• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Saham TINS Naik Terus Sampai Digembok BEI, Manajemen Buka Suara

Harga Saham TINS Naik Terus Sampai Digembok BEI, Manajemen Buka Suara

October 15, 2025
Laba BUMN Naik Ratusan Persen, Prabowo Mau Beri Rosan Tanda Kehormatan

Laba BUMN Naik Ratusan Persen, Prabowo Mau Beri Rosan Tanda Kehormatan

August 25, 2026
Unggul di Pembayaran Digital, BRI Borong Penghargaan di PRIMA Awards

Unggul di Pembayaran Digital, BRI Borong Penghargaan di PRIMA Awards

August 25, 2026
Ungkap Efek Kartu Kredit Indonesia ke Bisnis Sistem Pembayaran

Ungkap Efek Kartu Kredit Indonesia ke Bisnis Sistem Pembayaran

August 25, 2026
XTB Indonesia Perluas Pilihan Produk Lewat CFD

XTB Indonesia Perluas Pilihan Produk Lewat CFD

August 25, 2026
Geger Penipuan Gunung Emas di Kalimantan, Mayat Pelaku Diduga Palsu

Geger Penipuan Gunung Emas di Kalimantan, Mayat Pelaku Diduga Palsu

August 25, 2026
Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

August 25, 2026
Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

August 25, 2026
Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

August 25, 2026
Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

August 24, 2026
Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

August 24, 2026
PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

August 24, 2026
Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

August 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Harga Saham TINS Naik Terus Sampai Digembok BEI, Manajemen Buka Suara

10 months ago
in Market
Harga Saham TINS Naik Terus Sampai Digembok BEI, Manajemen Buka Suara
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Harga saham PT Timah Tbk (TINS) belakangan ini meroket hingga perdagangan sahamnya dihentikan sementara (suspensi) oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Suspensi dilakukan sebanyak dua kali pada tangga 6 dan 10 Oktober 2025, yaitu pada saat harga saham TINS naik 19% dari Rp 1.900 per saham menjadi Rp 2.260 per saham dan pada saat harga saham naik 27% dari Rp 2.260 per saham menjadi Rp 2.280 per saham.

Sekretaris Perusahaan Timah, Rendi Kurniawan mengatakan, kenaikan harga saham TINS seiring dengan meningkatnya harga logam global. Harga timah global hingga September 2025 rata-rata meningkat sekitar 12,81% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024. Sedangkan Harga rata-rata pada 3 bulan juga naik 12,5% menjadi US$ 32.169 MT.

“Dari periode 1 Januari 2023 sampai dengan 7 Oktober 2025 dimana untuk harga logam memang terjadi peningkatan. Dibandingkan dengan 1 Januari 2023 sampai dengan 7 Oktober 2025 Itu tercatat harga logam berada di 37.500. Dengan harga saham juga terlihat meningkat sampai dengan bulan September tahun 2025 menjadi Rp 2.710 per lembar saham,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (15/10/2025).

Rendi juga menyampaikan, proyeksi harga timah untuk tahun 2025 akan berkisar pada US$ 32.000 hingga US$ 34.000 per MT. Proyeksi tersebut dipicu oleh permintaan industri manufaktur elektronik yang masih menjadi pendorong utama untuk permintaan logam timah.

“Kami juga akan memperkirakan ini akan makin menguat sampai akhir tahun 2025 yang memang secara fundamental ini juga terlihat dari terbatasnya pasokan dari Indonesia dan juga Myanmar Baik juga dari Malaysia,” sebutnya.

Apalagi, adanya keterbatasan logam akibat dari sejumlah kebijakan dan konflik yang terjadi sejumlah negara.

Dia mengungkapkan, jumlah produksi sampai dengan September 2025 ada gap sebesar 2%. Artinya, kebutuhan konsumsi lebih tinggi 2% dibandingkan produksi global.

Sebagai informasi, pada suspensi pertama, saham TINS telah naik 112,21% dalam sebulan. Sementara itu jika ditarik sejak awal tahun, saham TINS sudah terbang 165,44%. 

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Harga Saham Naik 188%, BEI Gembok Perdagangan Emiten Ini




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba BUMN Naik Ratusan Persen, Prabowo Mau Beri Rosan Tanda Kehormatan

Laba BUMN Naik Ratusan Persen, Prabowo Mau Beri Rosan Tanda Kehormatan

August 25, 2026
Unggul di Pembayaran Digital, BRI Borong Penghargaan di PRIMA Awards

Unggul di Pembayaran Digital, BRI Borong Penghargaan di PRIMA Awards

August 25, 2026
Ungkap Efek Kartu Kredit Indonesia ke Bisnis Sistem Pembayaran

Ungkap Efek Kartu Kredit Indonesia ke Bisnis Sistem Pembayaran

August 25, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .