• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
BEI Ubah Aturan, Mulai 2 November Saham HSC Tak Masuk Kriteria IHSG

BEI Ubah Aturan, Mulai 2 November Saham HSC Tak Masuk Kriteria IHSG

October 22, 2026
RI Kehilangan Rp 100 T Jika Jatuh ke Standalone Market

RI Kehilangan Rp 100 T Jika Jatuh ke Standalone Market

October 22, 2026
Danantara Targetkan RI Kantongi Rp270 T Investasi di NAF 2026

Danantara Targetkan RI Kantongi Rp270 T Investasi di NAF 2026

October 22, 2026
Kejari Indramayu Serahkan Hasil Sita BPR Bangkrut Rp2,78 M ke LPS

Kejari Indramayu Serahkan Hasil Sita BPR Bangkrut Rp2,78 M ke LPS

October 22, 2026
Kejari Indramayu Serahkan Hasil Sita Lelang BPR Bangkrut Rp2,78 ke LPS

Kejari Indramayu Serahkan Hasil Sita Lelang BPR Bangkrut Rp2,78 ke LPS

October 22, 2026
Mantap! UNVR Catat Pertumbuhan selama Lima Kuartal Berturut-turut

Mantap! UNVR Catat Pertumbuhan selama Lima Kuartal Berturut-turut

October 22, 2026
Grup Bakrie (UNSP) Dirikan Anak Usaha Bidang Perdagangan Minyak

Grup Bakrie (UNSP) Dirikan Anak Usaha Bidang Perdagangan Minyak

October 22, 2026
Prospek Saham Aneka Tambang (ANTM) di Tengah Badai MSCI

Prospek Saham Aneka Tambang (ANTM) di Tengah Badai MSCI

October 22, 2026
Siapa GIC dan Temasek, Diduga Pengaruhi MSCI Turunkan Kasta RI?

Siapa GIC dan Temasek, Diduga Pengaruhi MSCI Turunkan Kasta RI?

October 22, 2026
Harga Minyak Brent Dekati USD 110 Hingga Harga Emas Tertekan

Harga Minyak Brent Dekati USD 110 Hingga Harga Emas Tertekan

October 22, 2026
Dana Asing Kabur Rp576,7 M di Sesi I, Saham BCA Paling Banyak Dibuang

Dana Asing Kabur Rp576,7 M di Sesi I, Saham BCA Paling Banyak Dibuang

October 22, 2026
Dana Asing Kabur Rp576,7 M di Sesi I, Saham BBCA Paling Banyak Dibuang

Dana Asing Kabur Rp576,7 M di Sesi I, Saham BBCA Paling Banyak Dibuang

October 22, 2026
Kredit Baru Q4-2026 Diramal Naik, Bank Mulai Longgar

Kredit Baru Q4-2026 Diramal Naik, Bank Mulai Longgar

October 22, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 22, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

BEI Ubah Aturan, Mulai 2 November Saham HSC Tak Masuk Kriteria IHSG

3 hours ago
in ENTREPRENEUR
BEI Ubah Aturan, Mulai 2 November Saham HSC Tak Masuk Kriteria IHSG
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyesuaikan kriteria evaluasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Melalui aturan baru ini, saham yang masuk kategori High Shareholding Concentration (HSC) atau kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi tidak lagi diperhitungkan dalam penghitungan IHSG.

Mengutip keterbukaan nformasi, aturan baru tersbeut akan mulai berlaku efektif mulai 2 November 2026.

Penyesuaian ini dilakukan dengan merujuk pada dua ketentuan, yakni Pengumuman BEI No. Peng-00148/BEI.POP/05-2021 tanggal 31 Mei 2021 tentang penerapan free float dalam penghitungan indeks, serta Surat Keputusan Bersama Direksi BEI dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) nomor Kep-00047/BEI/03-2026 dan KEP-0024/DIR/KSEI/0426 tentang penetapan kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi pada perusahaan tercatat.

BEI menyebut langkah ini diambil untuk mempertimbangkan kebutuhan indeks yang lebih mewakili dinamika pasar.

Dari sisi kriteria seleksi, sebelumnya seluruh saham perusahaan tercatat masuk dalam perhitungan IHSG, kecuali saham yang berada di Papan Akselerasi. Setelah penyesuaian, pengecualian diperluas. Selain saham di Papan Akselerasi, saham yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) atau kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi juga tidak akan dihitung dalam IHSG.

Metode perhitungan indeks tidak berubah, yakni tetap menggunakan Capped Free Float Adjusted Market Capitalization Weighted dengan batas (cap) sebesar 9%.

Jadwal evaluasi juga diubah. Jika sebelumnya evaluasi dilakukan pada Maret, Juni, September, dan Desember, ke depan evaluasi akan dilaksanakan pada Januari, April, Juli, dan Oktober.

Selain itu, hari efektifnya juga bergeser, dari hari bursa pertama di bulan Januari, April, Juli, dan Oktober menjadi hari bursa pertama di bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.

BEI juga menambahkan ketentuan baru mengenai evaluasi insidental yang sebelumnya belum diatur secara khusus. Saham yang masuk atau keluar dari daftar HSC di luar periode evaluasi indeks akan segera disesuaikan pada IHSG.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
RI Kehilangan Rp 100 T Jika Jatuh ke Standalone Market

RI Kehilangan Rp 100 T Jika Jatuh ke Standalone Market

October 22, 2026
Danantara Targetkan RI Kantongi Rp270 T Investasi di NAF 2026

Danantara Targetkan RI Kantongi Rp270 T Investasi di NAF 2026

October 22, 2026
Kejari Indramayu Serahkan Hasil Sita BPR Bangkrut Rp2,78 M ke LPS

Kejari Indramayu Serahkan Hasil Sita BPR Bangkrut Rp2,78 M ke LPS

October 22, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .