• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Mantan Menteri Ketahuan Jualan Beras di Glodok, Tidak Bilang Keluarga

Mantan Menteri Ketahuan Jualan Beras di Glodok, Tidak Bilang Keluarga

October 10, 2026
Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

October 10, 2026
Respons Cepat BI Jaga Rupiah & Pastikan Volatilitas Terjaga

Respons Cepat BI Jaga Rupiah & Pastikan Volatilitas Terjaga

October 10, 2026
Kronologi & Alasan Singapura Sita Rp1,9 T Dana Anak Taipan Sawit RI

Kronologi & Alasan Singapura Sita Rp1,9 T Dana Anak Taipan Sawit RI

October 10, 2026
Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan

Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan

October 10, 2026
Hanya 4 Negara Siap Hadapi Bank Gagal, Indonesia Termasuk?

Hanya 4 Negara Siap Hadapi Bank Gagal, Indonesia Termasuk?

October 10, 2026
AS Kena Tipu, Ini Cara Rusia Akali Sanksi Lewat Bank Mungil China

AS Kena Tipu, Ini Cara Rusia Akali Sanksi Lewat Bank Mungil China

October 9, 2026
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

October 9, 2026
Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

October 9, 2026
Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

October 9, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, October 10, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Mantan Menteri Ketahuan Jualan Beras di Glodok, Tidak Bilang Keluarga

2 hours ago
in News
Mantan Menteri Ketahuan Jualan Beras di Glodok, Tidak Bilang Keluarga
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nasib para pejabat negara usai melepaskan jabatannya selalu menarik perhatian publik. Ada yang menikmati masa tua dengan fasilitas mewah, namun tidak sedikit pula yang harus berjuang keras menyambung hidup.

Salah satu kisah paling legendaris datang dari mantan Menteri Agama RI, Saifuddin Zuhri, yang memilih hidup dalam kesederhanaan ekstrem hingga terciduk berjualan beras di pasar tradisional.

Sebagai catatan sejarah, Saifuddin Zuhri menjabat sebagai Menteri Agama RI ke-10 sejak dilantik pada 2 Maret 1962 hingga purna tugas pada 1967. Selepas dari kursi menteri, ia sempat aktif kembali di dunia politik sebagai anggota DPR-GR dari Fraksi Nahdlatul Ulama (NU) hingga menjadi anggota DPR hasil Pemilu 1971.

Namun, roda kehidupan terus berputar. Setelah benar-benar pensiun dari panggung politik dan pemerintahan, kehidupannya jauh dari kata berlimpah kemewahan.

Dikutip dari buku Sang Pendoa: Para Kiai Fenomenal Pengayom Kedamaian Umat (2023), pada era 1980-an Saifuddin melakoni profesi baru sebagai pedagang beras di Pasar Glodok, Jakarta. Rutinitas itu dilakoninya hampir setiap hari.

Setiap pukul 09.00 WIB, seusai menunaikan salat Dhuha, ia menyetir mobilnya sendiri sambil mengangkut karung-karung beras menuju lapak dagangannya.

Kisah berdagang ini bahkan sempat disembunyikan rapat-rapat dari keluarganya. Istri dan anak-anaknya hanya tahu Saifuddin selalu pulang membawa uang, namun tidak pernah tahu dari mana sumber penghasilan tersebut.

Kedok sang mantan menteri akhirnya terbongkar ketika salah seorang putranya secara tidak sengaja memergokinya tengah melayani pembeli di Pasar Glodok.

Berdagang sejatinya bukan hal baru bagi Saifuddin. Dalam autobiografinya, Berangkat dari Pesantren (1984), ia menceritakan bahwa pada 1942, saat anak pertamanya lahir, ia pernah menyambung hidup dengan menjual apa saja yang bisa menghasilkan uang-mulai dari pakaian bekas, perabotan rumah tangga loak, hingga rokok.

Tolak Rumah Dinas dan Hibahkan Hunian Pribadi

Jiwa integritas dan kesederhanaan Saifuddin sebenarnya sudah mengakar kuat sejak ia masih menduduki kursi menteri. Bagi sosok yang juga ayah dari Menteri Agama era Kabinet Kerja, Lukman Hakim Saifuddin ini, jabatan menteri adalah amanah suci yang tidak boleh disalahgunakan untuk memperkaya diri.

Prinsip itu dibuktikan secara nyata lewat penolakannya terhadap fasilitas rumah dinas. Meski sah secara aturan dan didesak berkali-kali untuk menempati rumah dinas mewah, ia kukuh menolak dan memilih tinggal di rumah pribadinya.

“Kalau begitu aku serakah namanya. Kalau menteri agama sudah serakah, bagaimana yang lain… sikapku tegas. Sejak itu aku tetap menempati rumah sendiri hingga sekarang,” tegasnya kala itu.

Ia kemudian memilih mencicil rumah sendiri di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, demi menjaga prinsip kemandirian. Hebatnya lagi, begitu cicilan rumah tersebut lunas, ia memilih untuk menghibahkannya secara cuma-cuma demi kepentingan sosial Nahdlatul Ulama.

Jejak pengabdian Saifuddin Zuhri akhirnya berpulang ke Rahmatullah pada 25 Februari 1986 setelah berjuang melawan sakit. Puluhan tahun telah berlalu sejak ia melepas jabatannya, namun integritas tanpa kompromi dan kesederhanaan hakiki yang ia wariskan tetap abadi sebagai teladan mulia bagi para pejabat negeri ini.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

October 10, 2026
Respons Cepat BI Jaga Rupiah & Pastikan Volatilitas Terjaga

Respons Cepat BI Jaga Rupiah & Pastikan Volatilitas Terjaga

October 10, 2026
Mantan Menteri Ketahuan Jualan Beras di Glodok, Tidak Bilang Keluarga

Mantan Menteri Ketahuan Jualan Beras di Glodok, Tidak Bilang Keluarga

October 10, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .