• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
OJK Sanksi Supra Sekuritas, Pandu Sjahrir: Sudah Lepas Kepemilikan

OJK Sanksi Supra Sekuritas, Pandu Sjahrir: Sudah Lepas Kepemilikan

November 4, 2026
Kejar Target Free Float Saham 12,5% di 2027, PGEO Tak Mau Buyback

Kejar Target Free Float Saham 12,5% di 2027, PGEO Tak Mau Buyback

November 4, 2026
Aliran Modal Asing Masuk Rp126 Triliun, SBN & SRBI Jadi Primadona

Aliran Modal Asing Masuk Rp126 Triliun, SBN & SRBI Jadi Primadona

November 4, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,32% ke 4.919,77

IHSG Ditutup Menguat 0,32% ke 4.919,77

November 4, 2026
Produksi Cetak Rekor, PGEO Kebut Proyek Panas Bumi 105 MW

Produksi Cetak Rekor, PGEO Kebut Proyek Panas Bumi 105 MW

November 4, 2026
IHSG Bangkit, 3 Saham BUMN Jadi Penyelamat di Menit Akhir

IHSG Bangkit, 3 Saham BUMN Jadi Penyelamat di Menit Akhir

November 4, 2026
Rupiah Ditutup di Level Rp18.155 per Dolar AS

Rupiah Ditutup di Level Rp18.155 per Dolar AS

November 4, 2026
Pasar Asuransi Mobil Listrik Menggeliat, Oona (ABDA) Raup Cuan

Pasar Asuransi Mobil Listrik Menggeliat, Oona (ABDA) Raup Cuan

November 4, 2026
Simpanan Kakap Makin Tebal saat Bank Tawarkan Bunga Tinggi

Simpanan Kakap Makin Tebal saat Bank Tawarkan Bunga Tinggi

November 4, 2026
Asing Masuk Rp268,67 Miliar Kala IHSG Merah, Borong 10 Saham Ini

Asing Masuk Rp268,67 Miliar Kala IHSG Merah, Borong 10 Saham Ini

November 4, 2026
Asing Masuk Rp268,67 Miliar Kala IHSH Merah, Borong 10 Saham Ini

Asing Masuk Rp268,67 Miliar Kala IHSH Merah, Borong 10 Saham Ini

November 4, 2026
Akhiri Sesi I, IHSG Melemah 0,8% ke 4.860

Akhiri Sesi I, IHSG Melemah 0,8% ke 4.860

November 4, 2026
Bank Jual Dolar AS di Atas Rp18.200

Bank Jual Dolar AS di Atas Rp18.200

November 4, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, November 4, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

OJK Sanksi Supra Sekuritas, Pandu Sjahrir: Sudah Lepas Kepemilikan

2 hours ago
in Lifestyle
OJK Sanksi Supra Sekuritas, Pandu Sjahrir: Sudah Lepas Kepemilikan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir buka suara terkait kepemilikan sahamnya di PT Supra Sekuritas Indonesia yang menjadi sorotan setelah perusahaan tersebut dijatuhi sanksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pandu menyatakan telah menjual sahamnya di Supra Sekuritas sejak 1 juni 2026, lebih dari empat bulan sebelum pengumuman sanksi OJK pada 16 Oktober 2026.

Pandu menjelaskan, investasinya di Supra Sekuritas dilakukan sejak 2023 sebagai bagian dari portofolio investasi pribadi. Kepemilikan tersebut bersifat minoritas, tidak langsung, dan pasif sehingga dirinya tidak memiliki kendali atas operasional perusahaan.

“Dari sejumlah investasi tersebut, kebanyakan saya hanya menjadi pemegang saham minoritas dan pasif, termasuk di Supra Sekuritas sejak tahun 2023. Kepemilikan tersebut pun tidak secara langsung dan saya tidak memiliki kontrol atas operasional perusahaan tersebut,” ujar Pandu dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (4/11/2026).

Pandu yang telah dikenal public sebagai investor di banyak perusahaan, mengatakan secara berkala mengevaluasi portofolio investasi untuk memastikan kesesuaiannya dengan prinsip tata kelola dan pencegahan benturan kepentingan. Evaluasi tersebut dilakukan baik sebelum maupun setelah bergabung dengan Danantara Indonesia.

“Saya pun sudah mulai melepas kepemilikan Supra Sekuritas sejak 1 Juni 2026, lebih dari empat bulan sebelum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan sanksinya pada 16 Oktober 2026,” tegasnya.

Pandu juga memastikan Danantara Indonesia tidak pernah menjalin kerja sama ataupun melakukan transaksi dengan Supra Sekuritas. Ia menegaskan kedua entitas tersebut tidak akan memiliki hubungan bisnis.

OJK sebelumnya menjatuhkan sanksi administratif berupa denda Rp1,4 miliar kepada Supra Sekuritas dalam perkara terkait perdagangan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Sanksi juga dijatuhkan kepada sejumlah perusahaan sekuritas lain.

Pandu menyatakan dukungan penuh terhadap penegakan aturan oleh OJK. Ia menilai ketegasan regulator diperlukan untuk memperkuat integritas pasar modal dan menjaga kepercayaan investor.

“Aturan perlu ditegakkan dan sanksi perlu diberikan tanpa pandang bulu. Pasar modal yang bersih hanya bisa terwujud jika semua pihak berani mengambil sikap tegas dan disiplin,” ujarnya.

Pandu menambahkan, prinsip pencegahan benturan kepentingan juga diterapkan dalam keputusan investasi Danantara, termasuk program pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL). Ia memastikan perusahaan yang terafiliasi dengan dirinya melalui jabatan eksekutif sebelumnya tidak dilibatkan dalam program tersebut.

“Untuk menjaga kepercayaan publik dan investor, saya menanamkan prinsip tata kelola dan integritas di setiap keputusan investasi di Danantara,” kata Pandu.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kejar Target Free Float Saham 12,5% di 2027, PGEO Tak Mau Buyback

Kejar Target Free Float Saham 12,5% di 2027, PGEO Tak Mau Buyback

November 4, 2026
Aliran Modal Asing Masuk Rp126 Triliun, SBN & SRBI Jadi Primadona

Aliran Modal Asing Masuk Rp126 Triliun, SBN & SRBI Jadi Primadona

November 4, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,32% ke 4.919,77

IHSG Ditutup Menguat 0,32% ke 4.919,77

November 4, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .