• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Laba Bank Jago (ARTO) Naik 49,7% di Kuartal III-2026, Ini Faktornya

Laba Bank Jago (ARTO) Naik 49,7% di Kuartal III-2026, Ini Faktornya

October 28, 2026
Harga Nikel Melonjak, Saham Antam (ANTM) Ditarget ke Rp3.470

Harga Nikel Melonjak, Saham Antam (ANTM) Ditarget ke Rp3.470

October 28, 2026
BEI Bidik Kapitalisasi Pasar Rp30.000 T pada 2030, Realistiskah?

BEI Bidik Kapitalisasi Pasar Rp30.000 T pada 2030, Realistiskah?

October 28, 2026
Pelemahan Rupiah Berlanjut, Bank Ini Sudah Jual Dolar Rp18.400

Pelemahan Rupiah Berlanjut, Bank Ini Sudah Jual Dolar Rp18.400

October 28, 2026
Usai Demutualisasi, BEI Siapkan Rp596 Miliar Buat Ini

Usai Demutualisasi, BEI Siapkan Rp596 Miliar Buat Ini

October 28, 2026
BEI Pasang Cita-Cita Ambisius, Masuk 10 Besar Bursa Terbesar Dunia

BEI Pasang Cita-Cita Ambisius, Masuk 10 Besar Bursa Terbesar Dunia

October 28, 2026
Rupiah Digempur Kabar Buruk dari AS

Rupiah Digempur Kabar Buruk dari AS

October 28, 2026
Direktur Citra Borneo Utama (CBUT) Ronny Hertantyo Meninggal Dunia

Direktur Citra Borneo Utama (CBUT) Ronny Hertantyo Meninggal Dunia

October 28, 2026
BEI Pasang Cita-Cita Ambisius, Incar 10 Bursa Terbesar Dunia

BEI Pasang Cita-Cita Ambisius, Incar 10 Bursa Terbesar Dunia

October 28, 2026
Jelang Demutualisasi, BEI Bagikan Dividen Tunai Rp1,56 Triliun

Jelang Demutualisasi, BEI Bagikan Dividen Tunai Rp1,56 Triliun

October 28, 2026
RUPSLB BEI Sepakat Demutualisasi, Anggaran Dasar Dirombak

RUPSLB BEI Sepakat Demutualisasi, Anggaran Dasar Dirombak

October 28, 2026
Direktur Citra Borneo Utama (CBRE) Ronny Hertantyo Meninggal Dunia

Direktur Citra Borneo Utama (CBRE) Ronny Hertantyo Meninggal Dunia

October 28, 2026
Akhiri Sesi I, IHSG Turun 1,65% ke 5.179

Akhiri Sesi I, IHSG Turun 1,65% ke 5.179

October 28, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 28, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Laba Bank Jago (ARTO) Naik 49,7% di Kuartal III-2026, Ini Faktornya

3 hours ago
in News
Laba Bank Jago (ARTO) Naik 49,7% di Kuartal III-2026, Ini Faktornya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten perbankan PT Bank Jago Tbk. (ARTO) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 49,7% secara tahunan atau year-on-year (yoy) menjadi Rp298,08 miliar hingga 30 September 2026. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, Bank Jago membukukan laba bersih sebesar Rp199,13 miliar.

Menilik laporan keuangannya, pertumbuhan laba ditopang oleh pendapatan bunga sebesar Rp3,16 triliun, meningkat 28,0% dibandingkan Rp2,47 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, beban bunga naik menjadi Rp855,41 miliar dari Rp689,59 miliar. Dengan demikian, pendapatan bunga bersih Bank Jago mencapai Rp2,30 triliun, tumbuh 29,6% dibandingkan Rp1,78 triliun pada September 2025.

Dari sisi pendapatan operasional lainnya, perseroan mencatatkan sejumlah peningkatan. Pendapatan lainnya naik menjadi Rp419,33 miliar dari Rp245,29 miliar. Pendapatan komisi, provisi, fee, dan administrasi juga meningkat menjadi Rp13,28 miliar dari Rp7,78 miliar.

Meski demikian, sejumlah pos mengalami penurunan kinerja. Seperti beban kerugian penurunan nilai aset keuangan atau impairment meningkat menjadi Rp883,10 miliar dari Rp623,14 miliar. Beban tenaga kerja juga naik menjadi Rp465,86 miliar dari Rp409,17 miliar, sedangkan beban lainnya meningkat menjadi Rp961,11 miliar dari Rp735,98 miliar.

Secara keseluruhan, pendapatan atau beban operasional lainnya mencatatkan posisi negatif Rp1,92 triliun, lebih besar dibandingkan posisi negatif Rp1,52 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kendati demikian, laba sebelum pajak Bank Jago tetap meningkat menjadi Rp383,87 miliar dari Rp255,45 miliar. Setelah memperhitungkan pajak penghasilan, laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp298,08 miliar.

Pada fungsi intermediasi, penyaluran kredit tercatat sebesar Rp27,9 triliun per September 2026, meningkat 19% yoy dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp23,5 triliun.

Kualitas kredit juga terjaga dengan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross sebesar 0,9%, lebih rendah dibanding rata-rata NPL perbankan nasional.

Pada pendanaan, total dana pihak ketiga (DPK) Bank Jago mencapai Rp28,9 triliun, meningkat 21% dari Rp23,9 triliun pada akhir September 2025. Porsi current account and savings account (CASA) mendominasi DPK sebesar 53% atau setara Rp15,4 triliun, sedangkan deposito menyumbang 47% atau Rp13,5 triliun.

Dengan demikian, rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) masih amat ketat pada level 96,60%, meski telah turun dari 98,21%.

“Fokus kami yang mengedepankan pertumbuhan berkualitas, baik pengumpulan dana maupun penyaluran kredit, berdampak positif pada pencapaian kinerja serta posisi fundamental bank yang berada dalam posisi sangat baik,” kata Direktur Utama Bank Jago Arief Harris dalam keterangannya, Rabu (28/10/2026).

Dari sisi neraca, aset Bank Jago mencapai Rp42,1 triliun per September 2026, naik 22% yoy dari Rp34,5 triliun pada September 2025. Sementara, dari sisi rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) tercatat sebesar 27,5%. Hingga akhir September 2026, nasabah ARTO tercatat sebesar 19 juta nasabah, termasuk sebanyak 13,1 juta nasabah funding.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Harga Nikel Melonjak, Saham Antam (ANTM) Ditarget ke Rp3.470

Harga Nikel Melonjak, Saham Antam (ANTM) Ditarget ke Rp3.470

October 28, 2026
BEI Bidik Kapitalisasi Pasar Rp30.000 T pada 2030, Realistiskah?

BEI Bidik Kapitalisasi Pasar Rp30.000 T pada 2030, Realistiskah?

October 28, 2026
Pelemahan Rupiah Berlanjut, Bank Ini Sudah Jual Dolar Rp18.400

Pelemahan Rupiah Berlanjut, Bank Ini Sudah Jual Dolar Rp18.400

October 28, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .