• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini

October 26, 2026
OJK Buka-bukaan Soal 1 Hal yang Jadi Catatan MSCI ke Bursa RI

OJK Buka-bukaan Soal 1 Hal yang Jadi Catatan MSCI ke Bursa RI

October 27, 2026
Ibu-Ibu Borong Surat Utang Pemerintah RI, SBR015 Laku Rp17 Triliun

Ibu-Ibu Borong Surat Utang Pemerintah RI, SBR015 Laku Rp17 Triliun

October 27, 2026
3 Jurus OJK Hadapi Ancaman MSCI hingga IHSG & Rupiah Melemah

3 Jurus OJK Hadapi Ancaman MSCI hingga IHSG & Rupiah Melemah

October 27, 2026
BEI Evaluasi Indeks, Ini Saham Penghuni Baru LQ45 dan IDX30

BEI Evaluasi Indeks, Ini Saham Penghuni Baru LQ45 dan IDX30

October 27, 2026
OJK Ungkap Modus Penipuan ke Anak 8 Tahun, Duit Orang Tua Diperas

OJK Ungkap Modus Penipuan ke Anak 8 Tahun, Duit Orang Tua Diperas

October 27, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Turun 0,32% ke 5.355

Akhir Sesi I, IHSG Turun 0,32% ke 5.355

October 27, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 0,32% ke 5.355

Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 0,32% ke 5.355

October 27, 2026
BRI Optimistis Fundamental Perseroan Topang Pertumbuhan Jangka Panjang

BRI Optimistis Fundamental Perseroan Topang Pertumbuhan Jangka Panjang

October 27, 2026
Warga Singapura Bikin Markas Pinjol Ilegal di Bali, Bunganya Mencekik

Warga Singapura Bikin Markas Pinjol Ilegal di Bali, Bunganya Mencekik

October 27, 2026
BNI Cetak Rekor Laba Operasional Rp27,5 Triliun di Kuartal III-2026

BNI Cetak Rekor Laba Operasional Rp27,5 Triliun di Kuartal III-2026

October 27, 2026
Petinggi Grup Bakrie (BRMS) Borong 5,9 Juta Saham Senilai Rp 2,4 M

Petinggi Grup Bakrie (BRMS) Borong 5,9 Juta Saham Senilai Rp 2,4 M

October 27, 2026
Petinggi Grup Bakrie (BRMS) Borong Saham 5,9 Juta Senilai Rp 2,4 M

Petinggi Grup Bakrie (BRMS) Borong Saham 5,9 Juta Senilai Rp 2,4 M

October 27, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 27, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini

1 day ago
in News
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah belum mampu bangkit pada awal pekan ini. Mata uang Garuda kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Senin (26/10/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp18.050/US$, melemah 0,06% atau 10 poin dibandingkan penutupan Jumat (23/10/2026) di posisi Rp18.040/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,17% ke posisi 101,636.



Pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi sejumlah sentimen dari dalam negeri maupun global.

Dari domestik, perhatian pasar tertuju pada pernyataan terbaru Bank Indonesia (BI) mengenai pergerakan rupiah setelah tekanan yang dipicu sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea, menilai tekanan terhadap rupiah masih dapat dikelola, meskipun nilai tukar sempat melemah hingga melampaui Rp18.000 per dolar AS.

Menurut Erwin, pasar secara bertahap mulai mencerna dampak sentimen MSCI, sehingga tekanan terhadap nilai tukar diharapkan dapat mereda.

Sementara dari eksternal, harga minyak dunia mulai terkoreksi setelah melonjak tajam pada pekan lalu akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Berdasarkan laporan Reuters, harga minyak mentah Brent turun 1,34% menjadi US$115,16 per barel pada Senin (26/10/2026) pukul 07.18 WIB.

Penurunan tersebut terjadi di tengah laporan mengenai upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah. Meski demikian, kekhawatiran terhadap pasokan energi global masih membayangi pasar setelah kelompok Houthi dilaporkan melancarkan serangkaian serangan terhadap fasilitas energi di Arab Saudi selama akhir pekan.

Bagi Indonesia sebagai negara pengimpor minyak bersih, tingginya harga energi berpotensi meningkatkan kebutuhan dolar AS untuk impor minyak dan menambah tekanan terhadap rupiah.

Selain perkembangan geopolitik, pelaku pasar juga bersiap menghadapi sejumlah agenda ekonomi penting Amerika Serikat (AS) sepanjang pekan ini, termasuk keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) serta rilis data pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Rangkaian agenda tersebut berpotensi memengaruhi arah pergerakan dolar AS dan aliran modal ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Buka-bukaan Soal 1 Hal yang Jadi Catatan MSCI ke Bursa RI

OJK Buka-bukaan Soal 1 Hal yang Jadi Catatan MSCI ke Bursa RI

October 27, 2026
Ibu-Ibu Borong Surat Utang Pemerintah RI, SBR015 Laku Rp17 Triliun

Ibu-Ibu Borong Surat Utang Pemerintah RI, SBR015 Laku Rp17 Triliun

October 27, 2026
3 Jurus OJK Hadapi Ancaman MSCI hingga IHSG & Rupiah Melemah

3 Jurus OJK Hadapi Ancaman MSCI hingga IHSG & Rupiah Melemah

October 27, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .