
Jakarta, CNBC Indonesia- Emiten sektor migas, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) sepanjang semester I-2026 berhasil membukukan laba bersih USD 15,54 juta atau naik 102% dengan pendapatan mencapai USD 25,65 juta atau naik 2% dan EBITDA tumbuh 38% (yoy) sebesar USD 21,28 juta.
Direktur Keuangan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), Adrian Hartadi mengatakan kinerja positif di paruh pertama 2026 tidak lepas dari dampak kenaikan Harga minyak mentah dunia serta kenaikan laba produksi migas Blok Cepu.
Dalam meningkatkan kinerja migas, RATU berhasil menerbitkan surat utang di akhir Maret 2026 dan menyelesaikan akuisisi Blok Kasuri, Teluk Bintuni Papua Barat Daya serta akuisisi blok migas Madura Strait PSC yang dioperasikan oleh Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) pada Juni 2026.
Diharapkan akuisisi blok migas baru dapat meningkatkan produksi migas sekaligus kenaikan pemasukan pendapatan bisnis. RATU optimistis dapat mencapai target bisnis hingga akhir tahun 2026 dengan pendapatan laba yang melampaui target.
Selengkapnya simak dialog Shania Alatas dengan Direktur Keuangan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), Adrian Hartadi dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 13/10/2026)


















