34 Bandara Kini Dikelola Entitas Usaha GGRM

Bukan Lagi InJourney, 34 Bandara Kini Dikelola Entitas Usaha GGRM

October 2, 2026
Dua Petinggi Erajaya Borong Saham Lewat Program MESOP

Dua Petinggi Erajaya Borong Saham Lewat Program MESOP

October 2, 2026
JPFA Jual Anak di India dan Vietnam Rp1,8 Triliun, Ini Pembelinya

JPFA Jual Anak di India dan Vietnam Rp1,8 Triliun, Ini Pembelinya

October 2, 2026
ADB Gelontorkan Rp11,66 Triliun Bantu Likuiditas Pasar Keuangan RI

ADB Gelontorkan Rp11,66 Triliun Bantu Likuiditas Pasar Keuangan RI

October 2, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 2, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Dolar Nyaris Rp18.000, Juda Agung Bocorkan Jurus Amankan Rupiah

6 hours ago
in News
Dolar Nyaris Rp18.000, Juda Agung Bocorkan Jurus Amankan Rupiah
Share on FacebookShare on Twitter




Bogor, CNBC Indonesia – Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengungkapkan langkah Kementerian Keuangan dalam menjaga level nilai tukar rupiah yang nyaris mencapai Rp18.000/1US$.

Wamen Juda mengatakan yang dilakukan pihaknya adalah menjaga daya tarik yield Surat Berharga Negara (SBN) agar modal asing mengalir ke dalam negeri. Misalnya saja dengan menerbitkan surat utang negara Global Bonds dan Panda Bonds.

Nantinya uang yang diperoleh akan ditempatkan di Bank Indonesia dan menjadi cadangan devisa yang menjadi modal bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

“Uang yang diperoleh, ditempatkan di Bank Indonesia, itu menjadi cadangan devisa. Dan cadangan devisa itu digunakan untuk melakukan stabilisasi dari nilai tukar rupiah. Ini perannya cukup signifikan buat Kemenkeu,” ujarnya saat Media Gathering di Bogor, Kamis (2/10/2026).

Upaya Kemenkeu selanjutnya adalah terus menjaga kredibilitas fiskal sebagai bagian untuk menjaga daya tarik investasi Indonesia sehingga para investor mau mengalirkan asetnya ke instrumen SBN.

“Dan kebijakan-kebijakan yang menjaga kredibilitas fisikal. Itu saya kira bagian dari upaya kita untuk terus menjaga daya tarik Indonesia, sehingga investor mau masuk ke aset-asetnya seperti SBN,” imbuhnya.

Rupiah kehilangan tenaga pada perdagangan pertama Oktober. Setelah menguat tajam sehari sebelumnya, mata uang Garuda kembali berakhir di zona merah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,39% ke posisi Rp17.940/US$ pada perdagangan Kamis (1/10/2026).

Penutupan tersebut membalikkan penguatan rupiah sebesar 0,50% pada Rabu kemarin, ketika mata uang Garuda berakhir di level Rp17.870/US$. Secara nominal, rupiah melemah 70 poin dari posisi penutupan sebelumnya.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,23% ke posisi 101,678.

Pelemahan rupiah bergerak searah dengan penguatan dolar AS di pasar global. Kenaikan DXY memperlihatkan permintaan terhadap aset berdenominasi dolar yang masih tinggi sehingga mempersempit ruang penguatan mata uang negara lain.

Dolar AS bahkan menyentuh level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan. Greenback mendapat dukungan dari kenaikan imbal hasil US Treasury di tengah kekhawatiran mengenai tekanan inflasi global akibat perang AS-Israel dengan Iran.

(rob/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
AS Perkuat Pasukan di Timur Tengah, Harga Emas Naik Tipis

AS Perkuat Pasukan di Timur Tengah, Harga Emas Naik Tipis

October 2, 2026
Tepat HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp6,16 Triliun

Tepat HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp6,16 Triliun

October 2, 2026
Genjot Bisnis, AZKO Perluas Ekspansi ke Berbagai Wilayah

Genjot Bisnis, AZKO Perluas Ekspansi ke Berbagai Wilayah

October 2, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .