• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Asing Net Sell Rp1,16 Triliun Kala IHSG Menguat, Cek Deretan Sahamnya

Asing Net Sell Rp1,16 Triliun Kala IHSG Menguat, Cek Deretan Sahamnya

October 14, 2026
Soroti Karhutla, Ini Respons 9 Perusahaan Termasuk Emiten Haji Isam

Soroti Karhutla, Ini Respons 9 Perusahaan Termasuk Emiten Haji Isam

October 15, 2026
100% Kebun Sawit di Kalteng, MKTR Klaim Operasi Tetap Normal

100% Kebun Sawit di Kalteng, MKTR Klaim Operasi Tetap Normal

October 15, 2026
Danantara Minta Garuda (GIAA) Tegas Soal Target Pasar

Danantara Minta Garuda (GIAA) Tegas Soal Target Pasar

October 15, 2026
Morgan Stanley Terciduk Asik Jual-Beli Saham GOTO, Cuan Berapa?

Morgan Stanley Terciduk Asik Jual-Beli Saham GOTO, Cuan Berapa?

October 15, 2026
Dana Haji Tembus Rp184 Triliun, BPKH Kebut Transformasi Digital

Dana Haji Tembus Rp184 Triliun, BPKH Kebut Transformasi Digital

October 15, 2026
Pendapatan Turun, Rugi WSBP Bengkak Jadi Rp410 Miliar

Pendapatan Turun, Rugi WSBP Bengkak Jadi Rp410 Miliar

October 15, 2026
Punya 23 Juta Akun Kripto, RI Siap Tukar Data Pajak pada 2027

Punya 23 Juta Akun Kripto, RI Siap Tukar Data Pajak pada 2027

October 15, 2026
Bayan Gelar RUPSLB Usai Dicaplok Haji Isam, Mau Rombak Pengurus?

Bayan Gelar RUPSLB Usai Dicaplok Haji Isam, Mau Rombak Pengurus?

October 15, 2026
IHSG Ditutup Anjlok 1,33% ke 5.863

IHSG Ditutup Anjlok 1,33% ke 5.863

October 15, 2026
IHSG Ditutup Melemah 1,33% ke 5.863

IHSG Ditutup Melemah 1,33% ke 5.863

October 15, 2026
Ternyata Ini Sosok Di Balik Transaksi Crossing Rp1,12 T di Saham BYAN

Ternyata Ini Sosok Di Balik Transaksi Crossing Rp1,12 T di Saham BYAN

October 15, 2026
Tok! Krakatau Steel (KRAS) Merger 2 Anak Usaha

Tok! Krakatau Steel (KRAS) Merger 2 Anak Usaha

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 15, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Asing Net Sell Rp1,16 Triliun Kala IHSG Menguat, Cek Deretan Sahamnya

1 day ago
in Lifestyle
Asing Net Sell Rp1,16 Triliun Kala IHSG Menguat, Cek Deretan Sahamnya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu (14/10/2026), berbalik arah setelah sempat tertekan di awal sesi.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan sesi I, IHSG berada di level 5.974,29, naik 48,31 poin atau 0,82%.

Penguatan IHSG hari ini ditopang sejumlah sentimen dari eksternal. Indeks dolar AS (DXY) tercatat melemah 0,37% ke level 102,18, menjauh dari level tertinggi dalam 18 bulan terakhir, sementara yield obligasi AS tenor 10 tahun turun sekitar 2,3 basis poin ke 5,217%. Pelemahan harga minyak dunia turut meredakan tekanan jual di pasar obligasi, meski kekhawatiran inflasi dan potensi kenaikan suku bunga The Fed masih membayangi. Pasar juga tengah menanti rilis data inflasi konsumen (CPI) AS periode September yang dijadwalkan hari ini, setelah inflasi headline Agustus tercatat 3,4% secara tahunan dengan inflasi inti di level 2,4% – terendah sejak Maret 2021.

Dari kawasan regional, International Monetary Fund (IMF) dalam World Economic Outlook edisi Oktober 2026 memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,1% pada 2026 dan 3,4% pada 2027, dengan inflasi global diperkirakan melandai dari 4,7% ke 4,1% pada periode yang sama. IMF turut mengingatkan bahwa lonjakan harga energi akibat perang Iran paling memukul negara-negara berpendapatan rendah yang mengimpor energi. Sementara itu, pelaku pasar juga menanti data perdagangan dan inflasi China periode September yang dirilis hari ini, mengingat China merupakan mitra dagang terbesar Indonesia, setelah surplus dagang Negeri Tirai Bambu melebar menjadi US$119,09 miliar pada Agustus dengan ekspor tumbuh 25% dan impor naik 28,2% secara tahunan.

Meski IHSG ditutup menguat, berdasarkan data Stockbit Sekuritas, investor asing justru tercatat membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) yang cukup besar, yakni Rp1,16 triliun di seluruh pasar (all market) sepanjang sesi I hari ini.

Secara keseluruhan, nilai transaksi asing pada sesi I mencapai Rp4,16 triliun, dengan rincian foreign buy sebesar Rp1,50 triliun dan foreign sell Rp2,66 triliun.

Sebagai catatan, pada perdagangan sesi pertama ada transaksi nego jumbo di saham Bayan Resources (BYAN) senilai Rp 1,12 triliun yang ditransaksikan di harga Rp 11.200 per saham.

Dari pasar reguler, aksi jual asing terbesar terjadi pada PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) dengan nilai mencapai Rp21,47 miliar. Di posisi berikutnya terdapat PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) yang dilepas asing senilai Rp20,18 miliar, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) sebesar Rp18,99 miliar.

Selain itu, investor asing juga melakukan aksi jual pada PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) sebesar Rp17,48 miliar, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (SINI) Rp16,35 miliar, serta PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Rp15,43 miliar.

Tekanan jual juga terlihat pada PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) sebesar Rp14,13 miliar, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) Rp12,31 miliar, serta PT Indika Energy Tbk. (INDY) Rp10,48 miliar.

Di sisi lain, sejumlah saham blue chip masih menjadi buruan investor global. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi saham yang paling banyak dikoleksi asing dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp91,69 miliar, disusul PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) senilai Rp16,92 miliar.

Selanjutnya, asing juga memborong PT Astra International Tbk. (ASII) sebesar Rp14,24 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) Rp12,85 miliar, serta PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) Tbk. (MMIX) Rp10,02 miliar.

Berikut daftar net foreign buy dan net foreign sell investor asing pada perdagangan sesi I Rabu (14/10/2026).

Net Foreign Buy

  1. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) – Rp91,69 miliar
  2. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) – Rp16,92 miliar
  3. PT Astra International Tbk. (ASII) – Rp14,24 miliar
  4. PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) – Rp12,85 miliar
  5. PT Multi Medika Internasional Tbk. (MMIX) – Rp10,02 miliar
  6. PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) – Rp7,37 miliar
  7. PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) – Rp7,32 miliar
  8. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) – Rp7,31 miliar
  9. PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON) – Rp6,18 miliar
  10. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) – Rp5,98 miliar

Net Foreign Sell

  1. PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) – Rp21,47 miliar
  2. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) – Rp20,18 miliar
  3. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) – Rp18,99 miliar
  4. PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) – Rp17,48 miliar
  5. PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (SINI) – Rp16,35 miliar
  6. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) – Rp15,43 miliar
  7. PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) – Rp14,13 miliar
  8. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) – Rp12,31 miliar
  9. PT Indika Energy Tbk. (INDY) – Rp10,48 miliar
  10. PT Metropolitan Kentjana Tbk. (MKPI) – Rp9,25 miliar

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Soroti Karhutla, Ini Respons 9 Perusahaan Termasuk Emiten Haji Isam

Soroti Karhutla, Ini Respons 9 Perusahaan Termasuk Emiten Haji Isam

October 15, 2026
100% Kebun Sawit di Kalteng, MKTR Klaim Operasi Tetap Normal

100% Kebun Sawit di Kalteng, MKTR Klaim Operasi Tetap Normal

October 15, 2026
Danantara Minta Garuda (GIAA) Tegas Soal Target Pasar

Danantara Minta Garuda (GIAA) Tegas Soal Target Pasar

October 15, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .