• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bos BEI Ungkap di 2025 Ada 26 IPO, Raup Duit Rp18 Triliun

Bos BEI Ungkap di 2025 Ada 26 IPO, Raup Duit Rp18 Triliun

December 30, 2025
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

October 5, 2026
52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

October 5, 2026
Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

October 5, 2026
Danantara Tutup 354 BUMN

Danantara Tutup 354 BUMN

October 5, 2026
Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

October 5, 2026
Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

October 5, 2026
Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

October 5, 2026
OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 5, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bos BEI Ungkap di 2025 Ada 26 IPO, Raup Duit Rp18 Triliun

9 months ago
in ENTREPRENEUR
Bos BEI Ungkap di 2025 Ada 26 IPO, Raup Duit Rp18 Triliun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku pihaknya tidak mencapai target Initial public offering (IPO) di tahun 2025. Meski begitu, penggalangan dana secara keseluruhan tahun ini lebih tinggi dari capaian sebelumnya.

Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan, tahun ini terdapat 26 perusahaan baru yang resmi melantai di bursa. Padahal, BEI menargetkan perusahaan IPO sebanyak 45 emiten.

“Dan yang menarik adalah walaupun secara IPO target 45, IPO kita tercapai hanya 26, tetapi fund raise-nya meningkat menjadi Rp18 triliun dibandingkan tahun lalu. Dengan target lighthouse yang hanya 5, tahun ini menjadi 6,” kata Iman dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Selasa, (30/12/2025).

Dari sisi penghimpunan dana, jumlah perusahaan tercatat mencapai 956 emiten dengan total fund raising hampir Rp300 triliun atau tepatnya Rp278 triliun sepanjang 2025. Meski jumlah IPO hanya 26 dari target 45, nilai penghimpunan dana IPO justru meningkat menjadi Rp18 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

Jumlah investor pasar modal juga menembus 20 juta, dengan lebih dari 500 ribu investor aktif bertransaksi bulanan dan sekitar 250 ribu investor aktif harian. Puncaknya, IHSG mencetak rekor tertinggi di level 8.711 pada 8 Desember 2025 dengan kapitalisasi pasar menembus Rp16.000 triliun.

Iman menambahkan, rata-rata nilai transaksi harian saham kini mencapai Rp18 triliun, melampaui target sebelumnya sebesar Rp13,3 triliun. Tak hanya saham, transaksi obligasi harian mencapai Rp6,5 triliun, sementara produk non-saham seperti derivatif dan REIT mencatatkan transaksi Rp7,6 triliun, meski perdagangan karbon masih relatif kecil di kisaran Rp30 miliar sejak diluncurkan.

Sepanjang 2025, BEI juga meluncurkan 10 produk dan layanan baru untuk memperdalam pasar. Produk tersebut antara lain perdagangan karbon internasional, kontrak derivatif indeks asing, waran terstruktur tipe put, perluasan underlying waran terstruktur, hingga kehadiran liquidity provider untuk saham.

Selain itu, BEI bekerja sama dengan Singapore Exchange meluncurkan unsponsored Depository Receipt (DR) linkage dan menerbitkan tiga indeks co-branded bersama S&P. BEI juga mengimplementasikan non-cancellation period serta memperoleh izin transaksi repo SPR dari OJK dan Bank Indonesia.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

October 5, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .