• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Transaksi di IHSG Mendadak Sepi, Ada Apa?

Transaksi di IHSG Mendadak Sepi, Ada Apa?

July 7, 2025
Ekonom Bank Asing Ungkap Kapan Dolar AS Bisa Balik ke Rp17.000/US$

Ekonom Bank Asing Ungkap Kapan Dolar AS Bisa Balik ke Rp17.000/US$

July 29, 2026
BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Dukung Transformasi BUMN

BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Dukung Transformasi BUMN

July 29, 2026
CEO GOTO Ungkap Strategi Bikin Cuan Perusahaan

CEO GOTO Ungkap Strategi Bikin Cuan Perusahaan

July 29, 2026
Tersenyumlah! Ada Peluang IHSG Balik ke Level 8.000 di Akhir Tahun

Tersenyumlah! Ada Peluang IHSG Balik ke Level 8.000 di Akhir Tahun

July 29, 2026
Kapitalisasi Pasar Bursa Korsel Menguap Rp 18.000 Triliun

Kapitalisasi Pasar Bursa Korsel Menguap Rp 18.000 Triliun

July 29, 2026
GOTO Cetak Laba Bersih Dua Kuartal Beruntun, Bukti Kekuatan Ekosistem

GOTO Cetak Laba Bersih Dua Kuartal Beruntun, Bukti Kekuatan Ekosistem

July 29, 2026
GOTO Cetak Laba Bersih Rp607 M di Semester I-2026, Pendapatan Naik 28%

GOTO Cetak Laba Bersih Rp607 M di Semester I-2026, Pendapatan Naik 28%

July 29, 2026
KOSPI Anjlok Gegara Saham Teknologi, Bursa Regional Perlu Waspada?

KOSPI Anjlok Gegara Saham Teknologi, Bursa Regional Perlu Waspada?

July 29, 2026
Soal Sengketa Arbitrase Investasi di Kimia Farma, Ini Penjelasan INA

Soal Sengketa Arbitrase Investasi di Kimia Farma, Ini Penjelasan INA

July 29, 2026
IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100

July 29, 2026
Saham Ambruk-Investor Rugi Besar, Menkeu Minta Maaf

Saham Ambruk-Investor Rugi Besar, Menkeu Minta Maaf

July 29, 2026
BCA Catat Laba Rp 29,5 Triliun Rupiah di Semester 1 2026

BCA Catat Laba Rp 29,5 Triliun Rupiah di Semester 1 2026

July 29, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, July 29, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Transaksi di IHSG Mendadak Sepi, Ada Apa?

1 year ago
in Lifestyle
Transaksi di IHSG Mendadak Sepi, Ada Apa?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai transaksi di pasar modal dalam dua hari perdagangan terakhir terbilang sepi. Sebagai informasi rata-rata nilai transaksi harian selama empat pekan terakhir mencapai Rp 12,2 triliun.

Periode 21-25 April 2025 rata-rata nilai transaksi harian mencapai Rp11,06 triliun, pada 10-14 Februari 2025 Rp12,24 triliun, 20-24 Januari 2025 Rp12,45 triliun, dan pada periode 3-7 Maret 2025 mencapai Rp13,14 triliun.

Sementara itu pada perdagangan hari ini, Senin (7/7/2025), nilai transaksi jauh meninggalkan Rp 10 triliun atau tepatnya Rp 7,48 triliun. Pada Jumat pekan lalu, nilai transaksi pun tak sampai Rp 8 triliun. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung bergerak landai dalam beberapa hari terakhir. Namun, pada awal pekan ini IHSG berbalik arah parkir di zona hijau. Setelah sempat terseok di sesi I, indeks mendadak melambung di menit akhir dan ditutup naik 0,52% ke level 6.900.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan pasar saham Tanah Air sepi. Di tengah situasi dan kondisi yang penuh dengan ketidakpastian, pelaku pasar dan investor cenderung untuk mencari saham yang memang memberikan probabilitas besar dalam kenaikan harga.

“Tingginya ketidakpastian akibat berakhirnya tanggal 9 Juli mendatang, ditambah lagi dengan adanya perseteruan antara BRICS dan Trump yang berpotensi menaikkan tarif lebih tinggi,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Senin (7/7/2025).

Selain itu, deretan saham IPO yang tengah dalam masa penawaran telah menyedot perhatian banyak investor. Terlebih lagi perusahaan yang melantai juga memiliki fundamental baik dan memiliki potensi valuasi di masa yang akan datang.

“Hal ini yang membuat perhatian pelaku pasar dan investor tertuju kepada saham-saham IPO tersebut, dan mengantre dalam membeli. Proses antrean pun ada yang uangnya di tahan atau bisa juga ada yang baru di block H-1 sebelum pemesanan IPO usai,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, market mencermati batasnya waktu tarif 9 Juli 2025 yang semakin dekat, apalagi saat ini terdapat kesepakatan perdagangan yang masih sulit tercapai yang membuat Presiden AS Trump akan mengumumkan tarif baru terhadap 12 negara pada Senin ini.

Secara teknikal, ia menyebut, pergerakan IHSG terkonsolidasi. “Mixed indicators. Adapun Stochastics KD menunjukkan sinyal negatif, volume menurun, namun RSI sudah oversold,” sebutnya.

Namun, data cadangan devisa RI per Juni yang diproyeksikan semakin memadai menjadikatalis positif dalam mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Terpisah, analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan investor masih cenderung wait and see perkembangan tarif Trump, dengan penundaan yang seharusnya efektif berakhir lusa.

“Mayoritas indeks regional Asia pada range-bound dan cenderung tertekan (kecuali Singapore sebagai hub perdagangan yg diperkirakan justru bs diuntungkan dari perang tarif),” pungkasnya.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Pelaku Pasar Modal Solid, IHSG Langsung Terbang 4%




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ekonom Bank Asing Ungkap Kapan Dolar AS Bisa Balik ke Rp17.000/US$

Ekonom Bank Asing Ungkap Kapan Dolar AS Bisa Balik ke Rp17.000/US$

July 29, 2026
BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Dukung Transformasi BUMN

BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Dukung Transformasi BUMN

July 29, 2026
CEO GOTO Ungkap Strategi Bikin Cuan Perusahaan

CEO GOTO Ungkap Strategi Bikin Cuan Perusahaan

July 29, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .