• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
MSCI Jadi Momok! IHSG Sudah Anjlok 31%, Rp5.548 Triliun Lenyap

MSCI Jadi Momok! IHSG Sudah Anjlok 31%, Rp5.548 Triliun Lenyap

October 14, 2026
Soroti Karhutla, Ini Respons 9 Perusahaan Termasuk Emiten Haji Isam

Soroti Karhutla, Ini Respons 9 Perusahaan Termasuk Emiten Haji Isam

October 15, 2026
100% Kebun Sawit di Kalteng, MKTR Klaim Operasi Tetap Normal

100% Kebun Sawit di Kalteng, MKTR Klaim Operasi Tetap Normal

October 15, 2026
Danantara Minta Garuda (GIAA) Tegas Soal Target Pasar

Danantara Minta Garuda (GIAA) Tegas Soal Target Pasar

October 15, 2026
Morgan Stanley Terciduk Asik Jual-Beli Saham GOTO, Cuan Berapa?

Morgan Stanley Terciduk Asik Jual-Beli Saham GOTO, Cuan Berapa?

October 15, 2026
Dana Haji Tembus Rp184 Triliun, BPKH Kebut Transformasi Digital

Dana Haji Tembus Rp184 Triliun, BPKH Kebut Transformasi Digital

October 15, 2026
Pendapatan Turun, Rugi WSBP Bengkak Jadi Rp410 Miliar

Pendapatan Turun, Rugi WSBP Bengkak Jadi Rp410 Miliar

October 15, 2026
Punya 23 Juta Akun Kripto, RI Siap Tukar Data Pajak pada 2027

Punya 23 Juta Akun Kripto, RI Siap Tukar Data Pajak pada 2027

October 15, 2026
Bayan Gelar RUPSLB Usai Dicaplok Haji Isam, Mau Rombak Pengurus?

Bayan Gelar RUPSLB Usai Dicaplok Haji Isam, Mau Rombak Pengurus?

October 15, 2026
IHSG Ditutup Anjlok 1,33% ke 5.863

IHSG Ditutup Anjlok 1,33% ke 5.863

October 15, 2026
IHSG Ditutup Melemah 1,33% ke 5.863

IHSG Ditutup Melemah 1,33% ke 5.863

October 15, 2026
Ternyata Ini Sosok Di Balik Transaksi Crossing Rp1,12 T di Saham BYAN

Ternyata Ini Sosok Di Balik Transaksi Crossing Rp1,12 T di Saham BYAN

October 15, 2026
Tok! Krakatau Steel (KRAS) Merger 2 Anak Usaha

Tok! Krakatau Steel (KRAS) Merger 2 Anak Usaha

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 15, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

MSCI Jadi Momok! IHSG Sudah Anjlok 31%, Rp5.548 Triliun Lenyap

1 day ago
in ENTREPRENEUR
MSCI Jadi Momok! IHSG Sudah Anjlok 31%, Rp5.548 Triliun Lenyap
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tengah dalam tren penurunan sepanjang tahun 2026. Sejumlah sentimen global, termasuk kekhawatiran akan keputusan MSCI pun mengiringi tekanan tersebut.

IHSG mengawali perdagangan hari ini, Rabu, (14/10/2026) di zona hijau. IHSG dibuka pada level 5.940,68, naik 14,70 poin atau sekitar 0,25%.

Penguatan ini berlanjut tidak lama setelah pembukaan. Indeks sempat menyentuh level tertinggi 5.946,28, sementara level terendah berada di 5.938,30. Rentang pergerakan yang sempit ini menunjukkan pasar bergerak relatif stabil di awal sesi, dengan tekanan jual yang terbatas.

Meski demikian, sejak awal tahun, IHSG telah tertekan 31,14% secara year to date (ytd). Adapun kapitalisasi pasarnya saat ini tercatat sebesar Rp10.452 triliun.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, level tertinggi IHSG 2025 sempat tercatat di 8.710,70 pada 8 Desember 2025 dengan nilai kapitaliasi pasar tertinggi Rp16.000 triliun di tanggal yang sama.

Jika dibandingkan dengan level tertingginya pada 8 Desember 2025, maka kapitalisasi pasar IHSG telah menyusut Rp5.548 triliun atau 34,68% menjadi Rp10.452 triliun.

Menurut laporan BRI Danareksa Sekuritas, kekhawatiran terkait MSCI, eskalasi geopolitik, dan proyeksi hawkish dari The FED masih membatasi ruang pemulihan MSCI hingga hari ini.

“Perkembangan geopolitik dan sentimen MSCI juga masih perlu dicermati,” sebagaimana dikutip dari laporan hariannya.

Sebelumnya, MSCI membekukan kenaikan foreign inclusion factor (FIF) dan number of shares (NOS), serta penambahan saham baru dan peningkatan status saham dalam indeks. Kebijakan tersebut akan dievaluasi menjelang peninjauan indeks pada November 2026, dengan pengumuman MSCI diperkirakan keluar pada akhir Oktober.

Sebelumnya, dalam evaluasi 23 Juni 2026, MSCI menyatakan akan mempertimbangkan sejumlah opsi apabila kemajuan belum memadai menjelang review November, termasuk konsultasi untuk reklasifikasi Indonesia menjadi Frontier Market.

Kekhawatiran MSCI mencakup transparansi struktur kepemilikan dan kemungkinan perdagangan terkoordinasi yang mengganggu pembentukan harga.

MSCI telah mengakui reformasi berupa pengungkapan kepemilikan di atas 1%, klasifikasi investor yang lebih rinci, kerangka HSC, dan roadmap free float minimum 15%. Namun, konsistensi implementasi serta efektivitasnya tetap menjadi ukuran penilaian.

Pernyataan mengenai kemungkinan konsultasi belum menetapkan Indonesia langsung turun kelas pada November. Pembukaan konsultasi, keputusan reklasifikasi, dan tanggal implementasinya merupakan tahapan yang perlu dibedakan.

Kalender resmi mencantumkan pengumuman index review pada November mendatang, dengan perubahan reguler efektif 1 Desember. Penyebutan 12 November di Indonesia dapat terkait perbedaan waktu; kalender tersebut tidak mencantumkan jam rilis. Tanggal efektif perubahan reguler juga bukan tanggal otomatis berlakunya downgrade negara.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Soroti Karhutla, Ini Respons 9 Perusahaan Termasuk Emiten Haji Isam

Soroti Karhutla, Ini Respons 9 Perusahaan Termasuk Emiten Haji Isam

October 15, 2026
100% Kebun Sawit di Kalteng, MKTR Klaim Operasi Tetap Normal

100% Kebun Sawit di Kalteng, MKTR Klaim Operasi Tetap Normal

October 15, 2026
Danantara Minta Garuda (GIAA) Tegas Soal Target Pasar

Danantara Minta Garuda (GIAA) Tegas Soal Target Pasar

October 15, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .