
Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan penghentian sementara perdagangan atau suspensi saham PT Arkora Hydro Tbk. (ARKO). Suspensi ini mulai berlaku pada perdagangan Rabu (28/10/2026).
Melansir dari pengumuman Bursa, suspensi ini dilakukan sehubungan dengan penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham ARKO.
“Dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) pada tanggal 28 Oktober 2026,” demikian penjelasan Bursa.
Penghentian perdagangan saham ARKO tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai untuk memberikan waktu yang memadai bagi para pelaku pasar dan mempertimbangkan secara matang dalam pengambilan keputusan investasi di saham ARKO berdasarkan informasi yang ada.
“Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” tutup Bursa.
Adapun, saham Arkora Hydro terpantau berada pada level Rp1.365 per saham atau mengalami penurunan cukup dalam sepanjang tahun berjalan (year-to-date/Ytd), yaitu sebesar 77,06%. Dalam satu bulan terakhir ARKO tertekan 62,70% dan dalam seminggu terakhir melemah 9,00%.
Saat ini, ARKO tercatat memiliki kapitalisasi pasar senilai Rp3,99 miliar dengan rasio saham free float sebesar 32,27%.
(eku/eku)

















